Lelaki Bayaranku

Lelaki Bayaranku
Anak Manja


__ADS_3

Dirumah Orang Tua Agung


"Hai Mom!" Agung kemudian mencium dan memeluk Momy nya.


"Hai sayang, kamu kenapa bisa bareng Daddy kamu?" tanya Mommy.


"Aku jemput Daddy Mom" jawab Agung


Mommy Agung melihat ke arah Daddy Agung dan mereka saling bertatapan penuh tanda tanya. Daddy hanya mengangkat bahunya. Tanda tidak tahu apa-apa.


"Mom masak apa? aku kangen masakan Mommy", Agung kembali memeluk Mommy nya dari belakang dan mencium pipi Mommy nya. Mommy Agung mengacak acak rambut anaknya yang panjang.


"Kamu udah jadi suami, maaih juga manja!" ucap Mommy Agung.


"Agung lapar Mom, mau disuapin!" ucap Agung manja.


Mommy mengambilkan naai untuk anaknya dan menyuapinya makan.


"Memang kalau Agung sudah jadi suami orang, Agung nggak boleh manja sama Mommy lagi?" tanya Agung manja, sambil memijit mijit bahu Mommy nya pelan.


"Boleh sayang, boleh saja" Mommy kemudian mengecup jidat Agung.


Daddy yang dari tadi mondar mandir ntah mencari apa akhirnya ikut bergabung duduk bersama Agung dan Mommy nya.


"Dasar anak manja, gabisa lewatkan kesempatan bermanja sama Mommy nya" ucap Daddy.


Agung tersenyum manja dan memeluk Mommy nya yang masih sibuk menyuapi Agung makan. Hingga akhirnya Agung selesai makan.


"Nah, sekrang coba bilang. Kamu ada keperluan apa?" tanya Daddy


"Gini Dad, Mom. Kemaren Daddy Alexa meminta Agung dan Alexa mengadakan acara pernikahan kami. Dan acara itu akan diadakan minggu ini" ucap Agung sedikit ragu dengan tanggapan orang tuanya.


"Wah, bagus itu sayang. Jadi akhirnya ada pesta!" jawab Mommy dengan beraemangat.


"Mommy setuju?" tanya Agung.


"Ya setujulah nak. Memang kenapa?" tanya Momny malah heran.


"Agung pkir karena usia Agung yang belum duapuluh tahun bakal membuat Mommy elfil dengan pesta pernikahan ini!" jawab Agung.

__ADS_1


"Nggaklah sayang, pernikahan bukan soal usia. Tapi tentang tanggung jawab!" ucap Mommy suport.


"Bener, tentang tanggung jawab!" timpal Daddy lagi.


"Nah itu dia Dad, masalah tanggung jawab. Agung pengen buka bengkel Dad. Jadi Agung punya penghasilan yang jelas. Kalau sekarang kan cuma memgandalkan nyanyi di Kafe dan jadi montir pribadi teman saja." jawab Agung lagi.


"Boleh. Ide bagus, kamu bukak dimana rencanany?" tanya Daddy .


"Dekat butik Alexa Dad. Disana selain rame juga jadi bisa makan siang bareng Alexa." Jawab Agung polos dan bahagia.


Daddy dan Mommy Agung,bisa melihat betapa putra bungsu nya hidup dengan baik dan bahagia bersama Alexa.


"Baiklah. Apa yang harus Daddy lakukan?" tanya Daddy lagi.


"Agung mau pinjam duit Daddy untuk sewa tokonya Dad. Kalau modal untuk alat dan isi bengkel tabungan Agung ada Dad." jawab Agung.


"Baiklah, kapan kita mulai?" tanya Daddy.


"Sekarang juga oke Dad!" jawab Agung tidak mau membuang waktu.


"Oke . Kita berangkat!" Mom, Daddy sama Agung keluar dulu ya. Lalu Daddy mengecup kening Mommy.


Dan Agung pun mencium kening Mommy nya.


