Lelaki Bayaranku

Lelaki Bayaranku
Asing Dirumah Sendiri


__ADS_3

Seperti janji Daddy Alexa pada Bi Sandra, Haikal tetap kuliah dan bekerja di kantor Daddy nya sebagai Manager. selain itu, Haikal juga tinggal serumah dengan Alexa dan Agung. Haikal juga sangat tampan, tinggi, putih, berwajah cute, sopan namun pendiam, jadi kehadiran nya juga tidak begitu terlihat dirumah Alexa.


Pagi dihari pertama Agung dan Alexa berumah tangga, Alexa tetap pergi bekerja, Mom, Dad, Grandma, Bi Sandra dan suaminya sudah tidak berada dirumah itu lagi. Mom and Daddy Alexa sudah kembali keluar kota, pada pekerjaan mereka masing-masing. Bi Sandra dan suaminya sudah kembali ke kampung, sedangkan Grandma ikut Bi Sandra ke kampung. Karena Grandma rindu suasana kampung. Jadi Di rumah yang megah itu sekarang yang awalnya hanya tinggal seorang gadis cantik dengan beberapa pelayan. Sekarang sudah di dampingi oleh dua pangeran Tampan.


Alexa sudah berpakaian rapi, dia menggunakan kaos putih yang di lapisi blazer hitam dan jeans pensil berwarna Hitam juga. serta menggunakan highil ukuran tiga senti yang berwarna putih, membuat kaki nya yang putih bersih itu menjadi semakin indah dipandang mata. Alexa berdiri di depan cermin, kemudian dia tersenyum dan berkata


"Semangat cantik, bersiaplah melakukan rutinitas mu kembali". Alexa menyemangati diri nya sendiri.


Rasa nya ada yang aneh, tapi Alexa tidak tau apa itu. Alexa tidak menyadari bahwasanya di kamar dia hanya sendiri, tidak ada Agung disana, lalu dia turun ke bawah untuk sarapan. sesampai di meja makan Alexa kaget, ternyata ada dua pemuda yang telah duduk di meja makan. Agung duduk di kursi meja makan sebelah kanan yang mana lebih dekat ke arah pintu dapur, sedangkan Haikal duduk di sebelah kiri, yang lebih dekat ke pintu ruang keluarga.

__ADS_1


Alexa lalu mendekat dan duduk ditengah tengah antara mereka berdua. lebih tepatnya di kursi makan kepala keluarga, dimana biasanya Daddy yang duduk disana. "Kalian semalam tidak pulang kerumah kalian?" tanya Alexa santai. "Pulang? , aku kan suami kamu sekarang mbak , memang mau pulang kemana lagi? " tanya Agung sinis. "Ya... mana tau kamu kangen Mommy kamu kan, secara kamu kan baru pertama disini". jawab Alexa asal. Agung langsung cemberut dan berusaha menenangkan diri nya sendiri. "Sabar Agung..., sabar..., dia memang aslinya menjengkelkan". Batin Agung.


Lalu Alexa menoleh ke arah Haikal, dia terlihat tenang dan asyik dengan sarapan nya, sebuah roti yang telah dioles mentega dan seres, sudah terletak di atas piring nya, dia terlihat asyik memotong roti itu kecil dan melahapnya tenang, tanpa melihat ke kiri dan ke kanan sedikitpun. "Kamu kenapa masih disini? ". Tanya Alexa ke pada Haikal.


Haikal menoleh ke arah Alexa. "Mbak lupa?, kalau saya sekarang adalah penghuni rumah ini juga?," jawaban yang singkat tapi bikin kesal. Seketika Alexa dan Agung melihat ke arah Haikal dengan perasaan tidak percaya dengan ucapan Haikal yang singkat tapi tegas dan dingin. Alexa kemudian berusaha mengisi slai pada roti nya dengan perasaan kesal. "Apa-apaan sih ni bocah?, ditanya jawab nya sinis gitu". Namun Haikal kembali menikmati makanan nya seakan tidak peduli dengan keberadaan Alexa dan Agung. Ini adalah sarapan mereka yang pertaman dan karena jawaban Haikal yang dingin, mereka akhirnya menikmati sarapan tanpa bersuara sedikitpun.


