Legenda Pendekar Tombak Langit

Legenda Pendekar Tombak Langit
PART 40 Membunuh Yi Rong


__ADS_3

PART 40 Membunuh Yi Rong


“Seorang yang berlindung di balik nama besar orang tuannya tidak akan pernah belajar arti perjuangan” ucap Qin Tian dengan nada mencela membuat Yi Rong menjadi murka


“Ha ha ha, sudah hampir mati masih banyak bicara” ucap Yi Rong


“Ternyata hanya semut kecil” gumam salah satu jendral klan Yi meremehkan Qin Tian


“Jendral aku tidak membuat keslahan, bocah ini yang memuat keributan ambil keputusan sebelum datang penyesalan!” ucap Qin Tian dengan tegas menatap ketiga jendral tersebut


“Benar dan salah adalah urusan berbeda, tugas kami hanya melindungi Tuan muda” jawab seorang jendral bernama Yi Shan menunjukkan sikapnnya


“Baiklah, jangan salahkan aku jika aku membunuh kalian bertiga” ucap Qin Tian dengan santai membuat ketiga jendral tersebut dan Yi rong tertawa.


“Dasar katak dalam tempurung, tidak mengerti perbedaan kekuatan. Mereka adalah jendral terbaik klan Yi” ucap Yi rong dengan bangga memperkenalkan


Whus…. Qin Tian mengedarkan kekuatannya yang berada pada ranah master tahap dasar membuat ketiga jendral itu terkejut.


“Cukup berbakat, pantas saja berani menentang kita” ucap jendral Yi Mao yang melihat Qin Tian belum genap dua puluh tahun namun sudah mencapai ranah master.


Dengan sigap jendral Yi Shan membuat segel tangan lalu mengurung mereka dalam sebuah kubah untuk menghindari pengawasan otoritas kota.


Jendral Yi Mao membuat segel tangan lalu dari langit berkumpul awan hitam kemudian muncul pedang raksasa yang diselimuti kekuatan langit yang sangat mengerikan dari kumpulan awan hitam tersebut.


Pedang itu perlahan turun menembus awan menggetarkan langit kota perak.


“Pedang langit sembilan petir” teriak jendral Yi Mao lalu dengan segera pedang raksasa yang mengandung kekuatan langit dengan balutan petir yang berderik secepat kilat melesak ke arah Qin Tian.


Qin Tian yang melihat itu mengangkat sudut bibirnya memberikan setengah senyuman yang mengandung banyak makna dalam senyumnya.


Saat teknik pedang langit sembilan petir milik jendral Mao hampir mengenai Qin Tian dengan santai Qin Tian menjentikkan jarinya yang seketika memutus hubungan teknik itu dengan jendral Yi Mao.

__ADS_1


“Apa!” ketiga jendral itu tidak percaya teknik terkuat jendral Yi Mao yang ingin menghabisi Qin Tian dalam sekali serangan dengan mudah dipatahkan Qin Tian.


“Kekuatan langit tidak sesederhana yang kalian pikirkan, aku akan menunjukkan kekuatan langit yang sesungguhnya pada kalian” ucap Qin Tian dengan santai.


Dengan tenang Qin Tian mengangkat dua jari kanannya ke atas lalu seketika pedang raksasa yang diselimuti petir itu tunduk dibawah kendali Qin Tian.


Whus…. Armor langit biru terlihat membalut tubuh Qin Tian membuat dirinya menjadi seperti ksatria yang siap melibas musuhnya, tidak hanya itu pedang langit sembilan petir yang kini berada di bawah kendali Qin Tian memancarkan aura pedang yang tajam bahkan membuat tengkuk para jendral menjadi ngilu.


“A… armor langit biru” ucap ketiga jendral tersebut terbata menatap armor langit biru yang legendaris terpasang di tubuh Qin Tian.


Melihat armor itu membuat ketiga jendral tersebut mengerti kenapa Qin Tian dapat dengan mudah mematahkan teknik milik jendral Yi Moa, karena pada dasarnya pemilik armor langit biru adalah mereka yang menguasai misteri kekuatan langit dan dapat mengendalikannya dengan sempurna, melawan sang pemilik armor langit biru dengan kekuatan langit sama saja dengan membunuh diri sendiri.


