Lamar Aku Di Namsan Seoul Tower

Lamar Aku Di Namsan Seoul Tower
End


__ADS_3

Satu minggu telah berlalu. Malam itu di gedung Seoky apartemen, tepatnya di apartemen nomor 006, Ayli Hoon baru selesai berpakaian.


Ayli Hoon menatap bayangannya yang terpantul dari cermin. Ia mengenakan sepatu boot berbulu, syal, dan jaket tebal. Rambutnya dibiarkan terurai begitu saja. Terlihat cantik dan imut, begitu pikirnya.


Hari ini hatinya sedang berbunga-bunga. Apakah ini akhir yang sebenarnya? Akhir yang bahagia. Setelah semua masalah yang menimpanya, Ayli Hoon tidak ingin lagi menghadapi masalah yang besar seperti yang sudah ia alami sebelumnya. Jika masalah seperti itu menimpa dirinya lagi, maka ia tidak akan sanggup lagi.


Sebentar lagi Jung Soo akan menjemput Ayli Hoon pergi ke suatu tempat. Tapi, ia tidak tahu akan pergi kemana karena Jung Soo merahasiakan kemana tujuan mereka.


Sudah lama sekali mereka tidak menghabiskan waktu bersama semenjak Jung Soo syuting MV comeback. Kali ini Ayli Hoon meminta Jung Soo untuk membawanya ke tempat yang sangat membahagiakan.


Waktu menunjukkan pukul 8.00 malam. Ayli Hoon menunggu kedatangan Jung Soo dengan tidak sabar. Jantungnya berdebar kencang menantikan ke tempat mana mereka akan pergi. Andaikan ada alat pengukur detak jantung, mungkin alat itu akan error karena jantung Ayli Hoon berdetak dengan sangat cepat.


Pintu apartemen nomor 006 diketuk, Ayli Hoon langsung tersenyum gembira. Dengan semangat ia berjalan menuju pintu lalu membukanya.


Alangkah terkejutnya ia begitu melihat tiga orang pria mengenakan pakaian serba hitam dan topeng kain yang menutupi wajah mereka sedang berdiri dihadapannya.


Belum sempat Ayli Hoon berpikir untuk lari, ketiga pria itu sudah mendekap mulutnya dan menggotong nya pergi. Ayli Hoon terus memberontak. Ia berteriak sekuat-kuatnya namun usahanya hanya sia-sia karena suaranya tertahan oleh kain yang menutupi mulutnya.


Ketiga pria itu membawa Ayli Hoon kedalam mobil. Mereka menutup mata Ayli Hoon menggunakan kain hitam dan mengikat kedua tangan dan kaki Ayli Hoon. Ayli Hoon merasa bahwa mobil itu mulai melaju. Ia hanya bisa berdoa semoga ada yang menyelamatkan dirinya.


Mobil yang membawa Ayli Hoon berhenti. Perasaan Ayli Hoon sudah tidak karuan lagi. Ketakutan menyelimuti dirinya. Apakah ketiga pria ini adalah Sasaeng Fans Jung Soo? Mungkinkah mereka akan menyakiti nya lagi? Memikirkan hal itu Ayli Hoon mulai merasa pusing.


Apa yang ia pikirkan ketika masih di apartemen itu ternyata hanya sebuah harapan saja. Pada kenyataannya ia harus menghadapi ini untuk yang kedua kalinya.


Ketiga pria itu membawa Ayli Hoon. Ayli Hoon berusaha mengeluarkan suara dengan harapan akan ada orang yang menolongnya. Samar-samar Ayli Hoon mendengar suara langkah kaki orang yang berlalu-lalang. Jika memang itu orang dan ia berada di tempat keramaian, kenapa tidak ada yang menolongnya? Apakah itu gerombolan orang jahat? Ayli Hoon terus bertanya-tanya dalam ketakutan.

__ADS_1


Tak lama kemudian, Ayli Hoon menginjakan kaki ke sebuah lantai. Penutup mulut, ikatan di kaki dan di tangannya dibuka secara perlahan. Ayli Hoon tidak dapat memahami kenapa mereka menculiknya lalu melepas ikatannya.


Secara perlahan salah seorang pria itu membuka penutup mata Ayli Hoon. Karena matanya terlalu lama tertutup, Ayli Hoon pun membutuhkan waktu untuk melihat dengan jelas.


Pertama-tama Ayli Hoon melihat ada seseorang dihadapannya. Orang itu memakai sepatu hitam, celana hitam, kemeja putih dan jaket tebal dengan bagian depan yang tidak ditutup. Orang itu adalah Jung Soo. Ia tersenyum manis pada Ayli Hoon.


