
Ayli Hoon berjalan sendirian di tepian jalan. Siang itu tetap saja sangat dingin. Beruntung sekali hari itu salju tidak turun dengan tebal. Kendaraan berlalu lalang kesana kemari mengantarkan pengemudinya ke tempat tujuan.
Seperti biasanya Ayli Hoon memakai boot dan jaket tebal berbulu juga syal yang dililitkan pada lehernya. Hari ini Jung Soo mulai syuting iklan, dan sedang beristirahat. Ayli Hoon sudah mengatakan pada Jung Soo dan Hyun Jae bahwa ia akan menemui temannya yaitu Young Hee.
Ayli Hoon pergi menggunakan taksi, tapi ia memilih turun di halte bus dan berjalan kaki sampai ke kafe. Ayli Hoon sedang menikmati langkah demi langkahnya dan mengagumi pemandangan di Distrik Yongsan-gu, Seoul.
Seorang pria baru turun dari mobilnya, pria itu lumayan jauh didepannya. Sepertinya pria itu melihat Ayli Hoon dari kejauhan, lalu melambai-lambaikan tangannya. Ayli Hoon menebak bahwa pria yang melambaikan tangan itu adalah Kim Joon. Benar saja, setelah semakin dekat pria itu menyapa Ayli Hoon.
"Ayli Hoon, mengapa kau jalan sendirian di sini?" tanya Kim Joon.
Ayli Hoon tersenyum ramah dan malu-malu. "Aku ada janji dengan temanku di kafe itu," jawab Ayli Hoon.
Kim Joon menoleh kebelakang, di sana ada kafe besar dan padat pengunjung.
"Oh..ternyata kau ada janji ya, sebenarnya tadi aku ingin mengajak mu jalan-jalan. Tadi aku juga menghubungi mu berkali-kali, tapi tidak kau jawab," kata Kim Joon.
Ayli Hoon melihat wajah pria tampan itu dengan terkejut. Ia memeriksa semua saku, tapi tidak menemukan ponselnya.
Ayli Hoon menepuk dahinya. "Ya ampun, ponselku tertinggal di dalam tenda." Ayli Hoon kesal pada dirinya sendiri.
"Maaf, ternyata ponselku tertinggal. Maka dari itu kau menelepon ku tapi tidak terangkat. Memangnya kau mau mengajakku jalan-jalan ke mana?" tanya Ayli Hoon.
"Aku ingin mengajak mu pergi ke restoran China, tapi karena kau ada janji dengan temanmu, maka tidak apa-apa. Aku bisa mengajak Gyeong Hi hyeong saja," kata Kim Joon sambil tersenyum manis.
Ayli Hoon membungkukkan badan untuk meminta maaf. Ia tidak enak hati menolak ajakan Kim Joon, namun mau bagaimana lagi, ia sudah terlanjur janji pada Young Hee.
"Aku minta maaf karena tidak dapat pergi denganmu. Aku harap hari ini akan menyenangkan."
Kim Joon tersenyum lebar. "Sudah, tidak perlu meminta maaf, tidak masalah sama sekali. Aku harap harimu juga menyenangkan. Sampaikan salamku pada temanmu itu ya. Aku permisi."
Setelah itu Kim Joon melambaikan tangan dan masuk mobil, lalu mobil hitam itu melaju perlahan meninggalkan Ayli Hoon.
__ADS_1
* * * *
"Jung Soo, syuting nanti ditunda oleh sutradara. Katanya ada masalah dengan model iklan yang satu itu," kata Hyun Jae yang baru masuk ke dalam tenda Jung Soo.
"Model itu sudah mengulangi adegan yang sama sampai dua puluh kali, tapi hasilnya tetap sama, aktingnya tidak natural," lanjut Hyun Jae sambil menahan tawa.
Jung Soo yang sedang menyeruput teh hangatnya langsung meletakan cangkir tehnya.
"Lalu, apakah dia dimarahi oleh sutradara?" tanya Jung Soo.
"Tentu saja, tidak mungkin tidak. Seluruh crew dan kameramen sudah sangat lelah, tapi dia masih belum berhasil. Alhasil, sutradara memakinya. Sutradara mengatakan bahwa dia lebih cocok menjadi orang yang berlalu-lalang di background iklan," jawab Hyun Jae.
"Lalu, kau tetap berada di sana menyaksikan omelan sutradara?" tanya Jung Soo sambil tertawa.
