
Akhirnya mereka bubar dan memasuki kamar masing-masing setelah mereka semua mendapatkan kunci kamar mereka. Tapi Alexa berjalan dengan wajah murung.
"Kamu kenapa sayang?" Agung bertanya kepada Alexa yang berjalan sambil menekuk wajahnya kebawah.
Alexa menggeleng pelan
"Kamu masih memikirkan soal baju tadi ya?" tanya Agung lagi dengan rasa pengertian tinggi.
Alexa kemudian menghentikan langkahnya lalu menatap Agung. Matanya berbinar menahan air mata. Lalu tiba-tiba bibirnya dibuat runcing seperti bibir bebek dan merebahkan kepalanya ke dada Agung sambil menangis.
Agung yang mengerti perasaan Alexa hanya bisa mengelus pelan kepala istrinya itu. Agung kemudian menggendong Alexa dan membawanya ke kamar mereka. Alexa yang tiba-tiba digendong Agung langsung malu-malu dan mengalungkan tangnya di leher Agung.
"Kamu pinter banget sih, merubah suasana hati aku yang resah jadi bahagia gini?" tanya Alexa menggoda.
"Karena aku sudah berjanji, bahwa aku akan memberikan senyum di setiap harimu sayang! kamu lupa?" tanya Agung sambil mengingtkan Alexa akan janji Agung dulu yang akan selalu memberikan senyuman pada hidup Alexa.
Alexa kembali tersenyum, dia merasa sangat beruntung memiliki Agung. Ternyata pilihannya untuk mencari Agung dan dijadikan suaminya adalah hal yang paling tapat, meski awalnya hanya suami bayaran. Namun siapa sangka, dari situlah cinta ditemukannya.
Mereka akhirnya sampai dikamar. Agung membawa Alexa keranjang dan menurunkannya perlahan, penuh kelembutan.
__ADS_1
"Sayang, malam ini kamu tisur cepat ya! biar besok kamu terlihat cantik dan fres wajahnya" kata Agung. Dan Alexa hanya mengangguk.
"Aku mau cuci muka dulu ya mas" ucap Alexa sembari turun dari ranjang.
Dan ternyata, di ujung sudut lemari depan nakas, itu ada sepasang setelan pakaian yang terpajang cantik dan dan elegant.
Alexa langsung mendekat dan melihat dengan takjub, karena itu adalah baju yang di desainnya sendiri. Namun, dia belum sempat meminta mbak Anya untuk menjahitnya. Lalu bagaiman tiba-tiba pakaian yang masih berupa deaain itu, bisa disulap menjadi pakaian asli?
"Mas, sini deh!" Alexa meminta Agung mendekat.
"Kenapa sayang?" tanya Agung.
"Ini desain aku lo mas, tapi aku belum sempat mibta jahit sama mbak Anya. Karena aku masih kesal kali sama dia. " jawab Aexa lagi.
"Coba kita tanya Daddy ya!" jawab Agung dan alexa mengaangguk.
Alexa menghubungi Daddy nya lewat telpon.
📱"Dad, Alexa mau tanya sesuatu Dad"
__ADS_1
📲 "Apa nak?" tanya Daddy diseberang telpon
📱"Dikamar Alexa ada pakian Dad, ini pakaian yang alexa desain, tapi belum sempat di kasih ke mbak Anya. Kok sudah selesai saja ya Dad? tanya Alexa penasaran.
📲 " Itu memang desain kamu nak. Tapi bukan Anya yang jahit. Dady langsung bawa teman Daddy yang pernah Daddy cerita ke kamu dulu.
📱" Oooo gitu ya Dad? Daddy tau ya apa yang Alexa mau, Alexa senang sekali Dad, Alexa sangat menyukai desain ini Dad. Makanya pengen banget pake pas di acara penting Alexa." jawab Alexa jujur.
📱" makasih banyak ya Dad" tambah Alexa bersyukur.
📲 "Sama-sama sayang, Daddy senang kamu bahagia. Sekrang istirahatlah agar wajah mu tetao fres saat bangun esok pagi!" tegas Daddy Alexa.
📱"Ya Dad. maksih ya Dad" dan Alexa memutus sambungan telponnya.
"Bagaimana sayang? Daddy kamu hebat ya. mampu berusah menjadi yang tebaik selalu." Ucap agung untuk menghibur Alexa yang sudah mulai memahami orang tuanya juga.
"Iya sayang, aku ... aku sangat bahagia" ucap alexa lagi dengan berbahagia dan dipenuhi mata yang berbinar.
"Yuk sekarang cuci mukanya dan lanjut bobok gimana?" tanya Agung kembali.
__ADS_1
"Iya mas," Alexa bermanja dan menyandarkan kepalanya di dada bidang itu.
Agung kembali membelai kepala Alexa, kemudian mencium kening Alexa.