
Jam menunjukan pukul dua belas nol-nol. Agung memesan makan siang untuk Alexa. Setelah itu melanjutkan rencananya untuk kerumah Ega bersama Sultan. Sultan sebenarnya tidak terlalu suka dengan orang tua Ega, karena orang tua Ega sangat sombong dan jutek.
"Ayo...., pelan amat loe jalan? kayak siput aja." Agung menarik tangan Sultan yang berjalan dengan lesu.
"Iya, nih gue udah cepat, habis taulah loe, gue paling nggak suka sama orang tua Ega. Ngggak tau kenapa, kok mereka bisa punya anak semanis dan se ceria Ega sih? padahal mereka berdua sangar gitu." ucap Sultan dengan semangat nya memuji Ega.
"Semanis? dan se ceria? hm.... kenapa ada aura cinta dalam penyebutannya ya?" goda Agung pada Sultan.
"Apaan sih loe, gue cuma ngomonin kenyataan." Sultan terlihat menyembunyikan perasaan sebenarnya.
Agung sebenarnya tau kalau Sultan menyukai Ega, oleh karen itu Agung tidak pernah mau menanggapi perasaan Ega. Sekeras apapun Ega mengejar Agung, Agung tetap tidak pernah memberikan kesempatan pada Ega. Seperti apa yang di katakan Sultan, Ega memang manis dan menarik dia juga sangat ceria. Tapi, memang tidak pernah ada cinta di hati Agung untuk Ega.
Mereka sampai di rumah Ega
"Siang pak, kami mau menemui orang tua Ega." Agung meminta izin kepada satpam komplek rumah Ega. Seperti biasa untuk memasuki komplek rumah Ega mereka harus melapor dan memperlihatkan tanda pengenal.
"Pagarnya di gembok Gung." Ucap Sultan
"Kamu liat? itu disana? garase mobil nya ke buka dan ada mobil jadi gue yakin ada orang di rumah." Ucap Agung meyakinkan Sultan.
Mereka kemudian mengucapkan salam. Namun, tetap tidak ada yang keluar. Akhirnya karena kesal Sultan pun memanjat pagar itu dan melompat kedalam.
"Hei, loe mau ngapain?" Agung merasa Sultan mulai seenaknya. "Sini loe! bisa-bisa bonyok si Ega makin sangar." Ucap Agung mengingatkan Sultan. Namun Sultan tidak perduli, sepertinya Sultan lebih penasaran atas apa yang menimpa Ega.
"Loe diem aja, kalau mau sini ikut, emang loe nggak penasaran apa yang terjadi sama Ega?"
__ADS_1
Sultan lalu mendekati pintu rumah Ega, dan mengintip dari jendela. Karena rasa setia kawan, Agung pun terpaksa ikut dan mencari tau soal hilang nya Ega.
Rumah terlihat sepi, tidak ada tanda-tanda kehidupan di dalamnya. Tidak sengaja Agung mendorong Sultan dan......, pintu rumah terbuka. Ternyata rumah Ega tidak di kunci, mereka masuk dan melihat sekeliling.
Rumah Ega berantakan dan orang tua Ega tidak ada dirumah. Lalu Sultan dan Agung memasuki kamar Ega.
"Gung, apaan itu?" tanya Sultan sambil menunjuk ke arah atap kamar.
"Astagfirullah." Agung kaget dan langsung mendekat. ternyata itu Ega yang ingin bunuh diri. Agung kemudian mendekat san melepas tali gantungan dari leher Ega.
Agung dan sultan berhasil menurunkan tubuh Ega. Ternyata Ega masih hidup, lalu Agung berusaha menyadarkan Ega dengan menampar nampar pelan wajah Ega.
"Gak, bangun gak! bangun Gak!" ucap Agung lirih. "Gak? kamu kenapa Gak? ayo Gak, bangun!" pinta Agung pada Ega.
"Sultan, loe bantu gue ambil air cepat!" perintah Agung pada Sultan yang masih shok dan terdiam seribu bahasa. "oi, cepat ambilkan gue air!" perintah Agung lagi.
Akhirnya Sultan tersadar dari rasa shok nya dan mengambil air untuk Agung. Agung kemudian memercikan air itu ke wajah Ega. Dan akhirnya Ega sadar. Agung kemudian menggotong tubuh Ega memindahkannya ke atas ranjang.
" Syukurlah kamu sudah sadar Gak," ucap Agung lega.
