
Di Seoky apartment,Young Hee sedang mengetuk pintu apartemen nomor 006. Ia sedikit kesal karena Ayli Hoon tidak keluar. Young Hee juga sudah menelepon berkali-kali tapi tidak dijawab.
Pada saat ia mengetuk lagi, Young Hee merasa ada seseorang di belakang nya. Saat berbalik, ia terkejut karena Man Shik sudah berada tepat di belakang.
"Hah! Oppa, kau mengejutkan ku," kata Young Hee sambil menenangkan diri.
"Rasanya sudah lama sekali tidak melihat mu," kata Man Shik dengan senyum yang indah.
"Iya, apakah Oppa sudah kembali dari Gyeonggi?" tanya Young Hee.
"Benar, baru kemarin aku tiba," jawab Man Shik masih dengan senyumnya.
"Aku mencari Ayli Hoon, apakah dia ada di dalam?" tanya Young Hee lagi.
"Tadi pagi dia sudah berpakaian rapi dan pergi. Aku tidak tahu dia pergi kemana," jawab Man Shik.
"Bisakah kita jalan-jalan berdua? Sudah lama kita tidak mengobrol bersama," ajak Man Shik.
Young Hee mengangguk. Mereka berdua pun jalan bersama keluar dari gedung apartemen.
* * * *
Ayli Hoon duduk di bangku taman ArtD Entertainment. Ia masih merasa malu atas kejadian di kafe ArtD. Waktu sudah hampir siang, tapi matahari masih redup.
Ayli Hoon memandangi dua pohon sakura yang masih belum berbunga. Ia ingin musim dingin ini cepat berakhir dan berganti dengan musim semi. Ketika musim semi datang, bunga sakura akan bermekaran dengan indah.
"Berharap bunga sakura bermekaran?"
Suara lembut seorang pria menyapa Ayli Hoon.
Dengan cepat Ayli Hoon menoleh ke kiri dan di sana ada Kim Joon yang berdiri mengenakan jaket musim dingin. Ayli Hoon terkejut bukan main, idola yang sangat digemari nya berdiri didekat nya.
"Haa.. Kim Joon, sudah lama berdiri?" Ayli Hoon berdiri dari duduknya.
Dengan santai Kim Joon memegang bahu Ayli Hoon dan memintanya untuk kembali duduk.
"Siapa namamu?" tanya Kim Joon.
__ADS_1
"Ahn Liyoung Hoon, panggil saja Ayli Hoon," jawab Ayli Hoon.
"Sepertinya aku pernah melihat mu sebelum ini," kata Kim Joon sambil memperhatikan wajah Ayli Hoon baik-baik.
"Ah tidak, sepertinya kita belum pernah bertemu. Mungkin kau hanya melihat orang yang mirip dengan ku." Ayli Hoon menanggapi dengan santai, walau dalam kenyataannya jantung Ayli Hoon seperti akan copot.
Ayli Hoon ingat dulu pernah datang ke konser Kim Joon di Indonesia, tapi ia yakin Kim Joon tidak mungkin mengingatnya di antara orang-orang yang datang waktu itu dan pasti banyak yang lebih cantik dan menarik perhatian Kim Joon.
Kim Joon seperti tidak puas dengan jawaban Ayli Hoon. Tapi kemudian ia menunjukkan wajah ceria.
"Kau suka bunga sakura?" tanya Kim Joon.
"Ya aku sangat menyukai bunga sakura," jawab Ayli Hoon.
"Kalau begitu akan ku bawakan satu truk," canda Kim Joon.
Ayli Hoon dan Kim Joon tertawa bersama dan terlihat seperti teman yang akrab. Ayli Hoon bisa berbicara dengan nyaman dengan Kim Joon dibandingkan dengan Jung Soo. Ayli Hoon sendiri tidak tahu kenapa, bila berbicara dengan Jung Soo, ia selalu tegang dan selalu salah tingkah.
"Selamat datang di dunia industri Kpop. Ya walaupun kau bukan seorang artis, tapi siapa pun yang berkecimpung di dalam agensi kpop, pasti akan merasakan percikannya," kata Kim Joon sambil tertawa dan Ayli Hoon juga ikut tertawa.
Dari kejauhan, ternyata Jung Soo sedang memperhatikan Kim Joon dan Ayli Hoon. Entah apa yang ia pikirkan, tidak lama setelah itu, Jung Soo berbalik badan dan berjalan memasuki gedung ArtD Entertainment.
