
PART 49 MEMBUBARKAN SEKTE SERIGALA PERAK
Yin Taizu yang telah bertransformasi menjadi manusia perak lalu meraih leher Qin Tian, kemudian mencekik Qin Tian hingga membuatnya sulit bernafas.
Yin Taizhu kemudian mengepalkan tangan kanannya lalu meninju Qin Tian dengan tinju peraknya.
Darah segar mengalir dari wajah Qin Tian, dari hidung, mulut, dan pelipis matanya mengalir darah segar akibat pukulan Yin Taizu.
Yin Taizu kembali mengayunkan tangannya lalu meninju perut Qin Tian “uhukk” Qin Tian memuntaahkan seteguk darah segar dari mulutnya.
Tangan kanan Qin Tian yang sudah tidak berdaya terlihat bergerak, jari telunjuk dan tengahnya seperti mengarahkan sesuatu.
Seketika pedang langit biru Qin Tian bergerak mengikuti kendali dari Qin Tian melesat menyerang Yin Taizu lalu meledak ketika mengenai tubuh perak Yin Taizu.
“Dhuar….” Ledakan dahsyat terdengar mengguncang kawasan tersebut
Yin Taizu yang belakangnya terkena ledakan pedang langit biru Qin Tian seketika melempar Qin Tian dari genggaman tangannya bersamaan dengan tubuh bagian belakangnya yang hancur akibat ledakan dahsyat tersebut.
“Argh… Ba****an!” teriak Yin Taizu menahan rasa sakit di baian tubuhnya yang rusak.
Di sisi lain terlihat para murid yang menahan formasi untuk menyalurkan kekuatan mereka agar Yin Taizu terus berada pada ranah pertapa terlempar akibat serangan balik dari kekuatan besar yang dilepskan Qin Tian.
“Uhukk…. Uhukkk” murid terbaik sekte serigala perak yang kini tersisa sembilan puluh murid memuntahkan darah dari mulut mereka sambil terus menahan formasi menjaga kekuatan ketua sekte mereka.
Tubuh perak Yin Taizu yang hancur perlahan pulih kembali menjadi seperti tidak terjadi apa apa.
“Ha ha ha, kau kira serangan seperti itu bisa melukaiku” Yin Taizu tertawa saat tubuh peraknya kembali utuh seperti tidak terjadi apa apa.
“Mati!” teriak Yin Taizu bergerak menyerang Qin Tian dengan tangan kananya yang berubah menjadi seperti pisau berwarna perak
Di sisi lain, Qin Tian yang sudah babak belur akibat serangan Yin Taizu menyeka darah segar yang mengalir di wajahnya.
__ADS_1
Whuss…. Tongkat sakti dewa bumi muncul di genggaman tangan Qin Tian, seketika aura langit dan bumi dari armor langit biru dan tongkat dewa bumi bersatu lalu menghasilkan aura penyembuhan yang sangat kuat masuk kedalam tubuh Qin Tian mengobati setiap sel sel dalam tubuh Qin Tian.
Seketika luka luka yang diterima Qin Tian dipulihkan, tidak hanya luka fisik, luka dalam dan kekuatan Qin Tian juga dikembalikan dalam kondisi yang lebih baik dari sebelumnya, bahkan dua kali lipat dari kekuatan Qin Tian yang sebelumnya.
“Kyatt….” Yin Taizu mengayunkan tangan kanannya yang sudah berubah menjadi pedang ke arah Qin Tian
Melihat itu Qin Tian segera merentangkan tongkat sakti dewa bumi miliknya menahan tebasan pedang Yin Taizu.
Tingg…. Suara dentingan terdengar saat tangan kanan Yin Taizu yang sudah berubah menjadi pedang perak beradu dengan tongkat sakti dewa bumi milik Qin Tian
“Arrgghhh….” Qin Tian meraung mengeluarkan seluruh kekuatannya melawan Yin Taizu hingga membuat Yin Taizu terdorong beberapa Langkah
“Jurus pertama, tarian dewa bumi!” teriak Qin Tian melesat menyerang Yin Taizu dengan tongkat sakti dewa bumi
Melihat Qin Tian yang menuju ke arahnya ditambah tekanan aura yang sangat kuat dari tongkat sakti dewa bumi tersebut membuat Yin Taizu bersiap menahan serangan Qin Tian
“Ba****an, mati kau!” teriak Yin Taizu menebas Qin Tian yang melompat menyerang Yin Taizu
Namun saat tangan Yin Taizu yang sudah berubah menjadi pedang perak itu hampir mengenai leher Qin Tian, Qin Tian dengan lembut memutar tubuhnya lalu mengayunkan tongkat sakti dewa bumi itu ke belakang Yin Taizu
“Keterampilan dewa bumi, jurus kedua, pukulan bertubi tubi” teriak Qin Tian saat tubuhnya masih berada di udara kembali menyerang Yin Taizu
Qin Tian kembali memutar tubuhnya hingga berada di dekat kaki kiri Yin Taizu lalu kembali mengayunkan tongkat saktinya ke kaki kiri Yin Taizu, kemudian mengayunkan tongkatnya lalu memukul kaki kanan Yin Taizu membuat Yin Taizu berlutut membelakangi Qin Tian membuat kepala Yin Taizu tepat berada di depan Qin Tian.
