
PART 33 KEDATANGAN PATRIAK QIN NAN
Di klan Qin, langit klan tiba tiba bergetar bersamaan munculnya sepuluh ribu pasukan sekte naga terbang di tambah lima ribu pasukan divisi naga bayangan yang memenuhi langit klan Qin.
Terlihat kubah emas transparan terbentuk melindungi wilayah klan Qin, dalam kubah itu telah siap tujuh ribu pasukan divisi pertahanan dan lima ribu pasukan divisi penyerangan yang bersembunyi di balik prisai ilusi bersiap bertempur habis habisan melawan sekte naga terbang.
Whus…. Tetua Qin Mao terbang menemui pasukan itu bersama Jendral Qin Bei dan komandan Shu.
“Tuan, ada urusan apa tuan tuan datang ke klan kami ini?” ucap Qin Mao menangkupkan tangannya dengan hormat berbicara pada sosok paruh baya yang terbang di langit klan Qin.
“Tujuan kami telah jelas yaitu menghapus keberadaan klan kalian karena tidak bisa menjaga sikap tuan muda kalian” ucap sosok itu beralasan
“Apa yang tuan maksud kami tidak mengerti” jawab Qin Mao
“Jangan berpura pura tidak tahu, bocah Qin Tian telah melukai putraku dengan parah, itu sama dengan merusak reputasi sekte naga terbang dan itu berarti seruan perang!” tegas sosok dengan aura yang sangat mendominasi sosok itu yang secara alami adalah Long Hong
“Tuan, itu adalah kompetisi, terluka adalah konsekuensi. Tuan tidak bisa menyalahkan tuan muda kami” jawab Qin Mao membela Qin Tian meskipun dulu Qin Mao dan tetua lain menganggap Qin Tian dan ayahnya sebagai aib klan, namun setelah melihat potensi Qin Tian mereka merubah pandangan mereka tenang Qin Tian.
“Omong kosong. Prajurit serang!” teriak Long Hoang memberi perintah kepada seluruh pasukan yang dibawanya yang terbang di langit maupun yang berjalan di tanah semuanya bergerak menyerang klan Qin.
“Kembali ke formasi” perintah tetua Qin Mao kepada jendral Bei dan komandan Shu di sampingnya
“Oh aku sampai lupa, pasukan sampah yang kalian utus untuk menghalang pergerkan kami semuanya sudah menjadi mayat di hutan teratai perak” ucap Long Hong sambil membalikkan badanya melihat ribuan pasukannya bergerak menyerang formasi perlindungan bambu emas klan Qin.
Ucapan Long Hong itu seketika membuat jenderal Bei dan komandan Shu begitu murka namun dengan segera ditenangkan tetua Mao karena menyadari perbedaan kekuatan mereka.
“Jendral Bei, aktivkan formasi penyerangan” ucaap tetua Mao pada jenderal Bei yang telah kembali kedalam formasi bambu emas untuk memimpin divisi penyerangan.
“Baik” jawab jendral Bei dengan sigap lalu segera bergerak memimpin divisi penyerangan mengaktivkan formasi penyerangan dan menyerang para musuh yang berusaha menghancurkan kubah perlindungan bambu emas.
Dhuar…. Dhuar…. Ledakan terjadi di mana mana menyerang pasukan sekte naga terbang yang berusaha menghancurkan kubah pelindung bambu emas klan Qin.
Ratusan murid sekte naga terbang berjatuhan akibat serangan dari divisi penyerang klan Qin namun di saat yang sama kekuatan divisi penyerang juga banyak mengalami penurunan akibat mempertahankan formasi.
“Formasi yang sangat kuat, namun di gunakan oleh orang yang lemah” gumam Long Hong dengan sombong duduk di sebuah kursi melihat pertempuran itu dengan tenang.
Whus…. Long Hong terbang dari kursinya mendekati kubah bambu emas tersebut
Long Hong lalu membuat segel tangan, segera titik titik cahaya merah berkumpul di sekitar dirinya dengan ekstream lalu membentuk naga merah di tengan kanannya.
__ADS_1
“Pukulan naga darah” teriak Long Hong
“Dhuar….” Kubah itu bergetar hebat
“Uhukk….” Para tetua yang menjaga formasi itu memuntahkan darah dari mulut mereka menerima serangan dari Long Hong
Dhuar…. Dhuar…. Serangan long Hong berkali kali menyerang kubah itu namun tidak berefek berhasil menghancurkan kubah emas itu.
Tetua angung” ucap Long Hong dengan Hormat
Whus…. Sosok tua dengan rambut putih melesat menyerang kubah emas itu dengan serangan tapak naga air miliknya.
Dhuar…. Kubah itu pecah membuat sepuluh tetua yang menjaga formasi itu terlempar dengan menerima luka yang parah
“Ha ha ha” tawa Long Hong dengan bangga karena tetua Long Shui berhasil memecahkan formasi yang legendaris itu.
“Perbuatan kalian terhadap putraku memang tidak bisa dimaafkan, namun itu hanya karena satu orang. Serahkan pusaka Kristal emas leluhur kalian sebagai kompensasi maka Aku akan mengampuni kalian” ucap Long Hong mengatakan tujuan dirinya yang sesungguhnya untuk menyerang klan Qin.
“Selain itu, klan Qin mulai sekarang akan menjadi budak sekte naga terbang” lanjut Long Hong membuat seluruh tetua dan pasukan klan Qin menjadi murka.
“lebih baik mati dengan tenang daripada hidup dalam tekanan!” teriak tetua Liang yang berdiri setelah menerima serangan saat menahan formasi perlindungan bambu emas.
