
Alexa dan Agung sampai di rumah. Alexa terlihat kelelahan. Mungkin akibat dari habis terapi membuat Alexa kehabisan tenaga. Berjuang untuk segera bisa berjalan kembali. Hari-harinya terasa berat semenjak dia menikah dengan Agung. Tapi dia tidak pernah menyesali pernikahan itu. Justru dengan itu, dengan setiap masalah yang terjadi. Alexa jadi bisa tau, mana orang yang tulus padanya dan mana yang tidak.
"Istirahatlah!" ucap Agung. Kemudian mengantarkan Alexa ke kamar.
"Aku mandi dulu ya!" ucal Alexa.
"Aku siapin air hangat ya mbak!" ucap Agung lagi.
"nggak usah Gung. Aku saja, kamu pasti capek setelah dari kemaren ngurusin masalah Ega." Alexa meyakinkan.
Agung mendekat kemudian duduk jongkok di depan Alexa yang masih menggunakan kursi rodanya. Agung kemudian meraih tangan Alexa dan mencium tangan itu.
"Mbak tau? aku tidak pernah lelah melakukan sesuatu. Apalagi itu soal mbak. Aku akan mandiin ya, lalu setelah itu mbak istirahat. Dan aku harus ke kampus sebentar. Ada yang harus aku urus." jelas Agung.
"Yah..., kamu harus ke kampus ya Gung?"
"Iya mbak. Aku harus kasih penjelasan soal kematian Ega sama pihak kampus mbak!"
"Iya deh. Tapi kamu cepat pulang ya!" rengek Alexa sambil mencibirkan bibirnya.
Tingkah Alexa jelas membuat Agung jadi gemes. Aplagi dengan bibir nya yang dibuat kerucut seperti itu. Agung langsung seketika meraih bibir Alexa dengan bibir nya.
Alexa juga langsung merespon. Hingga mereka berciuman dalam dan panjang. Agung melepas ciumam itu sejenak. Kemudian menatap mata Alexa tajam penuh gairah.
Lalu dengan cepat bibir Agung pindah menciumi benda kenyal milik Alexa yang masih di tutupi pakaian itu. Lenguhan Alexa semakin dalam dan dalam. Alexa tidak tahan. Kemudian menarik rambut Agung hingga bibir Agung tidak lagi bermain di sana. Namun Alexa dengan cepat mencium bibir Agung, dan Alexa berhasil memimpin ciuman mereka dengan baik.
Alexa semakin mahir. Ciuman demi ciuman Agung mulai bisa di iringi Alexa. Perpagutan antar dua daging tanpa tulang itu semakin liar dan panas.
Tanpa di sadari, mereka berdua sudah tiada lagi mengenakan pakaian. Ntah siapa yang mulai. Permainan ranjang yang hangat itu berakhir hanya karena mereka berdua sudah mencapai puncaknya.
Alexa tertidur, begitu juga dengan Agung. Namun Selang beberapa menit Agung kembali bangun dan melirik ke arah Alexa. Alexa tertidur pulas disisi kanan Agung. Masih tanpa busana dan terlihat begitu indah.
Agung memiringkan posisi tubuhnya Agar bisa melihta betapa eloknya rupa tubuh wanita impiannya itu. Tidak ada satupun kekurangan. di pandangnya setiap sudut dan sentinya pun. Tubuh itu tetap elok bentuknya dan membuat Agung menarik Salavina nya sendiri pelan dan penuh takjub.
__ADS_1
Agung kemudian menarik selimut dan menyelimuti tubuh Alexa. Alexa tersenyum dalam tidurya lalu memutar tubuhnya lagi ke arah Agung. Hingga akhirnya muka mereka berdua berhadapan dan hembusan napas Alexa yang tertidur itupun membuat Agung tanpa pikir panjang mengulangi permainan mereka.
Alexa yang tertidur terbangun dan melihat ternyata Agung diatas tubuhnya. Alexa malah semakin menggila dan kembali mengambil alih permainan
Senjata Agung lagi-lagi bisa membuat Alexa mengeluarkan umpatan dan rasa yang luar biasa.
"Mandi lagi ya!" ucap Agung.
Agung kemudian bimbing Alexa untuk ke kamar mandi. Mereka mandi berdua. Saling meraba tubuh saat mandi, mencumbu setiap sentuhan. Lalu kembali. Permaianan ketiga tidak mereka tunda lagi. Hanya sedikit sentuhan saja, mereka berdua bisa saling tidak terkendali.