"Agung?" Ega menyebut nama Agung kemudian memegang wajah Agung. "Ini kamu Gung?" tanya Ega pelan.
"Iya Gak, ini aku, kamu kenapa Gak?" kalau ada masalah cerita, nggak kayak gini caranya Gak." Agung mulai menasehati Ega.
Ega langsung menangis dan meraung sambil memeluk tubuh Agung yang duduk di samping Ega yang sedang terbaring.
__ADS_1
"Gung, aku.... aku...., maafin aku Gung" Ega berbicara sambil menangis terisak, Agung merasa kasihan, sungguh gadis yang menangis saat ini di pelukannya tidak pernah meneteskan air mata seperti saat sekrang ini. Karena dia adalah gadis yang terkenal dengan keceria annya.
"Tenang kan diri kamu Ga, aku masih disini nungguin kamu legaan, setelah itu certitakan hal apa yang membuat kamu tertekan. Ingat Gak, kita ini teman sedari sekolahan, jadi cobalah berbagi cerita agar kami sebagai teman dekat mu bisa memahamimu." Agung mencoba meyakinkan Ega.
Sultan yang sedari tadi diam. Hanya bisa melihat bagaimana Ega begitu membutuhkan Agung, Sultan menahan diri untuk tetap tenang dan tidak merusak suasana dengan rasa cemburu yang jelas mulai merayapi nya.
Akhirnya Ega tenang, lalu dia mulai bercerita tentang apa yang menimpa keluarganya . Tepat delapan bulan yang lalu, Daddy Ega jatuh bangkrut karena salah satu karyawan kepercayaan Daddy Ega berkhianat. Akhirnya semua usaha minyak Daddy Ega di segel pemerintah, karena di katakan menimbun minyak. Padahal itu ulah kaki tangan Daddy.
Saat itu Daddy baru saja membelikan Ega mobil Sport terbaru, mobil itu harganya milyaran. Ega sangat bangga memiliki mobil itu, namun tiba-tiba Dadday meminta Ega memberikan mobil itu pada seseorang. Orang itu salah satu rekan bisnis Daddy. Daddy mempunyai hutang dengan dia karena telah memberikan jaminan kebebsan Daddy dari hukum.
Lalu Ega menyerahkan sendiri mobil itu beserta kunci nya pada orang itu, kejadiannya tepat di Club kepunyaan Daddy Agung. Ega seperti biasa minum disana. Kemudian saat pertemuan dengan lelaki itu, dia memberikan Ega sebuah permen. katanya itu permen keberuntunagan.
Lalu Ega menerima permen itu dan ingin menyimpannya. Tapi lelaki itu bilang, jika Ega memakan permen itu langsung di hadapannya, maka mobil itu tidak perlu di berikan padanya.
Karena tergiur dengan ucapan lelaki itu, Ega pun langsung menelan permen tersebut. Dan akhirnya dia menjadi kepanasan. Lelaki itu kemudian mengantarnya pulang. Mommy dan Daddy sedang bersembunyi di luar negeri untuk menghindari hutang mereka.Dan pada malam itu kesucian Ega di ambil oleh lelaki bejad itu.
Ega menceritakan semua kisah pahitnya pada Agung, Tapi karena tubuh Ega memang bagus, tidak ada teelihat seperti orang hamil, orang-orang hanya berpikir Ega sedikit gendutan. Lalu saat di butik, saat Ega menemui Alexa, Ega baru tau kalau salah satu karyawan Alexa adalah sepupu Ega juga. Disana sebelum menemui Alexa. Kakak sepulu Ega itu m.embawa Ega ke luar untuk berbicara sebentar.
Karena marah mendengar apa yang di katakan sepupunya soal Alexa hanya memanfaatkan Agung agar terhindar dari perjodohan. Ega langsung menampar Alexa saat ketemu. dan saat itu juga Ega hiateris di dalam mobil lalu mengalami kontraksi dan Ega langsung melakukan panggilan telpon pada sepupunya itu. Lalu sepupunya itu merencanakan apa yang telah terjadi kemaren.
Mendengar penjelasan Ega, Agung langsung kaget.
Siapa karyawan Alexa yang tega menyuruh Ega menfitnahnya dan ingin membuat hubungan Alexa dan Agung memburuk???
"Ternyata benar, pantas aku merasa ada yang tidak beres dengan salah satu karyawan Alexa tadi. Rasanya ada yang ganjal tadi pagi. Tapi tenang, aku akan segera membuka kedokmu penghianat." Batin Agung.
__ADS_1