
PART 41 YI QUAN
Dhuar…. Qin Tian mundur lima langkah menerima serangan sosok itu.
“B*****an, setelah kau membunuh putraku kau ingin bebas di kota ini, ha ha ha” ucap sosok paruh baya menatap Qin Tian dengan penuh kebencian
“Rong er” ucap sosok dengan rambut yang memutih sebagian itu memeluk pasir yang bercampur darah menangisi putranya.
Qin Tian yang melihat sosok itu menangisi Yi Rong segera tau jika sosok di depannya adalah Yi Quan patriak klan Yi.
Whung…. Udara bergetar bersamaan dengan lingkaran cahaya berwarna hijau yang keluar dari tubuh Yi Quan lalu berpecah menjadi dua lingkaran cahaya hijau.
“Mati!” teriak Yi Quan sambil melancarkan serangan tapaknya ke arah Qin Tian
Dhuar…. Serangan Yi Quan beradu dengan serangan tapak Qin Tian membuat Qin Tian terdorong lima langkah sementara Yi Quan hanya mundur satu langkah
“Sangat kuat” batin Yi Quan yang merasakan kekuatan Qin Tian yang hanya berada di ranah Master dasar namun mampu menahan serangannya yang berada di tahap raja menengah tanpa terluka.
“Yi Quan, aku telah membersihkan klan Yi dari duri yang sewaktu waktu mengenai tubuh klan Yi namun kau tidak tau berterimakasih!” ucap Qin Tian dengan tegas pada sosok paruh baya tersebut.
“Dasar tidak tau sopan santun!” teriak Yi Quan
“Ha ha ha, kau mengajariku sopan santun, namun anak sendiri tidak tau sopan santun bahkan dengan semena mena memukuli orang tua” ucap Qin Tian membuat Yi Quan terdiam dengan wajah yang memerah
“Ba****an!” teriak Yi Quan kembali menyerang Qin Tian dengan serangan tapaknya
Dhuar…. Qin Tian terlempar akibat serangan Yi Quan
Whus…. Qin Tian mengepakkan sayap langit biru miliknya membuat Yi Qian terkejut
Tidak jauh dari tempat pertarungan tersebut, terlihat tiga orang dengan zirah perang yang terpasang di tubuhnya juga tidak kalah terkejutnya dengan Yi Quan ketika melihat Qin Tian mengeluarkan sayap Gong Qi miliknya.
“Masih ditingkat master tapi sudah bisa mengaktifkan saying Gong Qi” gumam mereka tidak percaya
Qin Tian melesat dengan cepat menyerang Yi Quan.
Kabut biru segera keluar dari tubuhnya lalu menyeimuti tangan kanannya.
Dhuar…. Tapak biru Qin Tian mengenai dada Yi Quan dengan telak melemparnya hingga jauh ke belakang.
__ADS_1
Tidak memberikan kesempatan pada Yi Quan, dengan segera Qin Tian membentuk tombak spiritual dari kekuatan langit yang dia gabungkan dengan kekuatan spiritualnya.
Dhuar… Dhuar…. Puluhan tombak spiritual Qin Tian mengenai Yi Quan
Yi Quan dengan pakaian yang penuh sobekan dan berlumuran darah mengibaskan tangannya dengan marah.
“Ba****an, aku tidak akan memaafkan mu!” teriak Yi Quan membentuk segel tangan lalu dari belakangnya muncul lingkaran dengan pola kuno seketika lingkaran itu mengeluarkan cahaya yang menyilaukan.
Setelah cahaya itu meredup terlihat Yi Quan bertransformasi menjadi Kera api raksasa dengan kekuatan yang berada pada ranah kaisar tahap awal bersiap menyerang Qin Tian.
Qin Tian yang tau dengan kekuatannya sekarang kemungkinan mampu membunuh Yi Quan kurang dari dua puluh lima persen terus berpikir cara menyelamatkan diri.
“Sial! Kekuatanku tidak cukup kuat” batin Qin Tian
Dhuar…. Kera raksasa menghantam Qin Tian dengan tinju api miliknya.
Dhuar… dhuar… Qin Tian terus menahan serangan kera api raksasa Yi Quan
“Arghh…” Qin Tian terlempar menghantam bangunan di kota itu.
Yi Quan dalam wujud keranya memusatkan serangan pada tinju kanannya lalu seketika api di tangan membesar, saat Yi Quan mengayunkan tangannya tiba tiba langit bergetar bersamaan dengan kemunculan tiga sosok berbaju besi yang mengawasi pertempuran tersebut sebelumnya.
