
Waktu menunjukan pukul 9.00 pagi. Matahari yang cukup cerah menyinari gedung kantor ArtD Entertainment. Ada sebuah pemandangan yang tidak biasa di sekitar gedung. Jalanan menjadi macet, ratusan orang mendesak untuk masuk ke halaman ArtD Entertainment.
Mereka membawa poster dan berteriak meminta pihak agensi keluar dari gedung. Beberapa orang dari mereka berusaha mendobrak gerbang yang terkunci rapat. Security penjaga tidak tahu harus berbuat apa lagi, yang bisa mereka lakukan adalah memastikan gembok gerbang tidak terbuka.
Hyun Jae mengendarai mobil menuju gedung ArtD. Ketika melihat jalanan di sekitar ArtD macet, Hyun Jae turun dari mobil dan berusaha melihat apa yang sedang terjadi di depannya.
Ketika terus berjalan, ia mulai melihat kerumunan orang. Ia menyadari bahwa orang-orang itu sedang demonstrasi pada ArtD Entertainment.
Seorang pria yang membawa poster melihat sosok Hyun Jae yang sedang berdiri memandangi mereka. Tak disangka, gerombolan orang itu berbalik ke kanan dan mulai berlari ke arah Hyun Jae. Menyadari dirinya kini menjadi sasaran, Hyun Jae langsung berlari menuju mobilnya.
Hyun jae berhasil masuk mobil, ia berusaha memutar arah. Namun usahanya hanya sia-sia, mobilnya terjebak di antara kendaraan lain. Hyun Jae menjadi panik setelah melihat gerombolan massa itu semakin dekat. Tanpa berpikir panjang, Hyun Jae keluar dari mobilnya dan berlari ke arah toko-toko yang ada di sebelah gedung ArtD.
Ia terus berlari dan menyusuri tembok pembatas ArtD Entertainment. Karena kawasan ArtD luas, Hyun Jae pun kewalahan berlari menuju gerbang belakang. Beruntung orang-orang tadi tidak mengikuti nya. Saat sedang berdiri mengatur nafas, tiba-tiba dari belakang seseorang mendekap mulutnya dan menarik nya. Hyun Jae pun memberontak.
"Syutt... Ini aku."
"Jung Soo?" Hyun Jae terkejut sekaligus lega.
"Sekarang ikut aku Hyeong," pinta Jung Soo.
Kedua pria itu berjalan menyusuri bagian belakang toko-toko. Mereka terus berjalan, belok ke kanan dan ke kiri dan sampai pada akhirnya mereka berada di pinggir jalan yang berlainan dari jalan utama.
Ada mobil silver yang terparkir di sana. Jung Soo mengajak Hyun Jae masuk ke dalam mobil dan ikut ketempat yang sudah ditentukan oleh Jung Soo.
Jung Soo dan Hyun Jae telah sampai di pinggir taman danau yang indah. Hyun Jae tidak mengerti kenapa Jung Soo membawa nya ketempat itu. Seperti akan kencan pikirnya.
Jung Soo tidak berbicara sedikit pun. Ia turun dari mobil dan berjalan santai menghampiri bangku taman yang berada di bawah pohon. Hyun Jae mengikuti dari belakang dengan penuh rasa penasaran.
"Mengapa kau membawa ku ke sini?" tanya Hyun Jae setelah mereka berdua sudah duduk.
__ADS_1
"Tadi aku datang ke rumahmu, tapi kau tidak ada di sana," jawab Jung Soo.
"Kenapa kau ingin bertemu dengan ku? Bukan kah kau sudah menyerahkan semua urusan pada pengacaramu?" tanya Hyun Jae lagi.
Jung Soo tidak menjawab, ia malah tertawa dan bertepuk tangan. Hyun Jae sangat heran dengan sikap Jung Soo. Ia berpikir mungkin kah Jung Soo kerasukan ruh jahat, karena sikapnya seperti seorang psikopat yang ada di drama.
"Kau baik-baik saja?" tanya Hyun Jae.
Jung Soo menghentikan tawanya kemudian tersenyum lebar pada Hyun Jae.
"Hyeong, apa kau pikir aku benar-benar akan keluar dari industri K-Pop?" Jung Soo balik bertanya.
"Apa maksudmu?" Hyun Jae semakin kebingungan.
"Apa yang ku katakan waktu itu hanyalah bagian dari rencanaku. Aku ingin membuat semua orang terkejut dengan keputusanku, termasuk kau, Hyeong. Semua itu agar rencanaku lebih realistis dan tidak terlihat sebuah rekayasa semata," jawab Jung Soo.
"Begini Hyeong, rencanaku adalah, mengatakan bahwa aku akan keluar dari industri K-Pop pada seseorang setelah aku mengatakan pada mu. Dan waktu itu aku sangat beruntung, yang bertanya adalah Gyeong Hi."
"Setelah itu aku membuat Gyeong Hi bertanya kebenarannya pada mu, dan itu berhasil. Kemudian Gyeong Hi menyebar ini pada petinggi agensi lalu tanpa sengaja menyebar pada karyawan, trainee dan artis ArtD. Tentu saja para karyawan akan langsung memberitakan ini di sosial media agar mereka terlihat yang paling tahu."