"Alexa bahkan mengeluarkan suara indah saat terjadi sentuhan antara merrka berdua. Dan suara suara itu sampai membuat Agung makin gila. Kemudian tanpa ragu. Agung kembali memimpin. Dan membuat Alexa tidak berkutik lagi.
Akhirnya selesai. Agung kemudian membimbing Alexa ke kamar. Dan meminta Alexa utuk kembali tidur.
"Tidur ya sayang! Aku akan segera kembali" kemudian Agung mengecup kening Alexa.
*****
Agung sampai di kampus. Agung menemui Dosen nya. Dan meminta pihak kampus untuk bisa mendegarkan alasan kematian Ega dan memgapa dikuburkan ditempat umum.
Sementara Agung dalam perjalan.
*****
Dirumah Alexa sendirian mencoba keluar kamar dengan kaki nya yang masih belum terlalu kuat. mungkin karena sore rumaj itu terasa sangat sepi. Para pembantu rumah tangga Alexa, sedang istieahat di ruangan belakang rumah Alexa.
Alexa lalu berjalan sambil berpegangn pada setiap benda yang dia temui. Dia berjalan mengarah ke kolam renang. Karena Alexa paling suka berada di kolam renang setelah kamarnya. Disana Alexa belajar berjalan. Dia terlihat sangat semangat dan bahagia melihat kakinya yang mulai pulih.
Alexa berjalan terus berjalan.Tiba-tiba dia tergelincir dan masuk ke kolam renang. Karena kaki yang masih berat. Alexa sedikit sesak, panik dan tenggelam. Lalu seseorang melihatnya dan langsung melompat ke kolam renang untuk menyelamatkan Alexa. Alexa berhasil di angkat dan di tidurkan di lantai pinggir kolam.
Sambil terbatuk batuk tubuh yang terlihat menempel dan menonjolkan setiap inci tubuh itu bergoyang dan membuat gerakan indah pada tubuh yang sempurna itu.
Siapa lelaki yang tidak tergiur melihat itu?
__ADS_1
Lalu dengan cepat si lelaki menindih tubuh Alexa dan memgerayanginya. Alexa panik dan berteriak. Tapi mulut Alexa di bungkam denga mulutnya juga. kedua tangan Alexa direntangkan dan ditahan dengan kedua tangan perkasanya. Lalu dia mencumbu setiap lekuk leher indah itu. Dan Saat itu bibir Alexa bebas dan berteriak sekencangnya.
Tapi tidak ada yang mendengar. Karena Alexa mempunyai rumah yang besar dan semua pelayan beristirahat di ruang istirahat mereka di halaman belakang. Sehingga lelaki itu kembali menyumpal bibir indah itu dengan mulutnya.
Alexa yang lemas tak berdaya hanya bisa meneteskan air mata. Karena tenaganya sudah tidak ada lagi untuk memberontak. Dan disaat Alexa terisak menangis penuh luka. Lelaki itu melepas tindihannya pada tubuh Alexa. Dan menatap Alexa penuh rasa hiba.
Alexa kemudian melihat kearah lelaki yang menolong nya sekaligus melecehkannya.
"Kamu?"
Haikal hanya tersenyum.
"Dasar lancang. brengsek amat sih kamu. Apa yang kamu lakukan benar-benar nggak bakal aku maafkan"
"AKU BENCI KAMU" ucap Alexa tegas pada Haikal.
Haikal hanya tersenyum puas. Lalu berdiri dan meninggalkan Alexa.
Tiba-tiba Haikal memghentikan langkahnya dan memutar tubuhnya lagi ke arah Alexa.
"Kamu tau? tubuhmu itu harusnya milikku!"
Tegas Haikal sambil tersenyum jahat dan masuk ke kamarnya.
Alexa masih terdiam, terbaring dan menangis.
"Agung. Pulang sayang, Aku butuh kamu!" Batin Alexa sambil menangis.
Dan tidak lama kemudian Agung datang. dengan tidak sengaja melihat ke arah kolam renang. Ternyata. Alexa terbaring lemah sambil menangis tidak berdaya.
*****
Nah... nah ... sambil nungguin up aku yang terbaru, silahkam mampir ya. Di karya teman aku yang nggak kalah serunya.
__ADS_1
👇