Lelaki Bayaranku

Lelaki Bayaranku
Sekretaris Cantik


__ADS_3

Bi Sandra kesal. Karena, Alexa tidak turun juga kebawah meski telah dipanggil Bi Saidah .


"Apa yang dilakukannya di atas sana, hingga jam segini dia belum turun juga untuk sarapan?" Bi Sandra bicara denga nada tinggi pada Haikal.


"Mana aku tahu bu! mereka di kamar, sedangkan aku disini bersama ibu"


"Dek, mbak kerja lagi ya. Banyak yang masih harus mbak kerjakan" kata Bi Saidah pamit pada Bi Sandra.


"Baik mbak, maaf ya. Aku repotin mbak terus" ucap Bi Sandra pada Bi Saidah.


Bi Saidah hanya tersenyum dan menggeleng. Lalu mendekati Haikal, dan berdiri di belakang kursi Haikal yang sedang duduk.


"Ini semua demi anak kesayanganku. Haikal." Bi Saidah berbicara sambil memegang bahu Haikal. Dan Haikal kembali membalas perasaan Bi Saidah dengan memegang tangan Bi Saidah yang berada di bahu Haikal.


Tangan tua itu mulai mengkerut. dan sudah tidak mulus lagi karena terlalu banyak pekerjaan. Namun, Haikal sangat menghargai kasih sayang Bi Saidah kepadanya.


"Bibik kerja dulu ya nak!" ucap Bi Saidah pamit pada Haikal.


"Ya bik, selamat bekerja bik" jawab Haikal.


Dan akhirnya diruang makan itu, kembali hanya ada Haikal dan Ibu nya.


"Sepertinya mereka tidak turun. Aku pamit ke kantor dulu bu!" ucap Haikal sambil berkata dan berdiri. Lalu, berlalu meninggalkan meja makan dan ibu nya di ruangan itu sendiri.


*****


Sesampai di kantor


"Selamat pagi pak" sapa seorang gadis cantik kepada Haikal.


"Pagi, apa jadwal kita hari ini? dan apakah kamu sudah menyiapkan bahan untuk meeting aku nanti dengan om Frans?" tanya Haikal pada sekretaris cantiknya. Hana.

__ADS_1


"Pagi ini bapak akan bertemu dengan salah seorang pemegang saham sebelum jam makan siang nanti, tepatnya jam sebelas siang nanti di Hotel Rembulan Dan meeting dengan Pak Frans sekita jam 2. Karena beliau mungkin baru akan sampai di kota ini sekitar jam satu dan langsung menemui bapak di kantor. " Jelas Sekretarisnya itu.


Hana adalah gadis yang sangat cantik dan ulet. dia sengaja di pilih Daddy Alexa untuk menjadi sekretaris Haikal sebagai perminta maaf nya membatalkan perjodohan Haikal dengan Alexa.


Daddy Alexa ternyata menyukai inerja Haikal di kantornya. Dia berharap Haikal akan jatuh hati pada Hana dan menikahi Hana. Selain cantik dan ulet. Hana juga sangat baik dan pekerja keras, dan Hana merupakan anak sahabat Daddy Alexa . Karena itu, Daddy Alexa mau menjodohkan mereka secara diam-diam.


Selama bekerja di kantor Daddy Alexa, Haikal bersikap sangat baik, sopan dan tekun. Semua masalah kantor bisa di selelsaikannya tepat waktu. Dia benar-benar jenis orang yang bisa di percaya oleh Daddy Alexa. Tidak salah, sekrang dia justru di persiapkan untuk menggantikan posisi nya kelak.


Daddy Alexa tidak bisa memaksakan Alexa untuk melanjutkan usahanya. Dan suami Alexa Agung pun tidak ada bakat di bisnis. Karena itu Daddy Alexa mempersiapkan Haikal sebagai penggantinya dan mempersiapkan Hana sebagai istri Haikal.


Haikal berjalan menuju ruangannya sampai di ruangan itu, Haikal duduk dan sibuk memeriksa surat-surat yang sudah di letakan oleh sekretaris cantiknya itu di atas meja.


"Ini maksdunya apa?" tanya Haikal pada Hana yang masih mengikutinya sampai keruangan.


Hana kemudian mendekat dan mencoba melihat kertas yang di maksud Haikal. Namun, karena tidak kelihatan. Hana kemudian berdiri mendekat disamping Haikal.


