
PART 7. MELAWAN BINATANG BUAS TINGKAT PESERTA MENENGAH
Setelah berpisah dengan Qin du dan Qin gu, Qin tian terus berjalan memasuki jalur pegunungan masuk ke dalam wilayah terlarang.
Wilayah terlarang terbagi dari wilayah luar dan wilayah dalam, tepi jalur pegunungan adalah wilayah luar wilayah terlarang semakin kedalam itu berarti semakin memasuki wilayah dalam wilayah terlarang hingga sampai pada gunung leluhur yang merupakan wilayah terdalam kawasan terlarang.
Untuk memasuki wilayah terdalam, hanya ada satu jalan, yaitu dari klan Qin. Melewati kawasan perbatasan luar, lalu masuk ke wilayah terlarang bagian luar, setelah itu orang tersebut bisa melewati jalur Sepuluh gunung yang terdapat banyak hewan buas yang sudah berkultivasi.
Setelah melewati barisan Sepuluh gunung maka akan segera bertemu dengan gunung leluhur, namun untuk menaiki gunung leluhur sangat tidak mudah selain karena tempatnya yang tinggi hingga mencapai awan dan medan yang terjal, tempat itu juga dilindungi oleh kekuatan misterius yang menekan kemampuan seseorang ditambah dengan keberadaan hewan buas yang bisa menyerang kapan saja. Itu membuat tempat itu ditakuti bahkan oleh pendekar yang sudah berada pada ranah Grand Master sekalipun.
…. …. …. …. ….
Qin tian terus berjalan ke dalam wilayah terlarang setelah melewati wilayah perbatasan terluar wilayah yang merupakan hutan biasa, Qin tian terus bergerak memasuki kawasan terlarang bagian luar yang terdapat banyak binatang buas, namun belum memiliki kultivasi yang dengan susah payah Qin tian berhasil mengalahkan binatang buas tersebut.
.... .... .... ....
Tanpa menghitung berapa hari sudah berlalu, Qin tian terus berjalan menuju gunung leluhur.
Qin tian berjalan hingga terlihat kaki gunung yang merupakan wilyah jajaran Sepuluh gunung atau disebut gunung Shi shan oleh para penduduk kota batu.
Tempat itu disebut gunung Shi Shan karena terdapat sepuluh gunung yang melindung gunung leluhur, namun untuk mancapai gunung leluhur cukup melewati satu gunung di antara sepuluh gunung tersebut.
“Woarr” Terdengar suara auman binatang buas dari depan Qin tian
Qin tian terkejut mendengar suara auman itu, ia berjalan dengan siaga menuju arah suara auman itu untuk menyelidikinya.
“Woarr…” Suara auman itu sekali lagi bergema menggetarkan wilayah terlarang itu, kali ini suara itu semakin dekat dengan Qin tian.
“Bhugg” suara sesuatu terhempas ke tanah
seratus meter di depan Qin tian ia dengan jelas dapat melihat seekor beruang berwarna hitam setinggi dua meter roboh ke tanah dengan mengenaskan itu adalah hewan buas dengan kultivasi tingkat peserta menengah.
__ADS_1
Kekuatan itu bila dibandingkan dengan Qin Chen bukan lah apa apa, selain karena tingkatan kekuatannya yang lebih tinggi dua tingkat dari Qin Chen yaitu Qin Chen berada pada tingkat pemula puncak sementara hewan itu berada pada tingkat peserta menengah juga karena kekuatan binatang lebih kuat satu tingkat dari tingkatan spiritualnya.
“Siapa yang begitu mudah membunuh hewan buas ini” gumam Qin tian melihat tempat itu dari jauh, ia tidak berani mendekat sebelum memastikan tempat itu benar benar aman.
Setelah menunggu cukup lama dan memastikan tempat itu aman, Qin tian mendekati sosok beruang hitam yang terkapar itu dengan siaga.
Terlihat sosok beruang hitam dengan mata memerah itu tidak meninggalkan bekas pukulan sedikitpun di tubuhnya, itu seperti serangan seorang dengan kekuatan yang sangat tinggi.
“Apakah ini perkelahian binatang buas” Qin tian membatin sambil menyimpan mutiara hewan buas yang terdapat di kepala beruang hitam itu.
“Dhuarr”
“Dhuarr”
“Bhugg”
“Bhugg”
Terdengar suara ledakan dahsyat ratusan meter di depan Qin tian, suara ledakan itu bersahutan dengan suara sesuatu yang jatuh ke tanah. Itu membuat Qin tian bergidik membayangkan pertempuran hewan buas yang akan ia temui ke depannya.
