Legenda Pendekar Tombak Langit

Legenda Pendekar Tombak Langit
PART 36 PEMBANTAIAN DI SEKTE NAGA TERBANG


__ADS_3

PART 36 PEMBANTAIAN DI SEKTE NAGA TERBANG


Di tempat yang sangat kacau, terlihat seorang paruh baya dengan rambut yang sepenuhnya putih menggantung di tangan seorang dengan aura pembunuhan yang sangat kuat.


Sosok itu adalah Long Huo yang merintih menahan cekikan Qin Meng Tian.


Dhuar…. Ledakan dahsyat terdengar dari arah Qin Meng Tian dan leluhur Long Huo bersamaan dengan teriakan Long Hong yang menangisi leluhurnya.


Ledakan dahsyat itu adalah tubuh Long Huo yang meledak di tangan sosok kekar dengan wajah maskulin itu adalah Qin Meng Tian namun sesuatu berubah dalam dirinya dimana Qin Meng Tian terlihat lebih muda dengan badan yang dipenuhi otot dan urat yang menunjukkan kekuatan di setiap inci tubuhnya.


Setelah Long Huo terbunuh Qin Meng Tian dengan cepat melesat ke arah Long Hong dengan segera melancarkan serangan tombak putih spiritual miliknya


Dhuar…. Serangan tunggal Qin Meng Tian mengenai jantung Long Hong lalu membunuhnya


Di sisi lain, Master Wu bersama ke empat muridnya juga telah berhasil membunuh tetua agung Long Shui dan pasukan elit tingkat tinggi sekte naga terbang.


“Saudara kedua” ucap Qin Nan menemui Qin Meng Tian dengan tatapan penuh pertanyaan saat melihat perubahan fisik Qin Meng Tian dan merasakan aura kekuatan yang berada pada ranah pertapa yang terpancar dari tubuh Qin Meng Tian.


Melihat tatapan Qin Nan dan semua orang Qin Meng Tian lalu menceritakan pertemuannya dengan teman lamannya di hutan teratai perak.


_________________


Di sebuah hutan yang dipenuhi tanaman besar yang rindang terlihat dua sosok dengan perbedaan kekuatan yang sangat besar saling bertarung.


Meskipun perbedaan kekuatan kedua sosok tersebut sangatlah jauh bahkan lebih jauh dari jarak langit dan bumi namun jika dilihat dari cara bertarungnya sosok lemah itu sepertinya memiliki pengalaman bertarung yang sangat kaya yang membuatnya bisa bertahan dari serangan seorang yang berada pada ranah langit sedangkan dirinya hanya berada di ranah peserta.


“Ha ha ha, ternyata kehebatan bertarung mu tidak menurun” ucap sosok kuat itu yang secara alami adalah Master Wu


Di sisi lain ke empat duta akademi Yanshan yang pergi meninggalkan alun alun kota sampai di hutan teratai perak dan menyaksikan pertempuran tersebut dari jauh tanpa berani mendekatinya.


“I… itu” ucap Yan Zhen terbata melihat sosok dengan kultivasi tingkat peserta bertarung melawan gurunya yang berada pada kultivasi tingkat langit


“Master Qin” ucap Yan Zhen dan tiga duta akademi YanShan lainnya bersamaan.

__ADS_1


“Ternyata ini urusan penting yang guru maksud” ucap Yun Fei dengan berbisik.


Akademi Yanshan memiliki banyak master spiritual salah satu master spiritual terebut adalah Master Wu, namun selainMaster Wu juga terdapat master lain yang tidak kalah hebatnya salah satu master tersebut adalah Qin Meng Tian yang merupakan master tingkat tinggi akademi Yanshan.


Perekrutan murid akademi Yanshan di kota batu merupakan permintaan langsung Master Wu dengan tujuan untuk mencari teman lamanya yang menghilang enam tahun yang lalu.


Master Wu setelah mengetahui berita kejatuhan Qin Meng Tian dan tentang segel yang mengurung kekuatannya secara diam diam mencari informasi tentang segel tersebut dan mencari cara untuk melepaskan segel tersebut.


Setelah dia menemukan cara untuk melepaskan segel tersebut Master Wu dengan segera memerintahkan empat murid kepercayaannya untuk membersamainnya melakukan perekrutan murid di kota batu setelah mendapat izin dari master tertinggi.


Saat berada di kota batu, Master Wu melepaskan jiwa spiritualnya untuk mencari keberadaan Qin Meng Tian hingga akhirnya dia menemukan Qin Meng Tian di hutan teratai perak.


