Lamar Aku Di Namsan Seoul Tower

Lamar Aku Di Namsan Seoul Tower
Episode 57


__ADS_3

Jung Soo dan Seung Yun mulai berdiri berhadapan. Ketika mereka akan mengucapkan ikrar pernikahan. Kim Joon datang dan membuka pintu dengan kasar.


"Hentikan!!!" teriak Kim Joon.


Semua orang terkejut melihat kedatangan Kim Joon yang dinilai tidak sopan. Mereka tidak mengerti kenapa Kim Joon bersikap seperti itu.


"Kim Joon, ada apa? Kau tidak pantas masuk dengan cara seperti itu," tegur Hyun Jae yang duduk dibagian paling depan.


"Hentikan pernikahan ini! Aku tidak sudi sahabatku menikahi wanita ini."


Kata-kata Kim Joon tidak dapat dimengerti oleh semua orang, termasuk Jung Soo dan Seung Yun.


"Apa maksudmu?" tanya Jung Soo.


"Dengarlah semuanya, anak yang dikandung oleh Seung Yun bukanlah anak Jung Soo. Jung Soo tidak pernah melakukan apapun dengan Seung Yun." Kim Joon berbicara dengan lantang.


"Tutup mulut mu! Apa yang kau katakan? Kau mencoba menjatuhkan harga diriku? Security! keluarkan Kim Joon yang terhormat ini!" Seung Yun berteriak dengan amarah.


"Tunggu!" Hyun Jae menghentikan ketika Security akan memasuki ruangan. "Biarkan Kim Joon menjeleskan perkataannya sampai selesai," kata Hyun Jae dengan tegas namun tetap tenang.


"Malam ini aku akan menjelaskan alasan yang sebenarnya dibalik Jung Soo menikahi Seung Yun," kata Kim Joon dengan menahan amarah nya.


"Yang kalian tahu adalah Jung Soo menikahi Seung Yun karena cinta, karena ia tak dapat mengendalikan diri dan akhirnya menghamili Seung Yun. Tapi yang sebenarnya terjadi adalah, Jung Soo terpaksa menikahi Seung Yun karena yang Jung Soo tahu adalah tiba-tiba dia tidur bersama Seung Yun secara tidak sengaja, kemudian Seung Yun mengandung anaknya dan dia harus bertanggung jawab."


Semua tamu undangan terkejut, mereka tidak tahu mana yang harus di percayai.


"Tapi yang sebenarnya terjadi adalah.." Kim Joon mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.


"Jung Soo memesan minuman di restoran hotel tempat dia menginap selama syuting video musiknya. Pramusaji yang membawakan minuman Jung Soo ternyata sudah dibayar oleh Seung Yun untuk menukar minumannya dengan bir. Jung Soo tidak bisa minum alkohol, itu sebabnya hanya sedikit saja dia meminum alkohol itu, Jung Soo pun mabuk."

__ADS_1


"Dengan bantuan pramusaji tadi, Seung Yun membawa Jung Soo ke dalam kamar hotel. Pramusaji tadi menanggalkan seluruh pakaian Jung Soo lalu menyelimuti nya. Dan Seung Yun tidur di sebelah Jung Soo." Kim Joon menjeleskan sebagian dari apa yang akan ia katakan.


"Apakah itu benar?" Jung Soo terkejut.


"Tidak Jung Soo, Kim Joon itu berbohong. Pada kenyataannya aku sedang mengandung anakmu." Seung Yun mulai menangis.Hyun Jae melihat Seung Yun dengan tatapan curiga. Sepertinya ia mempercayai Kim Joon sepenuhnya.


"Tidak, itu bukan anak Jung Soo. Seung Yun telah menyuntikkan benih ke dalam rahimnya," sela Kim Joon.


"Tidak! Itu tidak benar!" Seung Yun memotong perkataan Kim Joon. Matanya memerah dan air mata terus mengalir di pipinya.


"Kau butuh bukt? Aku punya buktinya," kata Kim Joon dengan yakin.


Kim Joon mengeluarkan secarik kertas dari dalam saku jas nya. Ia membuka kertas itu dan menunjukkan nya pada semua orang.


"Ini adalah hasil tes DNA, hasil tes mengatakan bahwa anak yang kau kandungan tidak ada kecocokan darah sama sekali. Saat kau jatuh pingsan waktu itu, aku meminta dokter melakukan tes DNA," kata Kim Joon sambil menatap tajam Seung Yun.


"Dari awal aku mempercayai bahwa Jung Soo tidak pernah melakukan hal apa pun pada mu. Sejak Hyun Jae mengatakan bahwa kau mengandung anak Jung Soo, aku tidak percaya."


