
Alexa masih menatap Bi Sandra, Kali ini Alexa membiarkan mata mereka beradu pandang. Alexa dengan jelas menantang Bi Sandra saat menatap suaminya Agung. Dan Bi Sandra pun sepertinya tidak takut dengan tatapan Alexa. Dia malah semakin menggebu ingin menyingkirkan Alexa dari hidup Agung.
Rapat selesai, semua kembali pada aktifitas masing-masing. Agung, Daddy Alexa dan Haikal duduk santai malam dipinggir kolam dan ditemani kopi hangat. Mereka terdengar asyik bercerita tentang masa kecil masing-masing. Alexa merasa haus, lalu berjalan ke dapur untuk membuat lemon tea. Namun sesampai di dapur dia di kagetkan sebuah suara.
"Kamu pikir kamu seberuntung apa bisa menikah dengan Agung?"
Alexa menoleh ke belakang punggungnya, darimana suara itu berasal. Ternyata si Bibi Genit.
"Apa maksud Bibi?" tanya Alexa.
"Heran saja, kamu berusaha melawan takdir dimana kamu seharusnya menikahi Haikal!" jawab Bi Sandra.
"Siapa bilang aku melawan takdir dengan menikahi Agung? Asal Bibi tau, Tuhan mengirimkan Agung tepat pada waktunya untukku. Jadi, bukan Aku yang melawan takdir. Tapi, takdir yang datang menghampiriku tepat pada waktunya!" ucap Alexa tegas setelah meneguk segelas air dingin yang diambilnya dari kulkas.
"Aku tidak akan membiarkan kamu bahagia! apa tidak kamu pikirkan bagaimana perasaan anaku yang terluka saat melihatmu bersama Agung?"
"Perasaan? perasaan siapa sebenarnya yang terluka saat melihat aku bersama Agung?" jawab Alexa sambil membanting pintu kulkas setelah kembali meletakan air dingin dalam kulkas nya.
"Apa maksud kamu?" Bi Sandra mulai tergagap.
"Bukan Haikal yang sakit saat melihat aku bersama Agung. Tapi.., Bibi yang sakit saat melihat aku bersama Agung!"
"Apa-apaan kamu, bicara sembarangan!" Bi Sandra mulai panik.
"Dengar ya Bi, Bibi itu sudah tua! ingat umur untuk tertarik dengan lelaki. Apalagi lekaki itu lebih muda dari anak mu. Jangan keterlaluan Bi. Rakus boleh, tapi liat-liat siapa yang harus di jadikan target." ucapa Alexa kesal .
"Satu lagi, jauhkan pandangan genitmu dari tubuh sosok suamiku yang sempurna. Dia miliku dan akan tetap menjadi miliku!" tegas Alexaa.
Alexa kemudian keluar dari dapur dan menuju ke kamarnya. Karena kesal Alexa tidak jadi membuat lemon tea nya, Alexa lebih memilih untuk istirahat lebih cepat.
Bi Sandra yang di serang terang-terangan oleh Alexa langsung terdiam. Wajahnya seperti kepiting rebus. Dia tidak menyangka Alexa bisa membaca pikirannya tentang Agung. Sungguh dia saat ini sangat bernafsu pada Agung.
Bi Sandra sangat cantik, dengan usia nya yang sudah kepala empat. Dia tetap terlihat seperti wanita berusia tiga puluhan. Jadi dia lebih terlihat seperti tante-tante yang menyukai brondong.
Bi Sandra kemudian memasuki kamarnya. Dari jendela kamarnya Bi Sandra bisa melihat pemandangan kolam. Dia melihat Haikal sedang berenang. Lalu Agung pun menyusul. Agung membuka atasan nya. Sekarang Agung hanya menggunakan boxer untuk berenang.
__ADS_1
Bi Sandra melihat otot Agung begitu bagus, Karena Agung memang anak taekwondo dan memang suka olahraga. Jadi setiap bentuk tubuhnya terbentuk sempurna. Bi Sandra menelan kuat Salavina nya.
Bi Sandra tidak tahan lagi. Dia melihat Daddy Alexa meninggalkan kolam renang. Lalu Bi Sandra mengganti pakaiannya dengan pakaian yang ketat, kaos ketat dan celana pendek. Lalu menuju kolam renang.
Di kolam renang.
"Haikal..., "
"Eh ibu?" Haikal lalu menepi .
"Ibu kenapa pakai pakaian begini di luar kamar?" tanya Haikal heran.
"Ibu mau berenang nak!" ucap Bi Sandra.
Haikal tidak menaruh kecurigaan sama sekali. Karena ibunya memang suka dan jago berenang, dan ibu lah yang selama ini mengajarkannya berenang.
"Yuk bu"
Haikal kembali berenang.
Bi Sandra berdiri di bibir kolam renang mengarah ke Agung. Dia mengenakan kaos putih ketat dan celana pendek seperti shot dan rambutnya di ikat tinggi. tentu saja dia jadi jauh terlihat lebih muda. Apalagi dia memang cantik.