Qin Tian mengayunkan tongkatnya dengan seluruh kekuatannya menyerang Yin Taizu dengan tongkat sakti dewa bumi miliknya.
“Arrgghhh….” Yin Taizu meraung bersamaan dengan suara dentingan logam yang bertabrakan terdengar
Bhugg…. Tubuh Yin Taizu terjatuh dengan kepala yang sudah seperti logam yang tidak beraturan.
Dhuar…. Suara ledakan terdengar menggetarkan kawasan itu
__ADS_1
“Arghh” suara teriakan para murid sekte serigala perak saat formasi mereka hancur lalu menimbulkan efek serangan balik pada murid yang menjaga formasi dan murid yang melindungi formasi.
“Sangat kuat, dia bahkan bisa mengalahkan pendekar tingkat pertapa dasar” gumam para pendekar yang menyaksikan pertempuran itu dari jauh menatap Qin Tian dengan takjub.
Whuss…. Qin Tian dengan tongkat sakti dewa bumi perlahan turun di depan puluhan murid sekte serigala perak yang tersisa.
Melihat kedatangan Qin Tian para murid yang masih bisa bertahan segera berlutut memohon pengampunan pada Qin Tian
“Tuan muda mohon pengampunannya” ucap para murid bersamaan bersujud sambil menangis di hadapan Qin Tian.
“Serahkan cincin penyimpanan kalian” ucap Qin Tian dengan tegas.
Dengan segera puluhan murid itu melepaskan cincin penyimpanan mereka lalu menyerahkannya kepada Qin Tian lalu kembali bersujud di depan Qin Tian.
“Sekarang potong tangan kiri kalian sebagai peringatan untuk kalian agar tidak berbuat kejahatan” ucap Qin Tian sekali lagi membuat para pendekar yang melihat itu dari jauh bergidik ngeri dengan hukuman Qin Tian.
“Ba… baik tuan” ucap para murid tanpa berani membantah perkataan Qin Tian, karena bagi mereka lebih baik kehilangan tangan daripada kehilangan nyawa mereka.
“Aarrgghh….” Para murid meraung menahan sakit saat mereka bergiliran saling mem*tong lengan satu sama lain.
“Kali ini aku mengampuni kalian, sekarang kembali ke sekte dan katakana bahwa hari ini, Aku Qin Tian secara resmi membubarkan sekte serigala perak, jika ada yang keberatan maka dia akan berhadapan dengan ku!” ucap Qin Tian dengan tegas membuat para murid terdiam lalu segera berterimakasih kepada Qin Tian takut Qin Tian akan berubah pikiran.
“Terimakasih tuan muda Qin Tian” ucap para murid sambil berlutut lalu segera kembali kesekte mereka.
“benar benar monster” ucap para pendekar yang melihat kejadin itu dengan bergidik
Qin Tian membalikkan badan berrencana pergi meninggalkan tempat itu, namun belum sempat Qin Tian pergi tiba tiba udara bergetar bersamaan dengan aura kekuatan yang sangat bersar datang mendekat ke arah Qin Tian.
Whuss…. Tuan Kota Zhang muncul di depan Qin Tian lalu bersujud di depan Qin Tian yang diikuti oleh Jendral Liu, Jendral Ming, Liu Xing, Liu Ying, dan rombongan pasukan yang datang bersama Tuan Kota Zhang.
“Hormat kepada Tuan kota Qin Tian” ucap Tuan Kota Zhang, yang segera diikuti para jendral dan pasukan itu membuat para pendekaar yang melihat kejadian itu dari jauh ternganga.
__ADS_1
Mohon maaf telat, author ketiduran 🙏
Satu bab dulu ya🙏