
Tepat siang ini dikantor Putri sedang sibuk"nya bekerja, libur satu hari saja membuat pekerjaan putri menumpuk.
saat asik kerja ada yang datang ke ruangan nya, masuk seru putri, rupanya yang datang sahabat nya Maya, kamu dah makan siang put? belum jawab putri, yaudah ayo sama aja kita makan siangnya! tunggu dulu nanggung kerjaan ku ini seru putri, udah nanti aja lanjutin nya nanti habis jam makan siangnya kata Maya.
yaudah ayo kalau gitu, kita makan Dimana?
makan tempat semalam aja yang ada mas pelayan yang tampan itu, terlalu jauh! makan dekat kantor aja aku masih banyak kerjaan kata putri pada Maya.
yaa gak jumpa sama masnya dong kata maya!
mendengar sahabat nya ingin bertemu dengan suaminya membuat Putri kepikiran dengan suaminya mengingat dia meninggalkan suaminya sendiri di rumah sakit tanpa ada yang menemani mengingat suaminya tidak punya keluarga selain dirinya sendiri, gimana keadaan nya ya sekarang kata putri mengingat suaminya udah ah aku masih kesal dan marah sama dia.
put, putri! ayo makan dimana jadinya? apa? kata putri buyar dari lamunannya, makan di depan aja biar cepat lagian masih banyak kerjaan aku, udah ayo kata Maya
sampai di rumah makan Putri dan Maya duduk sambil lihat" menu untuk makan siang,tiba" hanpone Putri bunyi, itu hanpone mu angkat dulu siapa tau penting kaya Maya, langsung di angkat Putri.
Halo selamat siang ini dengan Ibu Putri, ya ini saya sendiri ini dengan siapa ya?, ini kami dari Rumah Sakit Permata ingin mengatakan tadi suami ibu atas nama Tama Arya Wiguna sakit nya kambuh lagi,jadi kami harap ibu bisa datang ke Rumah Sakit mengingat suami ibu tidak ada keluarga yang menemani!
__ADS_1
baik terimakasih informasinya saya akan segera kerumah sakit jawabku.
siapa put serius amat telpon dari siapa rupanya! oh gada, masalah kerjaan, kamu makan sendiri aja ya dulu Aku ada kerjaan mendesak ini! aku pergi dulu ya nanti aku kabarin lagi dah seru putri langsung meninggal kan maya.
Putri langsung berangkat kerumah sakit mengingat sang suami tidak ada yang menemani hanya sendirian saja.
sesampainya di rumah sakit putri langsung menuju tempat suaminya di rawat,
ketika masuk ruangan dilihat suami sedang tidur dengan nyenyak dan langsung Putri duduk disamping tempat tidur suami nya.
sambil melihat Tama tidur, Putri memperhatikan wajah sang suami entah kenapa ingin rasanya menyentuh dan mengelus kepala suaminya dan itupun dilakukan putri dengan mengusap pipi Tama dan mengusap rambut sang suami.
kamu udah datang? kirain kamu gak mau lagi Ketemu sama aku!
Malas aku lihat kamu, kalau bukan gak ditelpon dari Rumah sakit mana mau aku datang.
ya udah aku minta maaf sama kamu,
__ADS_1
putri hanya diam mendengar permintaan maaf dariku dan asik dengan handphone nya sendiri.
Itu apa udah ada tanda" kamu hamil ucapku pada putri, dan putri langsung melihat aku setelah mengatakan itu.
mengingat kami ber dua pernah melakukan hubungan suami istri saat malam di club itu dan aku ingat betul bukan bukan hanya sekali aku melakukannya pelepasan di dalam, dan aku ingat betul saat melakukan hubungan itu aku mengeluarkan nya di dalam tidak pernah di luar.
kamu berharap aku hamil tapi maaf aku gak merasakan tanda" kalau aku hamil atau mengalami gejala hamil.
mendengar ucapan putri aku berdoa dalam hati semoga kamu cepat hamil, dan kehamilan mu itu akan memperkuat rumah tangga kita berdua itulah doaku dalam hatiku.
lagian aku juga berpikir mana langsung hamil kami pun tinggal bersama belum ada satu bulan.
kamu udah makan siang tanyaku, kalau belum makan siang ayo biar aku kawani makan siang, kamu masih sakit tapi mau kawani aku makan.
kan makan disini bisa gak usah makanan di kantin rumah sakit seru ku!
udah gak usah, kamu tunggu di sini aja biar aku makan sendiri lagian kamu kasih sakit! istirahat saja biar cepat sembuh nya.
__ADS_1
ok aku gak ikut makan asal kamu makan disini aja bosan aku disini ga ada kawan ngobrol kalau kamu pergi makan aku sendirian lagi disini.
dan akhirnya Putri mengalah dan berakhir makan di ruangan Tama, sambil bercerita untu mengenal lebih dalam lagi.