Karena Agung tau dia sudah berumur. Jadi Agung sempat memuji awet mudanya Yang masih saja cantik.
"Ternyata ibu Haikal cantik dan awet muda. Dan seksi" batin Agung.
Bi Sandra melompat ke kolam renang, berenang satu putaran lalu naik duduk di pinggir kolam. tentu saja itu membuat lekukan-lekukan indah terlihat di tubuh Bi sandra. Haikal sudh biasa melihatnya jadi cukup santai. Tapi, Agung yang biasanya melihat Bi Sandra memakai pakkaian dalam dan longgar, tentu kali ini dibuat takjub dan menelan kasar salavina nya. Gimana tidak. Untuk wanita seusia Bi Sandra, bentuk tubuhnya sangat sempurna dan menggiurkan.
Bi Sandra melihat reaksi Agung. Kemudian dia sengaja berenang ke arah Agung dan menabrakkan tubuhnya ke Agung.
"Aw..., maaf Agung, Bibi tidak sengaja" Bi Sandra tepat membentur milik Agung yang perkasa.
"Agh.. tidak apa-apa Bi, karena gelap memang tidak kelihatan" ucap Agung grogi.
Bi Sandra berdiri dekat. bahkan terlalu dekat. Kemudian Bi Sandra kembali berenang dan pura-pura panik di dalam air. Agung yang saat itu berada paling dekat dengannya tentu langsung meraih Bi Sandra dan memeluknya.
__ADS_1
Seketika Bi Sandra menikmati dirinya dalam pelukan Agung .
"Ya ampun , tubuh yang indah. Lalu Bi Sandra mengambil kesempatan mengelus bagian keperkasan Agung dengan lututnya. Dan tangannya mengelus bagian dada Agung yang menggoda dan bibirnya mengecup pelan dada bidang Agung. Bi Sandra tidak mau ketahuan. Dia secepat mungkin melepas Agung dan memutar tubuhnya kembali berenang dan kemudian berdiri lagi dalam keadaan terbatuk.
Haikal yang mendengar ibu nya batuk kemudian mendekat.
"Ibu kenapa?" tanya Haikal khawatir.
"Ah, tidak apa-apa. Ibu mau ke kamar duluan ya. ternyata berenang malam berbeda dengan pagi atau sore. Tapi, sepertinya ibu akan terbiasa." Ucap Bi Sandra sambil melihat ke arah Agung.
Bi Sandra keluar dari kolam, dan membalutkan handuk ke tubuhnya. Wajahnya yang cantik dan tubuhnya yang masih bagus. Membuat Bi Sandra merasa cantik dan dia yakin. Agung sibuk menatapi tubuhnya.
Iya. Agung dibuat terpesona oleh Bi Sandra. Dia sempat lupa, kalau Bi Sandra adalah ibu Haikal. Lalu karena merasa ada yang aneh dengan pikirannya Agung menyudahi berenangnya.
"Gua duluan ya kal" ucap Agung pamit.
"Bilang aja loe udah gatahan dan mencari Alexa ke kamar" ucap Haikal.
"Noh loe tau" balas Agung sambil tersenyum menggoda Haikal.
"Iya iya noh sono, bikin gua baper aja Loe" Haikal untuk pertama kalinya bercanda dengan Agung. Agung kemudian meninggalkan Haikal sendirian. Namun dalam kepalanya masih membayang wajah Bi Sandra yang diluar pikirannya selama ini.
Bersambung *****
Yap... kali ini kita bakal angkat kisah pelakor berikutnya dimana Bi Sandra menjadi Pelakor nya. Penasaran kan, bagaimana seorang Bi Sandra bisa membuat Agung jadi penasaran????
Tunggu kisah selanjutnya ya.
Eitssss, sambil nungguin author up bab terbarunya. jangan lupa mampir ya di karya teman aku yang tidak kalah menariknya
👇
Blurb :
Seorang siswa SMA yang punya penyakit terbelakang mental bernama Soejono alias Jono hidup dengan kemiskinan yang terpaksa harus mencari nafkah untuk keluarganya dengan cara yang haram, sebagai pengedar narkoba untuk membeli obat untuk ibundanya yang sakit-sakitan, disamping itu ayahnya juga sudah lama wafat dan dia adalah anak pertama dari 4 bersaudara yang keseluruhannya juga terbelakang mental, Tak hanya itu dia juga harus dibully teman-temannya di sekolah, Alex Felixius si ketua geng di kelas XII Bahasa anak seorang pegawai Freeport yang kaya raya, dia selalu pamer dengan orang-orang di sekitarnya, dia musuh bebuyutan Jono dan dikenal sebagai trouble maker di setiap tempat, untungnya ada wanita cantik jelita bernama Salma yang tak tega melihat pengorbanannya, dan Salma pun akhirnya jatuh hati padanya
__ADS_1