
Pesta pun berakhir, semua kembali ke kamar masing-masing. Sesampai dikamar pengaten yang khusus di renovasi untuk mereka berdua, Hana pun membaringkan tubuhnya di atas ranjang. Ada rasa lelah yang luar . Karena Hana harus sering berdiri untuk menyalami semua tamu. Jumlah tamu yang datang, sungguh tidak sedikit.
Haikal masih berdiri di ujung pintu kamar, karena dia terdengar masih berbicara dengan salah satu pelayan kamar hotel. Ntah apa yang di bicarakan Haikal, yang jelas Hana merasa sangat lelah dan akhirnya dia tertidur saat menantikan Haikal sampai dikamar.
Haikal memasuki kamar mereka, dan dia melihat Hana tertidur masih dalam keadaan berpakaian lengkap. Wajahnya terlihat sedikit pucat. Mungkin karena lelah pikir Haikal. Haikal kemudian duduk disisi Hana yang sudah lelap. Kemudian membelai pipi Hana dan mencium kening Hana. Ntah apa yang ada dipikiran Haikal, yang jelas Haikal tersenyum manis melihat sekretaris cantiknya yang sudah resmi menjadi istrinya tersebut.
Haikal kemudian mandi dan berbaring disamping Hana. Dua jam sudah berlalu. Hana maaih terlihat nyenyak. Hana sepertinya benar-benar lelah pikir Haikal. Haikal kemudian kembali berbaring disisi Hana, namun kali ini Haikal tidak lagi tinggal diam. Dia memeluk tubuh Hana meski belum meminta izin dari Hana. Karena Hana masih terlelap.
Awalnya hanya sebuah pelukan namun aroma wangi tubuh Hana menggoda Haikal. Kemudian Haikal mulai membelai sekretaris cantiknya yang sekarang sudah sah menjadi istrinya itu. Haikal bingung akan memulai darimana, karena dia merasa kikuk saat ini. Padahal biasanya saat dikantor bersama Hana. Tidak sedikit hal yang berputar di kepalanya untuk menyetubuhi Hana. Sekarang saat dia bisa melakukan segalanya. Haikal malah kikuk didepan gadis cantik yang masih terlelap itu.
__ADS_1
Gairah yang sudah tidak tertahankan akhirnya memaksa Haikal untuk memulai serangan tanpa izin dari Hana. Karena Hana masih tertidur pulas. Haikal dengan susah payah membuka gaun Hana. Haikal kemudian mencari posisi ternyaman untuk membuka gaun Hana. Maka Haikal duduk diatas tubuh Hana dan bertumpu pada kedua lututnya.
Bibir Hana terlihat sangat seksi, akhirnya Agung mendaratkan bibirnya di bibir hana. Namun baru saja menempelkan bibir itu. Hana terbangun dan melihat sosok lelaki tampan berada diatasnya tanpa busana. Sontak Hana kaget dan mendorong suaminya itu.
Haikal terjatuh
"Au... " Haikal lalu berdiri dan kemudian kembali memeluk istrinya.
"Maaf mas, aku nggk sengaja, aku lupa kalau kita sudah sah menjadi suami istri" Hana menjawab dengan meundukan pandnagannya.
__ADS_1
"Tidak apa-apa sayang. Aku mengerti kok" Haikal kembali mendekat dan kali ini langsung menyambar bibir milik Hana.
Mereka berdua bercinta. Tidak ada yang bisa menghentikan mereka saat ini. Haikal sudah sangat sabar menunggu. Dan Akhirnya Haikal memulai serangan dan selalu menjadi pemimpin.
Bibir Haikal menyusuri leher dan setiap lekuk tubuh Hana. Hana yang menerima dengan baik setiap sentuhan Haikal kemudian perlahan didalam permainan membuka gaunnya dan memperlihatkan kemolekan tubuhnya.
Haikal semakin gemes, karena ini pertama kalinya dia melihat gadis tanpa busana dan itupun gadis yang sangat cantik dan bertubuh ideal. Dengan cepat Haikal bermain di gunung yang tidak berpenyangga itu. melu***t dan mengul*m ujung kecil berwarna merah muda itu.
******* demi ******* memggema di ruangn yang merupakan aset peraduan mereka malam ini. Haikal menjelajah dengan liar, tidak ada yang terlewatkan. Setiap inci sentuhan Haikal menjadi erangan oleh Hana. Dan sampailah Haikal pada sebuah goa yang terawat. Wangi, bersih dan putih. Dengan entengnya Haikal menyusuri goa itu dengan sapuan bibirnya dan sesekali dibantu oleh tulang lunak dalam mulutnya.
__ADS_1
Sungguh Hana terlihat sangat menyukainya, hingga Haikal tidak lagi memunggu waktu lama langsung menggagahi Hana. Haikal melakukan denga durasi yang tidak beraturan. Namun lama-lama keduanya matanya mulai melotot mata Hana dan Hana mengigit bibir bawahnya. membuat Haikal semakin tergoda dengan erangan dan kelakuan Hana yang menggigit gigit pelan bibir bawahnya. Dan akhirnya Haikal mempercepat duraai lalu sampailah paada klikmaks nya.
Dikamar sebelah.