“Saudara Yuan” ucap Qin Meng Tian tidak percaya menatap Master Wu Yuan di depannya


“Saudara Meng Tian” ucap Master Wu yang segera memeluk Qin Meng Tian dengan hangat


“Saudara, aku sudah tau tentang segel di tubuhmu, dan aku juga sudah menyelidikinya” ucap Mu Yuan menatap Qin Meng Tian dengan serius.


“Saudara aku juga sudah menemukan cara muntuk melepaskan segel tersebut” ucap Master Wu membuat Qin Meng Tian seakan tidak percaya dengan perkataan Master Wu


Master Wu menjeda katanya sejenak,


“Kalian keluarlah!” ucap Master Wu kepada empat muridnya yang masih bersembunyi tidak berani mengganggu pertemuan kedua master mereka itu.


“Guru Qin” ucap Yan Zhen dan ketiga temannya menyapa Qin Meng Tian menangkupkan tanannya dengan hormat yang di jawab dengan anggukan Qin Meng Tian.


“Kalian sudah sangat berkembang, aku merasa tidak pantas menerim sebutan guru dari kalian” ucap Qin Meng Tian tertawa ringan


“Murid tidak berani, Guru mengajarkan kami bahwa guru seperti seorang Ayah, sekali guru tetaplah guru” jawab ke empat murid itu mengingat apa yang pernah di ajarkan Qin Meng Tian kepad mereka


Whuss…. Master Wu mengibaskan tangannya menyegel tempat itu lalu bersiap melepaskan segel dari tubuh Qin Meng Tian


“Saudara bersiaplah” ucap Master Wu pada Qin Meng Tian

__ADS_1


“Kalian berempat jaga tempat ini” perintah Master Wu pada keempat muridnya


“Baik Guru!” jawab mereka dengan sigap berpencar melindungi kedua guru mereka itu.


___________


“Master Qin Meng Tian” gumam Qin Nan yang tidak mengetahui identitas lain dari saudaranya menatap Qin Meng Tian dengan penuh kekaguman membuat Qin Meng Tian hanya bisa tertawa menatap saudara pertamanya itu.


Seluruh pasukan Sekte naga terbang yang menyerang klan Qin sudah dibasmi, Qin Meng Tian memberi perintah untuk mengumpulkan seluruh murid klan yang berada pada tingkat master keatas untuk mengikutinya menyerang sekte naga terbang dan menghilangkan sekte tersebut dari peta kota batu.


Setelah menyerahkan Qin Tian yang pingsan kepada tetua Qin Liang, Qin Meng Tian bersama Master Wu, Yan Zhen, Yan Li, Yun Fei, Shan feng dan tujuh ribu pasukan tingkat master ke atas tidak hanya itu juga ada patriak klan Jin, Jin kong bersama seribu pasukan elitnya yang siap membantu klan Qin menghabisi sekte naga terbang.


Di kota batu, pergerakan pasukan besar sekali lagi menjadi pembicaraan di kedai kedai dan penginapan.


Di sana mereka membicarakan pasukan besaar sekte naga terbang yang tidak kembali ke sektenya, dan pergerakan pasukan klan Qin yang menuju sekte naga terbang.


“Ternyata klan bangsawan Qin sangat hebat, bahkan bisa mengalahkan sekte besar seperti sekte naga terbang, benar benar mengerikan” ucap para pengunjung kedai membicarakan penyerangan klan Qin.


“Aku mendengar kabar bahwa sang legendari klan Qin telah bangkit dari jatuhnya, ini benar benar akan mengubah reputasi klan Qin” pengunjung lain menimpali


__________


Di sekte naga terbang, pasukan Qin Meng Tian dengan mudah berhasil menerobos setiap perisai perlindungan yang dipasang untuk melindungi sekte naga terbang.


“Sekte Naga Terbang, hari ini adalah hari kehancuran kalian!” teriak Qin Meng Tian yang bergema di seluruh kawasan sekte naga terbang di susul suara ledakan dari serangan pasukan klan Qin yang segera memporak porandakan tempat tersebut.


“Tuan ampuni kami” ucap para murid memohon pengampunan kepada Qin Meng Tian


“Keserakahan pemimpin kalian adalah bencana bagi kalian, jika kami tidak kuat apakah kalian akan mengampuni kami?” ucap Qin Meng Tian yang membuat murid sekte naga terbang seketika terdiam.


“Sisir setiap tempat, bersihkan hingga akar akarnya!” perintah Qin Meng Tian tegas kepada seluruh pasukannya


“Baik” jawab seluruh pasukan serempak dengan sigap membantai seluruh murid sekte naga terbang hingga tidak tersisa.

__ADS_1


__ADS_2