"Tentu saja tidak, baru setengah permainan, aku sudah berlari ke mari. Mungkin sampai sekarang model itu masih di marahi. Kasihan bukan? Untung saja kau pernah bergulat di dunia akting, jika tidak, mungkin nasibmu akan sama dengan dia," jawab Hyun Jae.
"Lalu bagianku kapan?" tanya Jung Soo lagi. Ia terus bertanya seperti sedang menginterogasi managernya.
"Jadi, apakah harinya ditambah?" tanya Jung Soo senang.
Hyun Jae tertawa tidak mengerti. "Kenapa kau malah terlihat senang? Apakah kau mau harinya ditambah? Ah aku tau, kau ingin lebih lama satu hotel dengan Ayli Hoon, kan?"
"Hyeong ini asal menebak saja. Kalau begitu kita bisa kembali ke hotel sekarang kan. Aku akan menghubungi Ayli Hoon," kata Jung Soo bersemangat.
Saat Jung Soo akan mengambil ponsel, seorang staf datang ke tendanya.
"Selamat siang menjelang sore, maaf mengganggu. Pihak kantor kami mengajak Anda dan Jung Soo untuk bisa bergabung makan siang," kata staf itu pada Hyun Jae.
Hyun Jae terlihat berpikir sejenak. Tidak etis rasanya menolak undangan makan oleh pihak kantor yang menyelenggarakan iklan.
"Hmm, siapa saja yang akan bergabung?" tanya Hyun Jae.
__ADS_1
"Produser, sutradara, dan para model iklan ini," jawab staf tersebut.
"Baiklah, aku dan Jung Soo akan datang. Kami harus merapikan pakaian kami terlebih dahulu," jawab Hyun Jae.
"Baik, kalau begitu saya permisi."
Staf tadi keluar dari tenda Jung Soo. Hyun Jae dan Jung Soo merapikan pakaian yang mereka kenakan. Mereka juga membersikan wajah terlebih dahulu lalu bersiap ke tempat yang di maksud oleh stad tadi.
Jam menunjukan jam 4.50, tidak terasa bahwa Jung Soo sudah duduk makan dan berbincang-bincang lebih dari dua jam. Hyun Jae sedang duduk santai menyimak perbincangan rekan-rekan lainnya.
Jung Soo merasa lelah, ia mengajak Hyun Jae ke tenda bersiap-siap kembali ke hotel.
"Pak, kami permisi dulu. Jung Soo sudah merasa lelah. Kami akan pulang ke hotel. Sampai jumpa besok."
Hyun Jae dan Jung Soo berdiri dan membungkukkan badan pada semua orang. Setelah itu mereka pergi dari sana.
Jung Soo dan Hyun Jae memasuki tenda. Hyun Jae langsung menghempaskan diri kesofa, sedangkan Jung Soo melepaskan topi hitamnya. Mereka merebahkan diri dengan santai. Mata Jung Soo mencari sosok Ayli Hoon.
"Sepertinya Ayli Hoon belum pulang. Aku akan menghubungi nya," kata Jung Soo sambil mengambil ponselnya di dalam tas besar.
Hyun Jae menyenggol tangan Jung Soo dan menunjuk pada ponsel yang tergeletak di atas meja. Dengan cepat Jung Soo menoleh ke arah meja, ia berdiri dan melangkah menghampiri meja lalu mengambil ponsel itu.
Ada foto Ayli Hoon pada lockscreen nya. Tapi, mata Jung Soo bukan terfokus pada foto itu, melaiankan tulisan pemberitahuan lima panggilan tak terjawab dari 'Kim Joon Oppa'. Kenapa Kim Joon menghubungi Ayli Hoon, apalagi sampai lima kali, dan 'Oppa' kenapa Ayli Hoon mau memanggilnya oppa. Ia memutar otaknya untuk berpikir.
Hyun Jae melihat Jung Soo menatap layar ponsel Ayli Hoon dengan begitu lama, ia menggelengkan kepala.
"Hei, apa yang kau lihat? Dengan menatap nya seperti itu, ponselnya tidak akan berubah menjadi Ayli Hoon."
Hyun Jae membuyarkan pikiran Jung Soo. Jung Soo tertawa, padahal ia masih memikirkan hal itu.
Hyun Jae duduk santai di sofa. "Sekarang kita tidak bisa menghubungi Ayli Hoon. Lalu apa kau tahu harus mencarinya kemana?"
__ADS_1
Jung Soo mengangguk. "Tadi dia mengatakan akan pergi ke kafe top di sekitar sini. Aku akan mencarinya setelah mengantar Hyeong ke hotel," jawab Jung Soo sambil berdiri lalu mengambil kunci mobil nya.