"Aku mendatangi dokter dan rumah sakit itu. Memang tidak mudah dan membutuhkan waktu lama untuk mendesak dokter itu untuk berkata jujur. Pada akhirnya dokter itu berkata bahwa kau melakukan suntik benih dan meminta keterangan bahwa kau hamil," kata Kim Joon.


"Aku tidak rela sahabatku harus bertanggung jawab atas anak yang bukan anaknya," lanjut Kim Joon.


Jung Soo tidak berbicara apa pun, ia berdiri mematung. Sama halnya dengan semua orang, mereka tidak berbicara, mereka terlalu terkejut.


Hyun Jae berdiri dan menghampiri Kim Joon. Ia meminta surat hasil tes DNA itu lalu membacanya. "Benar, surat ini tidak diragukan lagi kebenaran nya," kata Hyun Jae lalu menatap Jung Soo.


"Tidak, Jung Soo tolong percayalah pada ku. Ini anakmu." Seung Yun bertekuk lutut sambil memegangi kaki Jung Soo yang berdiri mematung. Ia memohon dan menangis tersedu-sedu.


Pintu kembali terbuka dan masuklah dua orang pria. Orang itu adalah pramusaji hotel dan dokter.

__ADS_1


"Jika aku mengarang cerita, bagaimana dengan mereka? Jung Soo, tidak mungkin aku bisa tahu pramusaji mana yang mengantarkan minumanmu yang pada saat itu aku tidak ada di sana, jika bukan karena apa yang ku katakan adalah kebenaran. Pramusaji ini yang memberikan minuman pada mu, kan?" Kim Joon berusaha membuat Jung Soo percaya.


"Tanpa kau membawa bukti, aku sudah mempercayai mu karena aku memang tidak merasa telah tidur bersama wanita ini." Jung Soo berkata dengan tatapan kosong.


"Jung Soo, tolong, jangan percaya semua itu." Seung Yun semakin tersedu-sedu.


"Diam!!" Jung Soo membentak keras Seung Yun hingga membuat semua orang terkejut.


Mata dan wajah Jung Soo yang putih itu menjadi semu merah karena amarah. Tangannya mengepal kuat, gemetar, dan bibirnya membentuk garis keras.


"Kau benar-benar tidak punya harga diri!wanita macam apa kau ini? Kau membuat ku merasa menjadi pria terburuk di dunia. Kau memisahkan ku dari Ayli Hoon!!"


Tanpa sadar, Jung Soo menyebut nama Ayli Hoon di depan semua orang. Sekarang semua orang mengetahui kekasih Jung Soo bernama Ayli Hoon.


"Jung Soo, jangan tinggalkan aku. Jika kau meninggalkanku, siapa yang akan menjadi ayahnya?" Seung Yun sampai bersujud-sujud pada Jung Soo.


Dengan sekali hentakan Jung Soo menarik kakinya. "Kau pikir aku akan peduli! Dulu kau menghina Ayli Hoon, mengatakan dia gadis rendahan. Tapi kenyataannya, kau yang gadis rendahan!" Jung Soo segera turun dari podium yang diikuti oleh kedua orang tua nya.


Hal pertama yang Jung Soo ingat saat turun dari podium adalah keberadaan Ayli Hoon. Ia ingin segera menemui gadis itu dan mengatakan kebenaran yang baru terungkap.


"Hyeong, di mana Ayli Hoon?" tanya Jung Soo pada Hyun Jae.


"Aku tidak tahu, mungkin dia sedang berada di apartemennya," jawab Hyun Jae.


Dengan perasaan yang kalut dan pikiran yang kacau, Jung Soo berlari keluar untuk mencari Ayli Hoon. Hyun Jae dan Kim Joon berlari untuk mengejar Jung Soo.


"Hyun Jae, tunggu! kami ikut," kedua orang tua Jung Soo mengikuti Hyun Jae.


Seung Yun menangis tersedu-sedu. Ia tidak memiliki tenaga untuk mengejar Jung Soo. Rasa malu yang sangat besar membuat ia tidak tahu harus menyembunyikan wajahnya dimana. Chung Kwon menghampiri putrinya lalu mengajaknya berdiri.

__ADS_1


"Tidak, aku tidak pantas kau kasihani." Seung Yun merendahkan dirinya sendiri.


"Tidak sayang, kau adalah putriku. Apapun yang terjadi, kau tetap putriku." Chung Kwon memeluk Seung Yun dengan erat.


__ADS_2