Begitu selesai menikmati sarapan nya, Haikal lalu berdiri "Maaf mbak, saya pamit dulu, saya ada class pagi ini " .Dan dia pun berlalu meninggalkan Alexa dan Agung yang masih tidak percaya dengan sikap cuek anak tadi. Dia bersikap terlalu santai, seakan rumah ini memang miliknya dan dia seakan sudah terbiasany dengan rumah ini.


"Aku nggak suka menggantungkan hidup ku dengan orang lain", lagi Alexa kembali sinis, "mbak ntar kualat lo, marah-marah gak jelas sama suami nya". Ucap Agung lagi, sambil nyengir seolah mencemooh kelakuan Alexa yang sok mandiri. Tapi memang dia mandiri, dia mampu melakukan apapun tanpa bantuan orang lain.

__ADS_1


Agung kemudian berdiri disisi kanan Alexa, dia membungkukkan sedikit badannya, tangan kanan nya menahan berat badannya di atas meja makan. dan tangan kiriny menahan di kursi belakang bagian kepala kursi yang di duduki Alexa sambil mencondongkan wajah nya, hingga hampir melekat ke wajah cantik Alexa. Alexa yang masih duduk, dapat Mencium bau wangi dari tubuh pemuda itu, dia sangat tampan, wajah nya yang tenang terlihat lebih dewasa, tapi kalau dia sudah terlalu banyak bicara, wajahnya malah berubah seperti bocah ingusan yang menggemaskan.


Melihat wajah Alexa yang memerah karena wajah mereka yang dekat, Agung kembali membuat wajah nya lebih dekat lagi dengan Alexa, sehingga suara nafas Alexa yang grogi dapat dinikmati Agung dengan puas, Agung makin mendekat dan mendekatkan lagi wajah nya, lalu menoleh ke arah bibir Alexa yang berwarna merah muda dan di hiasi lipstik warna merah bata, Alexa seketika ikut memandang ke arah bibir Agung yang sangat menarik menurut Alexa dan seketika pergulatan bibir pun dimulai.


Alexa mencoba lagi menarik bibir nya mundur, namun Agung sangat berpengalaman menahan bibir itu agar tetap berada dalam pagutan bibir Agung. Alexa yang awalnya menolak, malah terbuai dan ikut menikmati permainan Agung. Dan sebuah ******* keluar dari bibir Alexa, membuat Agung puas dan kembali memainkan bibirnya dengan hebat nya. Alexa tersengal dan mendorong tubuh Agung.


Tubuh Agung lalu sedikit menjauh karena dorongan Alexa. Agung mencoba mendekat lagi, tapi kali ini Alexa lebih cepat, dia segera berdiri dan merapikan rambut nya. "Sudah jangan ulangi lagi, aku sudah telat" ucap Alexa dingin, padahal tadi dia ikut menikmatinya, tapi dia, suasana hatinya bisa berubah dengan sekejap. benar-benar wanita dingin. Batin Agung.


Alexa meninggalkan meja makan, lalu kembali ke kamar nya, Alexa berdiri di depan meja rias nya, "apa-apan sih tu bocah, selalu seenaknya Menci*m orang, tubuh ini juga dengan seenaknya merespon ciu**n bocah itu". Alexa mengupat diri nya sendiri di cermin kamarnya. seolah menjadi orang bodoh yang berbicara sendiri dengan bayangan nya di cermin. Dia merasa sangat kesal.

__ADS_1


Dirumah nya sendiri dia harus jadi was-was kalau berada dekat dengan si bocah tengil Agung yang suka nyosor nggak jelas bibirnya, nggak dikamar, nggak di meja makan. "issst, apa-apaan sih", ucap Alexa sebel.


__ADS_2