
setelah membeli batagor dan banyak jajanan yang di beli kini mereka pun pulang kerumah dan berkumpul bersama.
gak terasa waktu berlalu dengan cepat Kenan semakin besar dan usaha Tama semakin berkembang tapi hubungan Tama dengan Raharjo tidak pernah akur sekarang Kenan sudah bisa bicara dan sebentar lagi bakalan masuk sekolah menunggu tahun ajaran baru untuk memasuki sekolah.
Tama sekarang berada dikantor semakin hari semakin sibuk tapi tidak pernah lupa dengan keluarga walaupun banyak pekerjaan selalu diluangkan waktu untuk bersama keluarga siang ini Putri lagi menuju kantor Tama untuk makan siang bersama.
Putri sedang mengemudi menuju kantor Tama sedangkan Kenan lagi bersama kakek dan neneknya saat ini keadaan jalan tidak seramai biasanya membuat setiap orang mengemudi dengan lumayan cepat.
saat lampu merah Putri kembali melihat wajah nya di spion mobil merapikan lagi riasan wajah nya karena setelah habis makan siang dia akan pergi bersama Tama sengaja mereka pergi untuk menghabiskan waktu berdua tanpa ada Kenan.
saat lagi asik merapikan riasan sambil mencoba menghubungi Tama karena sudah mau sampai tiba-tiba ada sebuah truk besar melaju dengan cepat sambil membunyikan klakson panjang nya terus menerus menekan klakson panjang sebab remnya blong akibat muatan yang melebihi kapasitas dan kehilangan kendali.
Putri mendengar suara klakson tersebut dan melihat kebelakang dengan spion nya sudah terjadi tabrakan beruntun saat Putri mau keluar mobil bagian belakang nya sudah di tabrak mobil lainnya dan kecelakaan pun tidak dapat ter elakkan.
bruk! brukk! terdengar keras benturan antar mobil dan semua mobil yang ditabrak truk tersebut rata-rata mengalami kerusakan yang berat sedangkan kepala Putri terbentur ke setir mobil dengan keras dan mobil nya terbalik dan darah sudah keluar dari kepala putri membuat dia hilang kesadaran tapi masih memanggil nama Tama dan berakhir dengan tidak sadarkan diri.
setiap orang berhamburan kejalan untuk melihat kecelakaan dan membantu korban kecelakaan dan jalanan sudah banyak mobil ambulans sebab tabrakan beruntun mengakibatkan banyak korban.
__ADS_1
Tama yang sedang dikantor tidak bisa tenang sebelum Putri datang gelisah dan perasaan tidak tenang itulah yang dia rasakan ketika menghubungi Putri juga tidak di angkat mencoba terus menghubungi Putri.
gak lama telpon Putri terangkat "halo kenapa telpon ku gak di angkat sayang? "maaf ini dengan siapa? "kamu siapa kenapa bisa hanpone istri saya ada sama kamu? istri saya dimana? "maaf pak sebelumnya kami dari pihak rumah sakit telah terjadi kecelakaan beruntun dan salah satunya korban kecelakaan istri anda sekarang istri anda sudah dilarikan kerumah sakit! "apa kecelakaan? "iya pak saya harap bapak segera datang kerumah sakit Harapan Indah.
tubuh Tama seketika lemas mendengar berita itu dan langsung keluar kantor dengan berlari menuju parkiran dan langsung melajukan mobilnya dengan cepat.
para karyawan sangat terkejut dengan Tama yang berlari dengan cepat membuat semua karyawan berhenti sejenak bekerja.
"halo Bu! "iya kenapa sayang kok kamu kedengaran sangat panik? "Putri kecelakaan Bu sekarang sudah dirumah sakit! "kamu jangan panik ibu akan segera menyusul kamu dengan ayah mu!
