
"Agung".... seorang wanita cantik datang menghampiri Agung lalu langsung memeluk lengan Agung kuat. "Gak.... , kamu ini gak berubah sama sekali ya.., ini kampus lo. Apa kamu nggak bisa bersikap lebih sopan?, aku risih lo kalau kamu kek gini terus..., ini Indonesia gak. Jadi jangan bawa-bawa sikap kamu di sana kesini!", Ucap Agung kesal sambil melepas pelukan tangan Ega dari lengan Agung. Ega masih saja ngotot dan melingkarkan lagi tangannya di lengan Agung, Agung memang selalu kewalahan menghadapi sikap Ega, mereka sudah berteman semenjak Agung sekolah di luar negeri dulu. Ega adalah putri tunggal dari juragan minyak di medan dan papi nya merupakan teman papi Agung saat masa sekolah. Dan saat Agung diluar negeri dulu Agung tinggal dengan Abang nya yang kebetulan rumah nya bersebelahan dengan Ega, Ega tinggal bersama Mommy nya disana, karena Daddy Ega berbisnis minyak di Indonesia. Jadi mereka sama-sama asli orang Indonesia, belum lagi mereka sekolah di tempat yang sama. Oleh karena itu Ega jadi suka nempel tidak jelas sama Agung.
"Kamu dari mana? aku dari tadi nyariin kamu lo" Ega merengek dan memeluk tangan Agung lebih kuat. Agung mencoba melepaskan tangan Ega yang melingkar di lengannya lagi. Tapi Ega tidak mau dan malahan semakin menempelkan tubuh nya ke Agung. "Gak, aku serius gak.., kali ini aku bener-bener serius pengen ngomong sama kamu". Agung menghentikan langkah nya lalu balik memegang kedua bahu Ega sambil menatap tajam mata Ega. "Kamu mau ngomong apa?, kamu mau melamar aku?" tebak Ega asal. Agung langsung melepas tangannya, satu tangan Agung menepuk jidadnya dan sebelah nya lagi digunakan Agung untuk berkacak pinggang. Agung malah semakin stres dengan ucapan Ega.
__ADS_1
"Gak, aku cuma mau bilang kalau kamu gaboleh kayak gini lagi sama aku gak!, karena aku sudah punya pasangan". Ucap Agung serius kepada Ega. "Itu nggak mungkin.., kamu becanda kan Gung?, kamu tau kan kalau aku cinta banget sama kamu..., jadi kamu nggak mungkin ada pasangan selain aku Gung". Ucap Ega dengan mata berlinang sedikit senyum yang dipaksakan dan menggelengkan pelan kepala nya, menandakan betapa dia sangat tidak percaya dengan ucapan Agung. Agung memang selama ini tidak pernah dekat dengan wanita lain selain Ega, tapi Agung pun memang tidak pernah mencintai Ega, Agung hanya menganggap Ega sebagai teman masa kecil nya yang manis dan menyebalkan.
"Aku serius Gak, kamu tau kan, aku nggak pernah bohong, dan aku memang dekat sama kamu, tapi kamu tau kan, aku selalu berkata kamu teman masa kecilku, jadi kumohon berhentilah bersikap seperti kekasih ku Ega. Karena nggak enak banget dilihat orang. Apalgi sekarang aku udah punya pasangan Gak" ucap Agung memohon. "Siapa pasangan kamu? anak fakultas mana? bilang sama aku, kalian baru jadian kan..., aku akan merebut kamu kembali dari dia Gung" jawab Ega pada Agung. Agung lalu menggelngkan kepalanya, " nggak bisa gak, nggak bisa lagi... karena dia bukan pasangan biasa Gak, dia adalah istriku". Ucap Agung menegaskan.
__ADS_1
Ega lalu tertawa keras, keras sekali.., hingga Agung terpaksa menutup telinga nya. " Dengar ya Agung, kalau kamu mau menjauhi aku jangan becanda kelewatan seperti ini, rasanya nyesak lo" ucap Ega tersenyum pahit. "Aku nggak becanda Gak, aku sudah menikah" tegas Agung kembali. Kali ini Ega terdiam, Ega lalu menutup matanya lalu mengulum bibir nya sendiri. Wajah cantik nya semakin terlihat saat dia bersikap tenang. "Ok... kalau kamu memang sudah menikah katakan sama aku, dengan siapa dan anak mana? " tanya Ega kemudian.
"Kamu sudah sadar? " sebuah suara menyapa Ega. "Aku dimana? " tanya Ega kebingungan. "Kamu lagi di UKS kampus" jawab perempuan paruh baya itu. Ternyata dia adalah seorang pengawas kesehatan kampus. "Aku kenapa disini buk?" tanya Ega kembali masih dalam keadaan lemes. "Kamu tadi pingsan lalu salah satu mahasiswa yang melihat kamu membawa kamu kesini, sepertinya dia juga mengenal kamu". jawab pengawas UKS itu. Ega kemudian berusaha untuk duduk, "Lalu dimana dia sekrang buk? " tanya Ega lagi, karena Ega yakin itu adalah Agung. "Dia sudah pergi, katanya dia ada class tadi". jawab pengawas UKS itu lagi. "Istirahatlah!, saya sudah menghubungi keluarga mu, Daddy mu nanti akan menjemputmu. Sambung pengawas itu lagi.
__ADS_1
Iya di Indonesia Ega hanya tinggal berdua Daddy nya, Ega sengaja pulang ke Indonesia demi bisa tetap bersama-sama Agung. Tapi, ternyata Agung tidak membalas perasaan Ega, "Ega sangat sedih dan frustasi. Ega kemudian mengeluarkan cermin bedak nya, lalu melihat wajahnya di dalam cermin itu. "Aku cantik kok! tapi, kenapa Agung gamau sama aku?? " . Ega lalu melihat kepada pengawas UKS. "Buk", panggil Ega. "ya... apa nak? " tanya pengawas itu. "Apa aku jelek buk?" tanya Ega dengan raut wajah sedih sambil melihat mukanya ke cermin sambil memgusap bagian pelipis matanya dengan tangan kiri nya. Pengawas itu hanya tersenyum dan mendekat, "kamu cantik kok nak, hanya lelaki buta yang nggak sukak sama kamu'. jawab pengawas itu lagi sambil tersenyum ramah.
"Tapi kenapa aku nggak bisa dapatin apa yang aku mau? kenapa cinta pertama aku dan satu-satu nya tujuan aku malah direbut orang???? ". Ega merasa sedih sekali dan kembali terisak pelan. "Tidak...., aku tidak akan menyerah...., akan aku pastikan, aku harus bisa memisahkan Agung dengan wanita yang disebutnya sebagai istrinya itu. tidak... aku tidak akan pernah merelakan Agung untuk siapapun, liat saja Agung, kita akan segera melihat bagaimana seorang Ega akan berjuang mendapatkan kembali cintanya, meski dengan jalan yang salah sekalipun. Aku Ega... anak raja minyak yang ternama di xxx, tidak akan membiarkan mangsa ku pindah ke lain hati. Dia milikku dan akan selalu menjadi milikku sampai kapan pun itu. Batin Ega dalam hati nya.
__ADS_1