Di sisi lain Yi Rong yang tidak mengerti apa yang terjadi berusaha lari namun karena kubah pelindung yang dipasang jendral Yi Shan dia tidak bisa lari dari tempat itu.


Qin Tian melambaikan tangannya dengan lembut lalu seketika kubah transparan yang dibuat Yi Shan hancur kemudian berganti kubah biru dengan kekuatan perlindungan yang lebih kuat dari milik Yi Shan.


Qin Tian mengarahkan jarinya ke arah Yi Mao, seketika pedang raksasa dengan balutan petir milik Yi Mao yang sudah diperkuat melesat menyerang Yi Mao.


“Saudara Mao” ucap Jendral Yi Shan dan Yi Shi bersamaan


“B*****an!” teriak Yi Shi melesat menyerang Qin Tian dengan serangan tapaknya


Dhuar…. Serangan itu mengenai pedang raksasa sembilan petir yang melindungi Qin Tian


“Saudara” teriak Yi Shi meminta bantuan Yi Shan


“Hancurkan Pedang ini baru kita membunuh b*****an itu” teriak Yi Shi murka


“Baik” jawab Yi Shan segera melesat mengumpulkan seluruh energinya pada tapak tangannya menyerang pedang raksasa yang melindungi Qin Tian.


Dhaur…. Ledakan bergema menggetarkan kubah pelindung yang dibuat Qin Tian

__ADS_1


Petir yang berderik pada bilah pedang raksasa itu bergerak melilit tangan Yi Shan dan Yi Shi


“Celaka!” teriak mereka bersamaan saat petir pada pedang raksasa itu mengunci pergerakan mereka.


Qin Tian mengepalkan tangannya


Dhuar…. Ledakan bergema dengan debu bercampur darah memercik kemana mana.


Qin Tian meledakkan pedang raksasa Yi Mao membawa Yi Shan dan Yi Shi meledak bersama pedang tersebut membuat tubuh mereka tidak tersisa kecuali darah dan daging yang sudah seperti debu.


Whus…. Qin Tian melesat ke arah Yi Rong lalu mencengkram lehernya


“Aa…. Ampun tuan” ucap Yi Rong terbata dengan wajah pucat pasi dan keringat dingin yang mengalir dari setiap inci tubuhnya


“Aku sudah memberi mu kesempatan berharap kau berubah, tapi kebaikan ku kau balas dengan penyerangan. Tidak ada pengampunan!” ucap Qin Tian tegas dengan melepaskan aura langit dan aura spiritualnya yang membuat Yi Rong hampir tidak bisa bernafas di bawah tekanan kekuatan itu.


Whus…. Kabut biru mengalir dari tangan Qin Tian yang mencengkram leher Yi rong, lalu perlahan kabut itu memasuki tubuh Yi Rong yang disambut teriakan mengenaskan dari Yi Rong.


“Argghh…. Arghhh” Yi Rong meraung menahan kekuatan besar yang masuk kedalam tubuhnya secara paksa lalu menghancurkan sel sel tubuhnya secara perlahan.


Dhuar…. Tubuh Yi Rong meledak saat fisiknya tidak mampu menahan kekuatan yang masuk dengan brutal ke tubuhnya.


Di hadapan ke lima pengawal Yi Rong yang ketakutan Qin Tian mengeluarkan pedang langit lalu mengangkatnya ke atas.


“Aku telah salah memberikan pengampunan kepada kalian, maka sekarang aku bersumpah akan menghapus orang yang menggunakan kekuasaan untuk menindas orang lain” ucap Qin Tian bersumpah untuk membasmi orang orang seperti Yi Rong yang dengan identitas ayahnya dirinya dengan semena mena menyakiti orang lain bahkan membunuhnya.


“Ampun tuan” ucap ke lima penjaga Yi rong tersebut.


Tanpa menghiraukan permohonan kelima penjaga itu, Qin Tian menebaskan pedang langit pada leher mereka.


“Pengampunan Ku adalah memberi kematian yang mudah pada kalian” ucap Qin Tian setelah membunuh kelima pengawal tersebut.

__ADS_1


Qin Tian lalu membalikkan diri berniat melanjutkan perjalanannya, namun belum sempat dirinya melangkah kekuatan besar dengan cepat melesat ke arahnya menyerang Qin Tian dengan serangan tapaknya.


__ADS_2