Lelaki Bayaranku

Lelaki Bayaranku
Kembalinya Alexa Ke Butik


__ADS_3

"Pagi sayang" cup. Sebuah kecupan mendarat di kening Alexa. Alexa tersenyum manis, dia terjaga dalam dekapan Agung. Ternyata semalaman mereka tidur berdekapan dan wajah Alexa membenam di dada bidang agung.


"Pagi sayang" muah. Alexa kembali mencium Agung tapi ciuman Alexa mendarat di dada bidang Agung dan Alexa sambil tersipu malu mempererat pelukannya.


Entah sejak kapan, Agung dan Alexa mulai sering menyebut pasangan mereka dengan kalimat sapaan sayang. Agung sangat senang dengan perubahan sikap Alexa. Agunh melihat jam dinding kamar mereka, sudah jam setengah enam. Sepertinya mereka ketiduran.


"Sayang, aku turun dulu ya, aku mau Shalat dan mempersiapkan air mandi untuk kamu. Karena pagi ini aku harus ke kampus, jadi aku siapkan dulu istri tercintaku baru setelah itu aku ngampus" ucap Agung sambil membelai belai rambut Alexa yang sering menutupi pipinya yang chuby.


Alexa kemudian mengangguk manja dan melepas pelukannya dari tubuh Agung. " Sayang, kalau kamu pergi ke kampus, aku sama siapa dong?" tanya Alexa manja pada suaminya.


"Kamu dirumah dulu ya! istirahat dulu ya! aku cuma setengah hari kok" Agung mencoba meyakinkan Alexa. "Tapi aku bosan sayang, kamu kan tau aku nggak biasa nganggur" Alexa memasang wajah sedih.


"Lalu kamu mau nya gimana sayang? tanya Agung pada Alexa. "Aku mau ke butik boleh?" Alexa merapatkan ke dua bibirnya kuat hingga membuat kedua pipinya menggembung dan Alexa jadi semakin imut dengan sikapnya itu. Agung jadi tidak tahan dan terpaksa mengangguk tanda memperbolehkan Alexa ke butiknya.


"Ye.... makasih sayang" cup lagi-lagi sebuah ciuman melekat di dada bidang Agung. "Kenapa yang di cium bukannya bibir aku ? kok dada aku melulu yang di cium?" tanya Agung menggoda.


"isst Agung kamu apa-apa an sih. Malu tau di godain kek gitu!" Alexa kemudian menutup kedua matanya denga kedua telapak tanganya.


Agung membuka tangan yang menutupi muka Alexa dan mengadahkan sedikit ke atas wajah Alexa hingga mata mereka beradu pandang.

__ADS_1


"Aku mencintai kamu, melebihi diriku sendiri. Kuminta tetaplah tersenyum dan hidup dengan baik, agar aku bahagia dengan kebahagian mu itu" ucap Agung pada Alexa.


"Agung" mata Alexa berbinar lalu kemudian sebuah air mata lolos di sudut mata cantik nya. "Makasih ya, terimakasih karena kamu sudah hadir di hidupku" ucap Alexa penuh cinta. Agung kemudian menyeka air ata itu dan berkata " terimaksih juga karena telah memilihku."


Akhirnya mereka berdua selesai bersiap-siap. Agung sangat telaten merawat Alexa. Kemudian mereka berdua pergi ke meja makan. Biasanya saat mereka pergi ke meja makan sudah ada Haikal disana, tapi kali ini Haikal belum terlihat puncak hidung nya.


"Non rapi sekali? mau kemana?" tanya Bik Saidah pada Alexa. "Alexa mau masuk ke butik Bik" jawab Alexa sambil tersenyum manis. Bi Saidah pun ikut tersenyum " Non yakin sudah bisa masuk kerja hari ini?" tanya Bik Saidah kembali. "Sudah Bik, nanti aku di antar Agung. Kami pakai mobil saja." jelas Alexa.


Alexa dan agung mulai menikmati sarapannya. Tidak lama kemudian Haikal keluar dari kamar. Tapi dia langsung menuju keluar rumah dan setelah itu kami mendengar suara motor Haikal menjauh meninggalkan rumah.


"Ada apa dengannya?" tanya Agung padaku. "Ntah" Alexa berbohong, dia tau Haikal pasti merasa tidak nyaman setelah kejadian semalam. "Syukurlah kalau dia menyesal, agar dia tidak mengulanginya lagi" gumam Alexa.


