Lamar Aku Di Namsan Seoul Tower

Lamar Aku Di Namsan Seoul Tower
Episode 61


__ADS_3

Jung Soo keluar dari mobil Hyun Jae ketika ia sudah sampai di depan rumahnya. Jung Soo dan Hyun Jae berjalan masuk. Di dalam rumah kedua orang tua Jung Soo sudah menunggu untuk makan siang. Jung Soo dan Hyun Jae segera bergabung di meja makan.


"Kenapa pulang mendadak?" tanya Jung Soo yang sedang menuangkan air putih ke gelas.


"Kami sudah satu minggu di sini, ayah harus mengurus perusahaan di Jeju," jawab Heo Ryung.


"Jung Soo, sebelum ibu berangkat ke bandara Incheon, kau harus menjemput Ayli Hoon dulu. Ibu ingin bertemu dengannya sebelum kami pulang," kata Park Sora.


"Baik Bu, setelah makan aku akan menjemputnya."


"Aku tidak ikut menjemput Ayli Hoon, aku ingin mengistirahatkan perutku," kata Hyun Jae sambil menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.


"Tentu saja, aku juga tidak mengajak mu ,Hyeong. Yang ada kau merusak keromantisanku dengan Ayli Hoon nantinya."


* * * *


Ayli Hoon sangat malu dan gugup ketika turun dari mobil Jung Soo. Jung Soo menjemputnya untuk bertemu dengan kedua orang tua Jung Soo. Ini adalah ke dua kalinya Ayli Hoon bertemu dengan orang tua Jung Soo.


Terakhir kali adalah di apartemennya ketika Jung Soo mengantarkan ia pulang ke apartemen setelah menyusulnya di bandara.


"Kau gugup?" tanya Jung Soo.


"Tentu saja, walaupun ini kali kedua, tapi aku tetap gugup," jawab Ayli Hoon.


Mereka berdua masuk ke dalam rumah Jung Soo. Ayli Hoon membungkukkan badan ketika melihat orang tua Jung Soo berjalan menghampirinya.


"Mari duduk," kata Heo Ryung mempersilahkan Ayli Hoon duduk di sofa ruang tamu.


Ayli Hoon dan Jung Soo duduk berdampingan di sofa yang sama dengan menghadap kepada orang tua Jung Soo.


"Paman dan Bibi akan pulang ke Jeju?" tanya Ayli Hoon basa-basi. Tentu saja mereka akan menjawab 'ya'.


"Ya benar, maka dari itu kami ingin bertemu dengan mu lebih dulu," jawab Heo Ryung sambil tersenyum.


"Ayli Hoon, kami belum bertemu dengan kedua orang tuamu, jadi jika kami ke Soeul lagi, kau harus meminta orang tuamu untuk datang ke Seoul," kata Park Sora.

__ADS_1


"Seharusnya Ibu dan ayah yang ke Indonesia," kata Jung Soo.


"Indonesia sangat luas. Lagi pula ibu belum pernah ke Indonesia, sedangkan kedua orang tua Ayli Hoon sering ke Korea karena ayahnya Ayli Hoon orang Korea, benarkan Ayli Hoon?" kata Park Sora.


"Iya benar," jawab Ayli Hoon.


Jung Soo mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruang tamu dan juga ruang tengah. Ia mencari sosok Hyun Jae yang tadi ia tinggalkan ke apartemen Ayli Hoon.


"Bu, Hyun Jae hyeong ke mana?" tanya Jung Soo.


"Katanya dia pulang ke rumahnya untuk mandi. Nanti dia akan kembali ke sini," jawab Park Sora.


"Kenapa tidak mandi di sini saja? Pakaiannya dengan pakaianku ukurannya kan sama," kata Jung Soo.


"Lalu celana dalamnya bagaimana? Apakah kalian ingin satu pakai?" canda Heo Ryung.


Mereka semua tertawa karena pertanyaan lucu yang dilontarkan oleh Heo Ryung. Park Sora menghentikan tawanya ketika yang lain masih tertawa. Ia sedang memikirkan sesuatu. Tak lama kemudian ia tersenyum.


"Oh ya Ayli Hoon, mulai sekarang jangan panggil kami bibi dan paman ya. Karena kau akan menjadi menantu kami, maka panggil kami seberti Jung Soo memanggil kami."