Tepuk tangan yang bergemuruh terdengar dari belakang. Ternyata banyak sekali orang yang sedang menyaksikan dirinya.


Ayli Hoon penasaran siapa tiga pria yang menculiknya tadi. Ia menatap pada tiga pria yang berdiri agak jauh. Ketiga pria yang menculiknya tadi membuka topeng mereka secara bergiliran.


Ketiga pria itu adalah Hyun Jae, Kim Joon dan Man Shik. Mereka memberikan senyum yang lebar. Ayli Hoon kembali menghadap Jung Soo. Jung Soo maju satu langkah mendekati Ayli Hoon.


"Kau ini apa-apaan? Aku sudah ketakutan setengah mati," gerutu Ayli Hoon.


"Maaf, aku hanya ingin memberikan kejutan padamu," kata Jung Soo dengan lembut.


"Dan kalian, mau-maunya menculikku? Apa kalian tahu? Aku rasanya akan mati karena takut kejadian dulu terulang lagi," gerutu Ayli Hoon.


Jung Soo memegang bahu Ayli Hoon lalu membalikkan badan Ayli Hoon agar menghadapnya.


"Sekarang kau jangan marah-marah dulu. Lihatlah sekarang kita berada di mana."


Jung Soo menarik Ayli Hoon untuk maju kearah nya. Jung Soo berbalik badan dan menunjuk ke semua arah. Ayli Hoon langsung menutup mulutnya dengan kedua telapak tangan. Ia tidak mempercayai penglihatan nya.


"Puncak Namsan tower! Jung Soo ...." Ayli Hoon tidak dapat meneruskan perkataannya. Ia menoleh pada Jung Soo.

__ADS_1


Ketika ia berbalik pada Jung Soo, pria itu sudah berlutut di depan nya. Di tangan Jung Soo ada kotak cincin yang indah. Dengan senyum yang indah di wajah Jung Soo, ia membuka kotak cincin dan terlihat sebuah cincin berlian yang indah.


"Aku ingin melanjutkan hubungan kita ke jenjang yang lebih serius. Dimana kau dan aku dapat berbagi apapun untuk selamanya, menempuh hidup bersama, berbagi suka dan duka bersama." Jung Soo menarik nafas sejenak. "Mau kah kau menikah dengan ku?"


Ayli Hoon sangat bahagia dan terharu. Pria yang ia cintai, Heo Jung Soo, mengajaknya untuk menikah. Tak terasa air mata bahagia jatuh dari mata indahnya.


Ayli Hoon memegang tangan Jung Soo, dengan penuh kepastian ia menganggukkan kepala. "Ya, aku mau."


Jung Soo langsung berdiri dan memeluk Ayli Hoon dengan begitu erat. Sungguh sebuah kebahagiaan yang tidak pernah ia dapatkan sebelumnya.


Ayli Hoon, satu-satunya cinta yang ia miliki akan menjadi teman hidupnya untuk selamanya. Hyun Jae, Kim Joon, Man Shik dan yang lainnya bertepuk tangan. Mereka ikut bahagia dan terharu. Beberapa orang mengabadikan momen bahagia itu untuk disebarkan pada semua orang.


Ayli Hoon menutup mata untuk merasakan pelukan Jung Soo dengan hatinya. Rasa bahagia yang ia rasakan tidak dapat digambarkan dengan apa pun.


Akhirnya impiannya selama ini, dilamar oleh pria yang mencintai dan dicintai nya pun telah terwujud. Ternya pria itu adalah Heo Jung Soo, seorang idol yang terkenal, yang mencintai nya sejak SMA.


Kini Ayli Hoon menyadari bahwa kesulitan yang selama ini ia hadapi tidaklah sia-sia, semuanya terbayar dengan kebahagiaan yang begitu besar. Jung Soo dan Ayli Hoon belum melepaskan pelukan mereka.


"Aku sangat mencintai mu Ahn Liyoung Hoon."


"Aku juga sangat mencintai mu Heo Jung Soo."


_______________________


Tamat.

__ADS_1


Terima kasih udah baca novel Sely 'Lamar Aku di Namsan Seoul Tower'. Ini adalah novel pertama yang Sely buat. Sely buat novel ini pas Sely kelas 10. Waktu itu Sely catat novel ini di aplikasi catatan. Kalau ceritanya kurang menarik, dan pastinya banyak kekurangan, Sely mohon maaf yang sebesar-besarnya.


Jangan lupa mampir ke novel 'Istri Asuhan'😊.


__ADS_2