"Ah tidak, tidak ada apa-apa" jawab Alexa lagi.


Sudah pukul tujuh. Akhirnya mereka berdua berangkat ke butik Alexa dengan menggunakan mobil Alexa. Sepanjang perjalan Agung tidak henti-hentinya menggenggam tangan Alexa kemudian menciumnya. Alexa tersipu malu dan merasa sangat bahagia dengan ke hangatan yang di berikan Agung padanya.


Sesampai di parkiran butik Alexa, Alexa di bantu Agung duduk di kursi roda dan kemudian Agung duduk jongkok menghadap Alexa. Sambil memegang kedua tangan istrinya Agung mencoba memberikan dukungan moril untuk istrinya.


" Dengar mbak, aku nggak tau bagaimana mbak akan bersikap dengan keadaan seperti ini di dalam sana kepada customer dan pegawai mbak. Aku maunya mbak bisa setegar mungkin dan jangan pernah down dengan ucapan siapapun."

__ADS_1


"Iya Agung, kamu tenang saja, aku dari dulu tidak pernah peduli apapun kata orang lain, apalagi sekarang setelah ada kamu aku hanya akan mempercayai kamu saja." Ucap Alexa dengan tegas.


"Syukurlah, aku hanya ingin mbak bisa mempersiapkan diri dari omongan-omongan yang tidak bertanggung jawab" ucap Agung kemudian mengecup kening Alexa dan kemudian berdiri mendorong kursi roda itu pelan dan hati-hati.


Mereka akhirnya memasuki butik. "Assalamualaikum" ucap Alexa dan Agung bersamaan. "Wa'alaikumsalam" ucap mbak Anisa, Tika, mbak Anya dan buk Yesi serempak. Sepertinya mereka sudah melihat Alexa dari saat Alexa di parkiran tadi.


"Selamat datang kembali Alexa" ucap Buk Yesi. " Makasih Buk, makasih semua sambutannya, selamat beraktifitas kembali ya!" ucap Alexa. " Oya sehubungan Agung mau kekampus jadi aku masuk dulu ya keruangan ku" Alexa kemudian meminta Agung untuk membawanya ke ruangannya.


Sesampai di ruanganya Alexa meminta Agung untuk me lakukan video call setiap sejam. Karena dia nggak mau Agung dekat dengan wanita lain.


"Dengar ya, aku ijinkan kamu ke kampus, kamu harus janji ga bakalan pergi dengan teman-teman cewek kamu itu baik ke kantin atau hanya sekedar mengantar pulang. Karena aku nggak mau nangis lagi gegara dapat kabar jelek mengenai kedekatan kamu dengan gadis lain. Kamu itu statusnya suami orang. Ingat itu!" Alexa menegaskan ke pada Agung.


Dan Agung bukannya marah, dia malah senang melihat Alexa yang sekarang suka cemburuan tidak jelas padanya. Bagi Agung, semakin Alexa cemburu, semakin Alexa mencintainya. Dan dia suka Alexa dengan semua kecemburuan nya itu.


"Iya sayang, sekarang aku berangkat ke kampus dulu ya. udah hampir jam delapan, ngomong-ngomong karyawan nya mbak rajin ya, jam segini udah pada datang." ucap Agung.


"Aku yakin Mang Dadang udah kasih bocoran ke hadiran aku ke butik hari ini ke Bu Yesi, makanya Bu yesi dan yang lainnya datang lebih cepat dari jam yang seharusnya" ucap Alexa menjelaskan kepada Agung.


"Oh ok, kalau gitu aku pamit ya, dah sayang, selamat aktifitas y sayang" ucap Agung pada Alexa. Alexa kemudian menengadahkan ke atas wajahnya dan menutup matanya. Agung paham dengan kode yang di berikan Alexa. Agung kemudian mencium bibir merah merekah yang menantang itu sekejab dan Agun kemudian berlalu pergi meninggalkan butik Alexa. Tanpa mengindahkan karyawan Alexa yang lain. Tidak tau kenapa, Agung merasa ada yang aneh dengan sikap salah satu karyawan Alexa. Agung berjanji akan mencari tau itu. Tapi bukan sekrang, dia akan mencari tau apa yang aneh saat ini disekitar Alexa demi melindungi istrinya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2