“Lindungi klan Qin, mati dalam ketenangan!” teriak tetua Qin Liang membangkitkan moral pasukan yang segera diikuti seluruh pasukan klan Qin
“Dasar tidak tahu berterimakasih!” ucap Long Hong
“Serang…!” teriak Long Hong sekali langi memberi perintah
Pertempuran yang tidak seimbang terjadi antara pasukan klan Qin melawan pasukan sekte naga terbang membuat ribuan murid klan Qin mati bergelimpangan.
Meskipun melihat banyak saudara mereka yang terbunuh, itu tidak melemahkan moral para pasukan itu membuat mereka semakin murka dan ingin menghabisi sekte naga terbang, bahkan ada di antara mereka memilih membawa musuh mereka mati bersama mereka.
“Qin Liang!” teriak tetua Wei menyerang tetua Qin Liang yang terluka dengan serangan puncaknya berupa transformasi tubuh naga.
Dhuar…. Ledakan terjadi menyebarkan debu yang menutupi pandangan semua orang.
Terlihat tetua wei terlempar jauh lalu kembali ke wujud manusianya membuat Long Hong dan tetua agung Shui seakan tidak percaya.
Saat debu mulai menghilang terlihat sepuluh sosok berdiri di depan seekor binatang langit tingkat tinggi, mereka itu adalah Patrik Qin Nan dan rombongannya yang telah sampai ke klan Qin.
__ADS_1
“Lancang! Begitu berani menyerang klan ku” teriak Patrick Qin Nan murka segera bergerak menyerang tetua Wei dengan kekuatan puncaknya yang seketika membuat tetua Wei terb**** di tangan Patrick Qin Nan.
“B******n!” teriak Long Hong murka melihat tetua tingkat tinggi sektenya dibunuh di depan matanya.
“Patriak” ucap tetua Qin Liang dengan hormat yang diikuti seluruh pasukan klan Qin yang berlutut dengan hormat.
Patriak Qin Nan menganggukkan kepalannya menyuruh semua prajurit kembali bersiap.
Whus…. Patriak Qin Nan dan tetua agung Qin Xie mengedarkan kekuatan mereka terlihat lingkaran cahaya hijau dengan aura yang sangat kuat terpancar dari tubuh Qin Nan cahaya itu kemudian berpecah menjadi tiga cahaya hijau yang melingkari tubuh Patriak Qin nan yang menunjukkan kekuatannya berada pada ranah raja tahap puncak, di sebelah patriak Qin nan terlihat dua lingkaran cahaya hijau terbentuk melingkari tubuh tetua Qin Xie membuat Long Hong dan tetua agung Long Shui menjadi terkejut
“Apa! Ternyata mereka menyembunyikan kekuatan mereka” gumam Long Hong sedikit gentar
Tidak berhenti di situ, langit klan Qin kembali bergetar bersamaan dengan kemunculan seribu lima ratus pasukan elit dengan tingkatan grand master dasar hingga puncak, tidak hanya itu juga terlihat seorang paruh baya dengan di damping dua sosok tua dengan aura yang tidak kalah dari Qin Nan perlahan turun dari langit klan Qin.
“Patriak Qin Nan” ucap sosok paruh baya menangkup kan tangannya dengan hormat kepada Qin Nan
“Patriak Jin Kong” jawab Patriak Qin Nan juga menangkup kan tangannya dengan tatapan penuh tanda tanya menatap kehadiran Jin kong bersama pasukan elit klan Jin.
“Jin Jue, Jin Mang Tan” ucap sosok pemuda yang berdiri di sebelah Patriak Qin Nan
“Tuan muda Qin Tian” ucap kedua sosok itu dengan hormat kepada Qin Tian
Melihat tatapan Qin Nan, Patriak Jin kong lalu menceritakan permohonan anaknya untuk membantu klan Qin secara langsung karena Qin Tian telah menyadarkan Jin Jue dan membuat Jin Jue menjadi sosok yang lebih baik dan berkembang.
“Sebagai rasa terimakasih ku, maka hari ini kami datang membantu klan Qin” ucap Patriak Jin Kong memangkupkan tangannya dengan hormat kepada Qin Nan
“Terimakasih Patriak” jawab Qin Nan menatap sosok Qin Tian yang ternyata memiliki hubungan dengan petinggi klan Jin.
“Patriak Jin Kong, ini adalah urusan pribadi sekte kami dengan klan Qin, jangan ikut campur masalah ini” ucap Long Hong
“Aku tidak mungkin hanya menonton ketika ada orang yang ingin membunuh sosok yang telah membantu putra ku” jawab Jin Kong menunjukkan keseriusannya
“Aku memberikan satu kali kesempatan, apakah kalian akan ikut berperang atau mundur dari sini?” tanya Long Hong sekali lagi yang tidak ingin ada pihak lain membantu klan Qin.
“Kami sudah di sini, itu berarti kami sudah siap dengan segala konsekuensi!” tegas Jin Kong membuat Patriak Qin Nan tidak menyangka hanya karena bantuan kecil dari Qin Tian membuat Jin Kong rela mengorbankan dirinya untuk membantu klan mereka.
“Baiklah kalau begitu, bersiaplah untuk mati bersama orang orang Qin ini” ucap Long Hong dengan sombong lalu memecahkan lencana giok berwarna biru bergambar naga yang mengitari sebuah gunung dengan kekuatan jiwanya.
“Patriak Jin Kong” ucap patriak Qin Nan memberi isyarat
__ADS_1
Patriak Jin Kong segera mengangkat tangan kanannya lalu mengarahkan dua jarinya ke depan yang segera ditanggapi oleh pasukan elit klan jin yang segera menyerang pasukan sekte naga terbang.
“Leluhur mohon bantuannya" batin Long Hong setelah memecahkan lencana sekte naga terbang.