Melihat sosok itu segera Yi Quan kembali pada wujud manusiannya lalu memberi hormt pada sosok tersebut.
“Hormat pada tuan kota Zhang” ucap Yi Quan menangkupkan tangannya dengan hormat.
Sosok yang disebut Tuan Kota Zhang itu lalu menatap Yi Quan meminta penjelasan tentang kejadian tersebut.
“Tuan, dia telah membunuh putra ku dan ketiga jendral terbaik klan Yi, mohon keadilannya tuan” ucap Yi Quan
“Apa!” ketiga sosok tersebut membatin terkejut tidak menyangka seorang pemuda yang hanya berada pada ranah Master tahap dasar mampu melawan tiga jendral terbaik klan Yi yang sudah berada pada ranah puncak gran master.
“Nak?” Tuan Kota Zhang bertanya pad Qin Tian
“Benar, aku yang membunuh mereka semua, namun itu semua memiliki alasan” jawab Qin Tian dengan tegas membuat ketiga sosok tersebut kagum dengan keberanian Qin Tian
“Tuan, mohon untuk berhati hati, aku yakin latar belakang anak ini tidak bisa diremehkan” ucap Jendral Ming yang berada di belakang Tuan Zhang berbicara melalui telepati dengan hormat yang dijawab dengan anggukn dari tuan Zhang.
Tuan Kota Zhang yang berada pada tahap pertapa terbang tanpa perlu menggunakan sayap Goang Qi meletakkan tangan kanannya di atas telapk tangan kirinya bertanya pada Qin Tian dengan penuh wibawa.
__ADS_1
“Siapa nama mu nak?” tanya Tuan Zhang
“Aku Qin Tian, putra Qin Meng Tian dari kota batu” jawab Qin Tian memperkenalkan dirinya dengan tegas.
“Apa!” Yi Quan terkejut
Di sisi lain, Tuan Zhang dan kedua pengawalnya juga tidak kalah terkejutnya tidak menyangka sosok pemuda di depan mereka adalah putra dari sang legenda kota batu.
“Jika kalian membunuhku di sini, aku yakin kota perak akan hilang dari peta benua Gong Qi” ucap Qin Tian dengan tegas membuat Tuan Zhang segera menurunkan dominasinya.
“Omong kosong, jika kami membunuh mu di sini, tidak akan ada orang yang tau!” ucap Yi Quan yang sudah emosi
“Tuan Kota, apa tindakan yang akan tuan ambil?” tanya Qin Tian tanpa menghiraukan tindakan Yi Quan
Tuan Zhang yang berada dalam pilihan yang sulit terdiam memikirkan apa yang harus di pilih.
“Tuan jangan percaya padanya, dia hanya menggunakan nama besar Qin Meng Tian untuk melindungi dirnya” ucap Yi Quan agar Tuan Zhang tidak mendenarkan perkataan Qin Tian.
“Nak, apa yang bisa membuktika kebenaran perkataan mu?” tanya Tuan Zhang
“Apakah seseorang yang berbuat kebenaran harus dipersulit?” tanya Qin Tian sekali lagi membuat Tuan Zhang terdiam
“Jaga sikap mu pada Tuan Kota!” ucap Jendral Liu pengwal Tuang Zhang dengan tegas pada Qin Tian
Tuan Zhang megangkat tangan kanannya memberi isyarat pada jendral Liu untuk tidak bersikap kasar.
Melihat Tuan Zhang yang terus berpikir Qin Tian lalu menunjukkan Lencana Emas dengan gambar tiga buah gunung yang berlatar langit biru membuat Tuan Zhan dan kedua jendralnya terkejut.
“Master Akademi Yanshan” gumam Tuan Zhang bergidik melihat lencana yang ditunjukkan Qin Tian
“Apa tindakan yang akan dilakukan pihak otoritas kota?” tanya Qin Tian
“Tuan Muda, kami akan menindak Yi Quan, Tuan Muda aman di kota ini” ucap Tuan Kota Zhang mengubah panggilannya pada Qin Tian dan bersikap sangat hormat pada Qin Tian.
“Mati!” teriak Yi Quan yang putus asa menyerang Qin Tian dengan seluruh kekuatannya
“Dhuar….
_______________
__ADS_1
Mohon maaf temen temen cuma 1 chapter🙏, author lagi dikejar deadline yang menumpuk, jadi author selesaiin tugas kuliah dulu mohon maaf ya🙏.