* * * *
Udara malam sangat dingin, walau Ayli Hoon sudah memakai syal dan jaket yang tebal, tetap saja dingin menembus jaket dan menyapa kulitnya. Ayli Hoon berdiri di pinggir jalan menunggu taksi. Ia merasa dirinya akan membeku jika berlama lama di malam musim dingin ini.
Pada saat yang sama, sepasang wanita dan pria sedang berjalan di seberang jalan. Wanita itu sangat tidak asing di mata Ayli Hoon. Wanita itu adalah Young Hee dan di sebelahnya ada Man Shik yang mengenakan jaket dan kemeja panjang.
Mereka berdua terlihat sangat akrab, bahkan Ayli Hoon tidak pernah melihat Young Hee sedekat itu dengan pria manapun. Merasa penasaran, Ayli Hoon pun memutuskan untuk menyapa mereka. Ia berjalan untuk menyeberang jalan.
Baru dua langkah ia berjalan, suara klakson mobil terdengar memekakan telinga. Ayli Hoon sangat terkejut dan terkesima sehingga tidak dapat menghindar. Yang ia dapat lakukan hanyalah menutup mata pasrah.
Ayli Hoon merasa dirinya kembali kebelakang secara tiba-tiba, kemudian ia merasa berada di dalam pelukan seseorang dan pelukan itu begitu erat. Ayli Hoon gemetar karena terkejut, matanya masih terpejam.
"Tolong berhati-hatilah." Suara pria berkata pelan dan lembut dengan sedikit gemetar.
Perlahan Ayli Hoon membuka matanya lalu melepaskan diri dari pelukan pria itu. Ia dapat melihat siapa yang telah menyelamatkannya dan memeluknya. Orang itu adalah Jung Soo dan ia terlihat sangat khawatir.
__ADS_1
"Lain kali jika ingin menyeberang jalan, lihat lah dulu kendaraan yang akan lewat." Jung Soo berkata penuh kekhawatiran, sedangkan Ayli Hoon hanya bisa diam sambil melihat Jung Soo tanpa berkedip.
"Kau ini membuat ku jantungan saja," lanjut Jung Soo lagi.
Ayli Hoon tidak berkata apa pun. Di dalam hati ia bertanya kenapa Jung Soo se-khawatir itu?
Jung Soo melihat gadis itu menatapnya tanpa berkedip.
"Kedipkan matamu itu. Ayo biar ku antar pulang."
Jung Soo langsung menarik tangan Ayli Hoon. Jung Soo dan Ayli Hoon berjalan mendekati mobil silver yang tidak jauh dari mereka.
"Kenapa kau menarik tanganku seperti ini?" tanya Ayli Hoon sambil berusaha menarik tangannya.
Jung Soo menghentikan langkahnya lalu berbalik. Ia melihat lekat-lekat ke dalam mata Ayli Hoon "Kau tidak mau ku antar pulang? Jangan banyak bicara".
Jung Soo berbalik lagi dan menarik tangan Ayli Hoon bersamanya.
"Jung Soo! Apa hakmu memperlakukan ku seperti ini? Aku bukan bawahanmu, bukan seseorang yang spesial atau lainnya, bahkan aku bukan temanmu, dan kita tidak saling mengenal!"
Sekarang Ayli Hoon berbicara dengan suara keras. Dengan tiba-tiba Jung Soo berbalik badan hingga Ayli Hoon menabrak Jung Soo.
"Kau ini, pelankan suaramu. Kau tidak ingat kejadian tadi siang? Dan tadi kau berkata apa? Bisa-bisanya kau berbicara seperti itu pada ku, apakah kau tidak tahu ..." Jung Soo menggantung kata-katanya.
Ia maju selangkah demi selangkah mendesak Ayli Hoon hingga Ayli Hoon terus mundur kebelakang.
"Kenapa kau bertindak seperti ini? menjauhlah!" Ayli Hoon berteriak.
Jung Soo menghentikan tindakannya dan memberi jarak pada Ayli Hoon.
"Aku tidak mengerti maksud dari tindakan mu ini. Melihat mu seperti ini kau tidak seperti artis, tapi seperti orang yang berbahaya".
Ayli Hoon melepas genggaman Jung Soo lalu berbalik badan dan berjalan cepat meninggalkan Jung Soo.
Jung Soo ingin mengejar Ayli Hoon, tapi ia takut Ayli Hoon akan takut padanya. Padahal ia hanya berniat baik, tapi entah mengapa ia terbawa suasana dan perlakuannya malah Ayli Hoon pergi.
Pada akhirnya ia menendang mobil untuk melampiaskan kekesalan pada dirinya sendiri.
__ADS_1
"Apa yang harus aku lakukan!" teriak Jung Soo.