Lelaki Bayaranku

Lelaki Bayaranku
Alexa Mual


__ADS_3

Agung akhirnya datang. Seperti biasa, Agung memasuki butik Alexa dengan disambut tatapan ke kaguman dari karyawan butik Alexa. Apalagi Tika. Dia dengan gaya genitnya mendekati dan menyapa Agung.


"Hai mas Agung. Mau jemput mbak Alexa ya? sesekali yang dijemput itu aku napa mas?" tanya Tika dengan sikap menggodanya.


Dan seperti biasa. Agung hanya tersenyum tanpa menghentikan langkahnya.


Agung memasuki ruangan Alexa. Dan mendapati istrinya dalam keadaan yang kurang baik. Alexa terlihat sedikit pucat dan lemah. Agung langsung mendekati istrinya yang masih duduk di kursi kebesarannya dan mencium kening istrinya.


"Sayang kamu kenapa?" tanya Agung sambil mengusap pelan rambut istrinya.


"Aku nggak tau mas, rasanya lemes." Ucap Alexa memeluk pinggang suaminya yang berdiri tepat disampingnya duduk.


"Kita pulang ya!" ajak Agung.


"Iya mas, aku juga dah lemes banget dari tadi bolak balik kamar mandi," jelas Alexa.


Akhirnya Agung membawa Alexa pulang. Tanpa aba-aba Agung langsung menggendong Alexa dan membawanya keluar butik. Dengan gagah perkasanya Agung berjalan keluar butik. Tika dan yang lainnya hanya terpukau dengan sikap gentel Agung.


Alexa yang awalnya pusing dan lemes, seketika menjadi bahagia dan wajahnya merona karena tersipu malu atas perlakuan suaminya. Alexa dengan segera mengalungkan kedua tangannya di leher Agung dan menatap dalam mata Agung sambil tersenyum manis.


"Bentar mas, aku mau ngomong sama mbak Anisa."


"Boleh, tapi kamu nggak usah turun ya dari gendongan aku!" ucap Agung. Kemudian mendekati mbak Anisa.


"Mbak Nisa , aku pulang dulu ya! soalnya aku nggak enak badan mbak" ucap Alexa pada mbak Anisa.


"Mbak Alexa sakit?" tanya mbak Anisa.


"Iya kayaknya mbak, dari tadi aku pusing dan mual, kayaknya masuk angin deh" jelas Alexa.


"Mual dan pusing?" mbak Anisa bertanya kembali.


"Iya mbak" jawab Alexa manja.


Mbak Nisa langsung tersenyum mendengar jawaban Alexa.


"Loh kok malah tersenyum mbak?" tanya Alexa polos.


"Semoga saja yang mbak pikirkan benar ya!" ucapa mbak Anisa lagi .


"Apa mbak?" tanya Alexa makin bingung.


"Nanti mbak Alexa bakal tau. Coba testpack deh sesampai dirumah!" usul mbak Anisa sambil tersenyum manis.


Wajah Alwxa makin merah merona karena bahagia dengan ucapan mbak Anisa.

__ADS_1


"Mbak yakin?" tanya Alexa lalu menatap Agung. Dan Agung tersenyum manis lalu mengecup kening Alexa di depan mbak Anisa.


"Semoga saja benar ya mbak ya. Aamiin." Ucap Agung.


Dan mbak Anisa ikut mengaminkan sambil mengangguk menjawab pertanyaan Alexa tadi. Mereka bertiga terlihat bahagia sekali. Sedangkan dari arah belakang Alexa Agung melihat Tika mencoba menguping pembicaraan mereka. Agung hanya geleng-geleng kepala dengan tingkah Tika yang kepo itu.


"Baik mbak Aku pulang dulu ya, soalnya dahulai mulai lagi," ucap Alexa pamit.


"Baik mbak Alexa. Ati-ati ya mas Agung!" ucap mbak Anisa mengingatkan dengan sopan.


"Iya mbak Anisa. Makasih, saya pamit!" ucap Agung ramah.


Selepas kepergian Alexa dan Agung dari butik. Tika langsung menghampiri mbak Anisa.


"Mbak Alexa kenapa mbak?" tanya Tika dengan sikap kepo tingkay tingginya.