Hana berdiri dan sedikit membungkukkan tubuh nya dengan posisi berdiri di samping Haikal dan mengarah ke arah Haikal. Hana menjelaskan maksud dari isi kertas itu kepada Haikal. Haikal memperhatikan. Namun, mata Haikal tidak sengaja melihat gundukan kembar yang jelas menantang ke arah Haikal.


Karena tubuh Hana memang montok, sehingga saat Hana membungkukan sedikit tubuhnya itu, malah memperlihatkan kemontokan si kembarnya. Bagian atas si kembarnya yang putih terlihat indah. Belahannya membuat Haikal meneguk kasar Salavina nya.


Ini pertama kalinya Haikal melihat Hana dari dekat. ternyata Hana gadis yang cantik. Memiliki hidung yang mancung, mata yang indah bibir yang seksi, tubuh yang indah dan memiliki si kembar yang montok. "Gemoy" pikir Haikal.


"Nah begitu pak!" Ucap Hana Setelah selesai menjelaskan semua lalu memandang ke arah wajah Haikal. Ternyata Haikal sedang memandangnya bukan melihat kertas kerja yang sedang di jelaskan Hana. Spontan itu membuat jantung Hana berdetak kencang.


Hana tidak sadar, sedari tadi dia diperhatikan oleh bosnya itu. Dan saat mata mereka bertemu pandang. Wajah yang posisinya hampir lekat, serta hembusan nafas yang terasa karena dekatnya wajah mereka. Membuat Haikal jadi tidak tahan dan meraih bibir Hana dengan bibirnya.


Haikal ******* bibir itu dengan kasar, dan Hana hanya terpaku. Karena Hana hanya pasrah setengah kaget. Haikal kemudian memperhalus ciuman nya di bibir Hana. Dan Hana malah ikut menikmati ciuman itu.


Haikal kemudian mengambil tubuh Hana dan mendudukan Hana di pahanya, agar posisinya dan Hana lebih nyaman. Namun, ciuman itu tetap berlanjut tiada jeda. Tangan nakal Haikal mulai merayap turun dan meyentuh si kembar Hana.


Mereka berdua ke asyikan dan lupa bahwa mereka saat ini sedang dikantor. Dan sebuah ketukan pintu membuat mereka kaget dan menghentikan permainan mereka.

__ADS_1


Hana berdiri dan merapikan pakaiananya.


"Siapa?" tanya Haikal


Seseorang masuk kedalam ruangan Haikal, ternyata itu adalah ibu nya.


"Ibu? kenapa ibu disini? ini masih pagi lo, dan aku sibuk bangat!" Ucap Haikal, yang kaget karena ibu nya ternyata sudah ada di hadapanya saat ini.


"Lo, bukannya ibu sudah bilang, kalau ibu akan kesini? jawab Bi Sandra pada Haikal.


Kemudian pandangannya beralih pada Hana.


" Kamu siapa?" tanya Bi Sandra pada Hana.


"Aku..." belum sempat Hana menjawab. Haikal lamgsung memotong perkataan Hana.


"Dia sekretaris ku Bu!" jawab Haikal singkat.


"Ooo..., benarkah? sekretaris mu cantik sekali ya" ucap Bi Sandra. Dan Hana hanya bisa tersenyum.


" Bu, aku ada meeting sebentar lagi. Tidak bisakah ibu pulang dulu. Karena aku mempunyai banyak pekerjaan" jelas Haikal pada ibu nya.


Bi Sandra mengangguk kemudian berjalan keluar ruangan Haikal. Hana pun hendak keluar mengikuti Ibu Haikal. Namun, Haikal menarik tangan Hana dan membawanya kepangkuannya.


Haikal kembali mencium dan mencumbu setiap senti leher jenjang itu. Hana terhanyut dan membiarkan Haikal melakukan apapun yang dia mau. Karena Hana sendiri, semenjak pertama bertemu Haikal, sudah menyukai pemuda tampan itu. Jadi, saat ini apapun yang dilakukan Haikal hanya bisa dinikmatinya.


Permainan Haikal pada wajah dan leher Hana begitu hangat, lembut dan penuh gairah. Tangannya bermain manja di bagian si kembar Hana yang kenyal. Hana dibuat melambung dan terhanyut. Hingga akhirnya, sebuah panggilan telpon menghentikan permainan mereka. Dan itu adalah panggilan dari nomor penting. Yaitu Daddy Alexa.


Bersambung *****


Maaf ya Author terlalu sibuk di dunia nyata. Jadi baru sempat Up lagi.

__ADS_1


Untuk teman-teman yang suka karya aku. Sambil nunggu Aku up lagi. yuk mampir di novel teman aku ini👇



__ADS_2