Legenda Pendekar Tombak Langit

Legenda Pendekar Tombak Langit
PART 35 KEMBALINYA SANG LEGENDA


__ADS_3

PART 35 KEMBALINYA SANG LEGENDA


Di sebuah tempat yang dipenuhi puing puing bangunan yang jatuh berserakan, terlihat ribuan mayat bergelimpangan, rumah rumah terbakar tangisan kesakitan terdengar jelas di mana mana.


Tempat itu adalah klan Qin, klan yang sedang di serang lima belas ribu lebih pasukan sekte naga terbang.


Seorang pemuda dengan armor berwarna biru langit perlahan melangkahkan kakinya keluar dari kabut biru yang perlahan menipis, terlihat sebuah pagoda kecil dengan tinggi tujuh lantai mengambang dengan tenang di tangan kanannya.


“Armor langit biru….” gumam Leluhur Long Huo terkejut melihat armor yang digunakan sosok pemuda itu.


Di sisi lain, para pendekar tingkat tinggi dari sekte naga terbang, klan Qin dan klan Jin juga tidak kalah terkejutnya melihat armor legendaris yang digunakan pemuda di depan mereka.


“Benar benar bakat yang luar biasa” batin Leluhur Long Huo melihat sosok pemuda dengan armor langit biru tersebut yang secara alami adalah Qin Tian


“Anak ini tidak boleh dibiarkan hidup” gumam Leluhur Long Huo segera bergerak menyerang Qin Tian


Dhuar…. Serangan tapak naga api Long Huo di halau kekuatan misterius dari pagoda cahaya Qin Tian


Whung…. Pagoda cahaya itu bergetar lembut lalu membesar mengeluarkan roh naga biru dari dalam pagoda tersebut.


“Roarr” raungan naga terdengar bersamaan dengan keluarnya roh naga berwarna biru yang meliuk menyerang Long Huo


Melihat roh naga biru yang mendekatinya, dengan cepat leluhur Long Huo mengedarkan kekuatannya membuat pertahanan menahan serangan roh naga biru tersebut.


Dhuar…. Serangan naga biru tersebut dihalau leluhur Long Huo dengan mudah


“Dari mana bocah ini memiliki roh naga” batin leluhur Long Huo


Melihat roh naga ingin menyerangnya kembali Leluhur Long Huo dengan segera mengedarkan kekuatannya lalu terlihat cakram api dengan ukiran kuno muncul di belakang leluhur Long Huo lalu dari cakram itu keluar roh naga dengan rambut api dan tanduk merah seperti besi panas.


Naga itu kemudian meliuk menuju arah roh naga biru milik Qin Tian.


“Roarr” roh naga api leluhur Long Huo meraung dengan raungan yang mengandung kekuatan destruktif membuat naga Qin Tian seperti ditekan oleh kekuatan yang besar membuat naga tersebut sulit untuk menggerakkan tubuhnya


Dhuar…. Roh Naga api milik leluhur Long Huo menerkam naga biru milik Qin Tian lalu melahapnya membuat naga api leluhur Long Huo semakin terlihat ganas dengan api pada rambutnya semakin membesar, nyala merah pada tanduknya semakin terang.

__ADS_1


“Ha ha ha, bocah, kau mengira hanya dengan naga kecilmu bisa mengalahkan aku” Leluhur Long Huo tertawa merasakan kekuatan yang kuat dari naga biru Qin Tian yang perlahan masuk dan dimurnikan oleh roh naga api miliknya.


Whus…. Pagoda cahaya Qin Tian perlahan menghilang digantikan oleh titik titik cahaya biru yang seketika berkumpul di telapak tangan kanan Qin Tian.


Cahaya biru itu semakin banyak lalu cahaya dari kumpulan cahaya itu terpancar cahaya yang menyilaukan.


Saat cahaya silau itu memudar terlihat sebuah pedang dengan bilah berwarna biru jatuh dalam cengkeraman tangan Qin Tian.


Qin Tian yang sudah dipenuhi amarah segera melesat menyerang leluhur Long Huo dengan seluruh kekuatannya.


Dhuar. . .. Ledakan bergema menyisakan debu yang perlahan menipis.


Saat debu itu menghilang terlihat Leluhur Long Huo menahan serangan pedang langit Qin Tian dengan tangan kanannya dengan santai.


Qin Tian menyadari perbedaan kekuatan yang sangat besar diantara mereka hanya bisa berharap langit bisa membantu dirinya menghadapi masalahnya.


Di sisi lain Patriak Qin Nan, Jin kong dan para pendekar tinggi aliansi klan Qin dan klan Jin juga tidak bisa membantu Qin Tian karena di hadang Long Hong dan petinggi sekte naga terbang lainnya.