Dari jarak lima puluh meter Qin tian dengan jelas dapat melihat seekor kucing dahan dengan panjang satu meter yang merupakan hewan buas dengan kultivasi tingkat pemula menengah itu bergerak dengan cepat menuju arahnya.
“Roarr…” Raungan kucing itu bergema bersamaan dengan terkaman kucing itu mengarah ke arah Qin tian.
“sringg” Suara desiran pedang terdengar ketika Qin tian menarik pedang pemberian ayahnya dari sarungnya kemudian mengarahkan pedang itu ke arah kucing dahan yang sekarang berada di depannya.
Pedang Qin tian beradu dengan cakar kucing itu mengeluarkan suara dentingan yang mengerikan.
Pertempuran tidak dapat dihindari lagi, Qin tian yang berada pada tahap pemula dasar berhadapan dengan kucing dahan, hewan buas tingkat pemula menengah.
Meskipun perbedaan mereka hanya satu tingkat, namun kultivasi hewan buas tidak bisa dibandingkan dengan kultivasi manusia biasa, karena melawan tingkat pemula menengah hewan buas, sama dengan melawan manusia dengan kultivasi tingkat pemula puncak.
__ADS_1
“Sial, aku hanya tingkat pemula dasar, tidak bisa menggunakan keterampilan Qi” Qin tian mengumpat karena dia tidak bisa memadatkan QI dalam tubuhnya yang membuatnya tidak bisa menggunakan jurus yang di pelajarinya.
“Kucing k*parat, meskipun aku tidak bisa menggunakan jurus, jangan bilang aku takut padamu”
“Kyaat!” Qin tian berteriak kepada kucing dahan itu sambil berlari mengayunkan pedang pemberian ayahnya itu.
“Dhuar” Ledakan energi terjadi ketika pedang Qin tian beradu dengan cakar kucing dahan itu, debu berterbangan menutupi wilayah pertempuran itu.
“Whuss” cahaya putih transparan muncul menyelimuti pedang Qin tian dan membentuk bilah pedang itu menjadi lebih panjang, aura lembut namun tajam terpancar dari setiap inci pedang yang kini berwarna putih seperti salju.
Kucing dahan yang berjarak kurang dari sepuluh meter dari Qin tian itu kembali melompat dan menyerang Qin tian dengan cakarnya.
“Slash…” tebasan pedang itu mengenai perut kucing itu dan melukainya.
Kucing itu meraung kesakitan saat bilah putih yang menyelimuti pedang Qin tian mengenai perutnya.
Darah segar memancar keluar dari bekas tebasan itu, itu meninggalkan kesan yang mengerikan pada kekuatan yang melapisi pedang tersebut.
“i…ini menakjubkan” gumam Qin tian saat menyadari ia tanpa sengaja berhasil mengaliri pedangnya dengan energi jiwa yang ia miliki
“Penguasaan kekuatan jiwa tahap kedua” gumamnya senang.
Menurut informasi yang Qin Tian dapatkan dari kitab pemberian Ayahnya, ia mengetahui jika pengendalian kekuatan jiwa terbagi dalam tiga tahapan dasar.
Tahap pertama adalah pengumpulan kekuatan jiwa, yaitu mengeluarkan dan mengumpulkan kekuatan jiwa yang ada pada diri seseorang dengan itu seseorang bisa melakukan serangan dari kumpulan kekuatan jiwa tersebut seperti yang dilakukan Qin meng Tian di hutan bambu emas,
Tahapan kedua adalah penyaluran kekuatan jiwa yaitu tahapan dimana seorang bisa mengeluarkan kekuatan jiwa dari tubuhnya lalu menyalurkannya pada senjatanya penyaluran ini terlihat sederhana namun dalam penerapannya lebih sulit dari serangan langsung dengan kekuatan jiwa,
Tahapan ketiga adalah pembentukan kekuatan jiwa, pada tahapan ini seseorang tidak perlu memiliki senjata untuk melawan seorang yang menggunakan pedang atau jenis senjata lainnya, karena jika seorang sudah pada pengendalian kekuatan jiwa tahap ketiga ini seseorang dapat membentuk senjata dari kekuatan jiwa yang ia padatkan sesuai keinginanya.
...Selamat Hari Raya Nyepi 1944 Saka, Bagi Saudara Hindu Yang Merayakan🙏...
__ADS_1
...… … … … …...
...Jangan lupa juga Tinggalkan like dan komen agar author update terus...