"Sayang, lihatlah wajah calon menantu kita itu, sudah mulai memerah karena malu. Jangan menggodanya seperti itu, Sayang," kata Heo Ryung sambil terkekeh.


"Memangnya kenapa?" Park Sora mencubit lengan suaminya. Ia merasa dilarang untuk menggoda calon menantunya.


"Jung Soo, ibu sudah merencanakan tiket bulan madu kalian. Ibu ingin kalian bulan madu satu bulan dengan berkeliling Korea Selatan, Indonesia, ya terutama Bali, Perancis, dan ke Jepang. Setelah itu, cepat-cepat kalian berikan cucu untuk kami," kata Park Sora sambil memandangi wajah Ayli Hoon dan Jung Soo secara bergantian.


Sekarang bukan hanya wajah Ayli Hoon saja yang memerah, wajah Jung Soo juga langsung memerah. Entah apa yang mereka berdua pikirankan, mereka hanya tertunduk dan tersenyum malu.


Setelah selesai berbincang-bincang, Heo Ryung dan Park Sora bersiap-siap berangkat ke bandara. Hyun Jae yang tadi pulang ke rumahnya kini sudah kembali lagi ke rumah Jung Soo untuk ikut mengantar orang tua Jung Soo.


Selesai bersiap-siap, mereka semua keluar dari rumah menuju mobil Jung Soo yang terparkir di depan teras rumah.


"Ayli Hoon duduk di sebelah ibu ya," kata Park Sora yang sedari tadi menggenggam tangan Ayli Hoon.


"Iya Bu," kata Ayli Hoon sambil tersenyum.

__ADS_1


"Sayang, biarkan Jung Soo dan Ayli Hoon duduk berdua, Hyun Jae saya yang menyopir mobilnya," kata Heo Ryung pada istrinya.


"Tidak mau, aku ingin duduk bersama calon menantuku," kata Park Sora bersikeras.


Tanpa bisa didebat lagi, akhirnya Park Sora duduk bersama Ayli Hoon di kursi penumpang paling belakang, Heo Ryung di kursi penumpang tengah, Hyun Jae di kursi depan, dan Jung Soo yang mengendarai mobil.


* * * *


Sesampainya di bandara internasional Incheon, Jung Soo membantu Hyun Jae menurunkan koper dan barang-barang yang ada di bagasi belakang.


"Ya sudah, ibu dan ayah berangkat dulu ya. Kalian semua jaga diri baik-baik. Terutama kau Jung Soo, jangan sampai membuat kesalahan lagi, apa lagi sampai membuat Ayli Hoon dalam bahaya. Mengerti?"


Sepertinya Park Sora sangat menyayangi calon menantunya itu. Bahkan ia mengancam anaknya sendiri jika sampai membahayakan calon menantunya.


"Tentu Ibu, aku sangat mencintainya dan akan terus menjaganya," kata Jung Soo sambil merangkul bahu Ayli Hoon.


"Ibu dan ayah percaya padamu, Nak. Kami pergi dulu ya, bye-bye," kata Heo Ryung sambil berlalu pergi.


Mereka saling melambaikan tangan sampai kedua orang tua Jung Soo menghilang dari pandangan. Hyun Jae menurunkan tangannya lalu menyenggol lengan Jung Soo.


"Sudah ada lampu hijau, bisalah di mulai," goda Hyun Jae.


"Hyeong!!" Jung Soo menggeram sambil melototi Hyun Jae.


Ayli Hoon yang tidak mengerti maksud dari kedua pria itu hanya terdiam. Sedangkan Hyun Jae sudah tertawa terbahak-bahak.


"Jika kau mau, kau bisa melakukannya dengan Yin XieJie," kata Jung Soo sambil melepaskan rangkulannya dari bahu Ayli Hoon.


"Aku tidak mau, aku ingin fokus dengan pekerjaanku," kata Hyun Jae mengelak agar tidak digodai oleh Jung Soo.


"Ingat Hyeong, kau akan menua, dan kau butuh seorang pendamping hidup," kata Jung Soo yang kali ini berkata serius.


"Ya aku tahu, hanya saja aku belum menemukan yang tepat."


Mereka masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan bandara.

__ADS_1


__ADS_2