“Sudah cukup main mainnya nak” ucap Long Huo mencengkram pedang langit Qin Tian lalu mematahkannya


Tangan kanan leluhur Long Huo seketika di selimuti api dengan aura pembunuhan yang mengerikan.


“Uhukk….” Qin Tian memuntahkan darah segar dari mulutnya.


Kekuatan besar tahap kaisar seharusnya dengan mudah membunuh pendekar tingkat master hingga grand master namun berbeda dengan Qin Tian yang mendapat perlindungan dari armor langit membuat dirinya mampu bertahan dari serangan tersebut.


“Dhuar…. Dhuar….” Serangan susulan dari leluhur Long Huo mengenai Qin Tian


“Kakek Agung maaf….” Gumam Qin Tian perlahan menutup matanya.


Tetua agung Qin Xie sangat menyayangi Qin Tian dan sangat memperdulikan Qin Tian sehingga ketika tetua agung Qin Xie mati itu akan memberikan pukulan yang sangat berat kepada Qin Tian.


Qin Tian yang kehilangan seorang yang sangat mencintainya menjadi frustasi sehingga tidak memperdulikan keselamatannya sendiri demi untuk membalaskan dendam kematian Qin Xie.


Whus…. Tetua Long Huo melesat menyerang Qin Tian dengan kekuatan penuhnya, karena kesal kepada Qin Tian yang tidak mati meskipun sudah berkali kali menerima serangan kuat darinya.

__ADS_1


Duar…. Ledakan sangat dahsyat terjadi yang bahkan mengguncangkan seluruh kawasan klan Qin membuat pertarungan para pendekar lain terhenti.


Roh Naga api Long Huo yang melibas pasukan klan Qin juga seketika menghilang sesaat setelah ledakan keras itu terjadi.


Kabut tebal yang terbentuk akibat serangan dahsyat itu perlahan menghilang menampakkan sosok paruh baya dengan rambut panjang yang menjuntai memancarkan aura pembunuhan yang sangat kuat menghalang serangan Long Huo dengan tangan kanannya.


Di belakang sosok itu terlihat empat pemuda dengan aura yang tidak kalah mengerikannya, di belakang kelima sosok tersebut terlihat sosok paruh baya terduduk memeluk sosok pemuda yang terbaring lemah dalam pelukannya.


“Long Huo!” Teriak sosok paruh baya yang memeluk Qin Tian murka.


Whus…. Ledakan kekuatan yang besar terjadi membuat debu yang menutupi pandangan tersibak menghilang disusul ledakan energi dari keempat pendekar lainnya, tidak berhenti di situ ledakan energi yang sangat besar kembali terjadi dari sosok yang menghalang serangan Long Huo.


Aura kekuatan tersebut membuat pendekar tingkat master tertindas bahkan pendekar tingkat pemula sampai memuntahkan darah dari mulut mereka menunjukkan betapa kuatnya penindasan kekuatan tersebut.


Krakk…. Sura terdengar


“Arggh…” Long Huo menjerit menahan tangannya yang dipatahkan sosok dengan kekuatan sangat dahsyat tersebut.


“Tidak tahu malu, pendekar kaisar menindas pemuda tingkat peserta!” ucap sosok itu mencela.


Krakk… suara terdengar sekali lagi yang langsung di sambut teriakan menyedihkan dari Long Huo saat tangan kirinya juga dipatahkan sosok itu.


“Bunuh hingga akar akarnya!” teriak sosok yang memeluk Qin Tian pada empat pemuda yang berdiri di depannya


Whus…. Keempat pemuda itu bergerak seperti kilat membantai satu persatu murid sekte naga terbang


Whus…. Sosok paruh baya meletakkan Qin Tian ke tempat aman.


“Saudara Yuan, serahkan B******* itu padaku” ucap sosok itu pada sosok yang mematahkan tangan Long Huo.


Bhugg…. Tubuh Long Huo yang kedua tangannya sudah patah dilemparkan ke depan sosok yang telah meletakkan Qin Tian tersebut.


“Qi… Qin Meng Tian” ucap Leluhur Long Huo terbata melihat sosok di depannya.


"Menjadikan kemenangan putraku sebagai alasan untuk mengambil pusaka leluhur kami! benar benar tidak bermoral!" teriak Qin Meng Tian mencekik leher Long Huo

__ADS_1


"Arkk" Suara leluhur Long Huo yang di cekik Qin Meng Tian


“I... itu Master Wu. . ..” Gumam Patriak Qin Nan dan para pendekar yang menyaksikan seleksi murid akademi Yanshan terkejut tidak menyangka sosok duta besar akademi tersebut adalah teman Qin Meng Tian.


__ADS_2