Sampai dilokasi


"Nah ini dia Dad, menurut Daddy gimana?"


"Bagus, dekat jalan utama dan dekat dari butik Alexa. kita langsung tanyakan orangnya" ajak Daddy


Lalu mereka berbincang dengan pemilkk toko dan akhirnya deal.


"Nah bagaimana soal isi bengkelnya? apa kamu bisa sendiri atau Daddy temanin?" tanya Daddy Agung.


"Untuk itu Agung bisa sensiri Dad. Oya, Daddy mau langsung Agung antar pulang atau kita mampir sebentar tempat Alexa? mumpung dekat!" ajak Agung.


"Hm...., yuk kita mampir, Daddy juga sudah kangen dengan menantu Daddy yang cantik itu!" ucap Daddy.


Mereka pun akhirnya mampir ke Butik Alexa yang hanya terpisah lima toko.

__ADS_1


Sesampai di Butik, Agung melihat Tika dan mbak Nisa sedang banyak klien. Jadi mereka tidak terlalu memperhatikan kedatangan Agung. Tapi, Agung berpapasan dengan mbak Anya. Mbak Anya bersikap cuek, sama seperti biasanya. Tapi Agung tau. Wanita itu tergila gila padanya. Dan Agung pun tetap bersikap seakan tidak tau apa-apa.


Alexa melihat kedatangan Daddy Agung dari dalam ruangannya. Alexa langsung merapikan pakaiannya agar terlihat baik. Karena dia akan sangat malu apabila terlihat jelek di depan mertunya itu.


"Selamt siang mbak" sapa Agung saat masuk ruangan Alexa.


Alexa berdiri dan mendekati Daddy Agung.


"Siang Dad, apakabar Dad? Daddt dari mana?" tanya Alexa penasaran.


"Daddy dari sebelah liat..." Agung langsung memeluk Daddy nya. Dan memotong pembicaraan Daddynya dan Alexa.


"Daddy kangen sama kamu, makanya mau mampir kesini!" ucap Agung.


Agung mengedipkan matanya pada Daddy nya.


"Hm... sepertinya kamu belum memberitahu Alexa?" bisik Daddy Agung ke telinga Agung.


"Hahaha.... hahahha..hhhahaaa, belum belum" ucap Agung sambil gerak-gerak kan tangannya seakan akan meregangkan otot. Dan Daddy nya pun ikut tertawa.


"Hahahaha...hahahaha bodoh nggk kasih aba-aba." Daddy Agung lalu mundur dan duduk di sofa sambil tetap tertawa ga karuan.


Alexa yang melihat tingkah bapak dan anak itu hanya heran dan geleng-geleng kepala. "Ternyata mereka sama" pikir Alexa dalam hati.


Bersambung*****


Yeeee.... udah up lagi ya , nah ceritanya di bikin sedikit ringan ya readers. Biar otot yang tegang larena marah dengan Bi Sandra jadi sedikit tenang. Sebelum kita masuk lagi ke bagian cerita yang bikin kesal .


Sambil nungguin Aouthor up episose baru. Jangan lupa mampir dimari ya.


👇


Humaira Khema Shareen adalah salah satu gadis yang menjadi korban pembullyan di kampus karena memiliki wajah yang berjerawat dan berkulit coklat. Dia juga mendapatkan tekanan batin oleh ibunya sendiri yang membuatnya merasa insecure.


Hingga suatu hari kejadian naas membuatnya terjebak dalam ikatan pernikahan dengan seorang pria cassanova bernama Guntur Syakir Alhusayn. Dia disiksa, dicaci dan dihina oleh suaminya sendiri ketika sedang hamil.


Hadirnya kekasih Syakir di antara mereka berdua semakin membuat Humaira menderita. Lalu bagaimana kisah ini berakhir?


Apakah Humaira akan bertahan dengan Syakir atau dia memilih bercerai dan meninggalkan pria itu?

__ADS_1



__ADS_2