"Beberapa media menanggap itu sebuah candaan dan penasaran ingin memastikan pada pihak agensi. Pihak agensi menganggap yang berhak mengatakan kebenarannya adalah Gyeong Hi, karena dia lah yang pertama kali mengkonfirmasi pada ArtD." Jung Soo menghentikan sejenak penjelasannya.
"Lanjutkanlah, aku sudah mulai mengerti," pinta Hyun Jae yang mendengarkan Jung Soo dengan seksama sambil terus mengolahnya agar ia bisa menebak rencana Jung Soo yang sebenarnya.
"Itulah yang aku inginkan dalam tahapan pertama, jika kau yang langsung mengatakan pada publik, maka ketika semua rencanaku berhasil, mereka akan mengulik dan menemukan konspirasi antara kau dan aku."
"Tahap kedua, setelah Gyeong Hi hyeong mengkonfirmasi, pihak agensi tentu akan meminta kau mengkonfirmasi bahwa berita itu 100 persen benar karena kau adalah managerku. Kau mengkonfirmasi dan semua orang akhirnya percaya."
"Di saat semua orang bertanya-tanya dan mendesak agensi untuk menjawab, maka agensi akan mengadakan rapat dan kau akan mengatakan alasanku keluar. Yah...itu juga sudah berhasilkan?" tanya Jung Soo diakhir penjelasannya.
__ADS_1
Hyun Jae mengangguk. Ia tidak percaya pada rencana Jung Soo yang berjalan dengan sangat mulus sesuai keinginannya. Hyun Jae sangat penasaran pada rencana selanjutnya.
"Setelah kau mengatakan alasannya pada agensi, aku pun meminta bantuan sepupuku yang sangat terpercaya untuk masuk komunitas Jungs Lovers dan memprovokasi semua orang untuk segera mendesak ArtD agar mau mengatakan yang sebenarnya dan sejujur-jujurnya."
"Karena desakan yang mendadak, pada akhirnya agensi akan mengatakan apa yang kau katakan. Setelah mengetahui alasanku, semua orang akan berpikir bahwa aku keluar karena tekanan dari mereka sendiri. Lalu mereka pun akan memohon pada agensi untuk mempertahankan aku dan memohon pada ku untuk tetap di industri K-Pop demi mereka."
"Mereka akan mendukung setiap pilihanku agar aku tidak tertekan lagi. Maka dari itulah aku akan membatalkan gugatan kontrak dan kembali bekerja seperti biasa. Aku bisa menghibur semua orang dengan gembira dan berbagi moment dengan kekasihku tanpa takut ada yang memotret dan merekam.
"Walaupun mereka merekam dan memotret, semua itu tidak akan menjadi masalah bagi fansku. Kau pun tidak selalu repot mengurusi gosip-gosip tentangku dan bisa fokus pada jadwalku. Mereka memberi jutaan cinta untuk ku dan aku bisa memberikan milyaran cinta untuk mereka karena telah memahami ku. Selesai.." Jung Soo mengakhiri penjelasannya.
Hyun Jae terdiam sejenak lalu berteriak gembira. "Wah!!! Rencanamu memang benar-benar bagus. Ternyata kau pintar merekayasa skenario." Hyun Jae sangat lega dan bahagia.
"Aku mengira bahwa kau benar-benar keluar dari Kpop karena perkataanku waktu itu dan setelah itu kita akan terpisah," kata Hyun Jae sambil merentangkan semua tubuhnya yang sedari tadi tegang.
"Tentu saja tidak, karierku bukan hanya diriku yang memiliki nya, tapi juga kau Hyeong. Lagi pula aku menyayangi fansku, jika aku berhenti dari dunia Entertainment, mereka pasti akan sedih dan kehilangan. Maka dari itu, rencana ini hanya untuk membuat mereka bisa mengerti sedikit saja tentang perasaan idola mereka."
"Lagi pula, apa salahnya menggunakan politik ini? ArtD saja dulu menjadikan ku boneka untuk menaikkan nama ArtD Entertainment. Jadi kali ini aku ingin membalas mereka," kata Jung Soo.
"Apakah Ayli Hoon tahu tentang ini?" tanya Hyun Jae.
"Tentu saja, jika tidak, pasti dia akan banyak bertanya ketika aku menarik dia keluar dari ruang makeup waktu itu. Aku telah mengatakan rencanaku ketika aku mengantar dia pulang. Aku sudah tahu, pasti dua wanita itu sudah merekam kami dan akan menggemparkan semua orang," jawab Jung Soo panjang lebar.
"Hmm baguslah, kalau begitu, mari kita minum. Kita rayakan ini," ajak Hyun Jae.
"Hyeong, kau tahu aku tidak bisa minum soju atau jenis apa pun. Lagi pula, kita harus menjaga jarak hingga semua memang sudah berjalan sempurna."
"Kau benar, rencanamu sudah berjalan ke tahap tiga. Jangan sampai sedikit kesalahan dapat merusak semua rencana sebelumnya," kata Hyun Jae sambil tersenyum.
Setelah berbincang bincang,Jung Soo pun mengantar kan Hyun Jae ke jalan yang berada di belakang gedung ArtD Entertainment.
__ADS_1