"Kayaknya Alexa hamil deh" ucap mbak Anisa.


"Serius mbak? mbak yakin?" tanya Tika kembali dengan buru-buru.


"ho oh" jawab mbak Anisa sambil mengangguk lalu meninggalkan Tika dan beranjak ke toilet.


"Ha???" Tika yang mendengar jawaban mbak Anisa langsung melongo.


"Alexa, sempurna banget ya hidup kamu? aku akan memastikan kamu tidak akan mendapatkan apa yang kamu mau. Dan lihat saja, kamu akan menangis darah setelah ini!" batin mbak Anya.


Dirumah Alexa


Mereka sampai dirumah, tentu saja karena persiapan pesta pernikahan untuk mereka berdua dan juga Haikal dengan pasangannya. Kedua orang tua Alexa masih ada dirumah itu. Mom dan Daddy Alexa melihat Agung menggendonga Alexa berjalan kedalam rumah.


Mommy Alexa langsung berdiri dan menghampiri mereka berdua.


"Agung, Alexa kenapa nak?" tanya Momny Alexa khawatir.


"Alexa tadi pusing Mom dibutik" jawab Agung dan di anggukan oleh Alexa.


"Pusing kenapa? kamu kenapa sayang?" tanya Mommy lagi sedih.


Daddy yang baru keluar dari kamar juga melihat Agung menggendong Alexa dan melihat istrinya terlihat sangat sedih.


"Ada apa ini?" tanya Daddy Alexa mendekat.


Agung pun akhirnya pamit mengantar Alexa ke kamar dulu. Baru setelah itu menjelaskan semuanya pada Mommy dan Daddy Alexa.


Namum saat Agung menggendong Alexa ke kamar. Daddy dan Mommy Alexa pun mengikuti dari belakang.

__ADS_1


"Jadi? ada apa ini Agung?" tatar Daddy Alexa pada Agung sambil berdecak pinggang.


Bersambung*****


Nah ini visual tokoh kita ya


Agung. 19 tahun. Mahasiswa Keturunan Indonesia Belanda. Jatuh cinta pada pandangan pertama pada Alexa. Tanpa semoat mengungkap rasa. Dan takdir membuatnya bertemu Alexa lagi dalam keadaan dimana dia akhirnya harus menikah sebagai lelaki bayaran Alexa.



Alexa. 22 tahun, Desainer sekaigus pemilik butik. Wanita yang sangat sempurna fisik dan hidupnya. Bahkan setelah kehadiran Agung. Hampir semua iri dengan apa yang dimilikinya.



Haikal 21 tahun, Karayawan kepercayaan di kantor Daddy Alexa. Sekaligus sepupu Alexa dan jodoh Alexa sebenarnya. Namun Alexa menolak dan memilih Agung.



Hana. 21 tahun, Sekretaris Haikal. Wanita yang mampu membuat Haikal move on dari Alexa



Bi Sandra. 40tahun Antagonis pertama dalam hidup Alexa. Misi utamanya menjadikan Alexa menantu hanya untuk mengambil harta Alexa dan orang tuanya. Namun setelah bertemu Agung. Dia pun ingin memiliki Agung dan selalu berupaya menggoda Agung dengan trik halus, hingga Agung yidak sadar dengan niatnya itu.



Nah sambil nungguin aku up


mampir yuk di karya teman aku


Salahkah aku apabila jatuh cinta pada gadis yang usianya sebaya dengan anakku ?


Dia bernama Karin Shalina, pesona lugunya membuatku jatuh kedalam pesonanya.


Rumah tanggaku yang sudah berada diujung tanduk membuat ku berani bermain api dibelakang istriku.. Aku tak takut di cap pengkhianat atau pria bajingan, nyatanya Istriku yang telah membuat aku bertindak mengkhianati nya. Dialah yang membuatku dari setia menjadi pria pengkhianat...


* Antoni Conte..


Salahkah aku bila mencintai dia yang ternyata suami orang ?


Cap pelakor melekat padaku, bukankah hati tak bisa dipaksa kepada siapa akan berlabuh. Aku yang tak pernah jatuh cinta, tak ku sangka sekali jatuh cinta langsung pada suami orang..


* Karin Shalina.


__ADS_1


__ADS_2