Tama sampai dirumah sakit dengan cepat langsung berlari menanyakan dimana istrinya "bapak tunggu disini istri bapak sedang diruangan UGD "tapi saya mau lihat istri saya dok! "iya kami tau bapak khawatir tapi bapak harus sabar karena kami juga lagi berusaha!
kemudian Tama menghubungi mertua nya mengabarkan kalau Putri kecelakaan, Bu Berta yang dijerman langsung berangkat ke Indonesia sedangkan Raharjo yang diluar kota langsung menuju Jakarta.
Tama tidak bisa tenang selalu mondar mandir karena khawatir dengan keadaan Putri, tiga jam kemudian dokter keluar dari ruangan UGD "gimana dok keadaan istri saya? baik-baik saja kan? "tenang istri bapak sudah kami tangani tapi belum bisa di jenguk bentar lagi bakal dipindah kan ke ruangan inap dan bapak ikut saya ke ruangan saya!
Tama sekarang berada di ruangan dokter menanyakan keadaan yang terjadi dengan Putri "begini pak Tama benturan yang di alami istri anda cukup keras di bagian kepala nya dan tangan kanannya patah aku takut terjadi kerusakan di bagian memori istri anda tapi ini masih dugaan saya setelah pasien siuman nanti kita periksa lagi! "tapi istri saya baik-baik saja kan dokter? "bapak tenang saja kami akan melakukan yang terbaik untuk istri bapak jangan lupa doakan untuk kesehatan istrinya pak! "baik dok terimakasih apa sudah bisa saya melihat istri saya? "sudah tapi hanya bisa dia orang saja biar pasien bisa istirahat dan gak terlalu ribut!.
__ADS_1
perlahan Tama membuka ruangan tempat Putri dan saat masuk dia melihat keadaan Putri yang terbaring dengan infus dan saluran oksigen di mulut nya Putri perlahan Tama berjalan dan gak terasa air matanya menetes melihat keadaan istrinya yang sedang terbaring dan tidak sadarkan diri.
Tama duduk dan memegang tangan Putri dengan lembut "kamu harus kuat dan cepat sembuh jangan biarkan aku khawatir dengan keadaan kamu yang kamu harus kuat Kenan putra kita juga menunggu kamu dirumah!
Tama sesekali mencium Putri dan memberikan semangat gak lama Tama keluar sudah banyak orang diluar ingin masuk melihat keadaan Putri.
Raharjo masuk dan cukup lama didalam ruangan saat dia keluar langsung menampar wajah Tama "kamu sebagai suami gagal dan gak bisa menjaga istri kamu! dan kenapa kamu biarkan dia pergi sendiri!,Tama hanya diam dan gak bicara karena perasaan sedang kacau memikirkan keadaan Putri.
"stop jangan pernah kamu menampar anak saya apa kamu gak tau kejadian yang terjadi!, keadaan lagi seperti ini kamu malah marah-marah bukannya berdoa untuk kesehatan Putri kamu malah membuat keadaan makin gak tenang kata Wijaya.
"anak kamu bilang? "iya kamu gak tau kalau Tama ini putra saya dan jangan pernah kamu mencoba menyakiti anak saya keadaan lagi seperti ini kamu malah bikin keributan ayah macam apa kamu ini!
Raharjo sangat tau betul siapa Wijaya makanya dia diam sekarang Tama duduk disamping ibunya "Bu aku takut dengan keadaan Putri! "sudah jangan berpikiran yang aneh-aneh kamu harus kuat ingat masih ada cucu ibu dirumah yang nunggu kamu dan ibunya kamu harus yakin Putri pasti sembuh dan kalian akan bersama lagi!
sekarang pagi telah tiba Tama semalaman begadang takut Putri kebangun tengah malam makanya dia begadang menjaga Putri.
Bu Berta sudah sampai langsung menuju rumah sakit dan saat melihat keadaan Putri dia hanya bisa menangis dan sesekali mengajak Putri untuk bicara.
__ADS_1
sedangkan Kenan dirumah kakeknya selalu menanyakan ayah dan ibunya yang belum pulang kerumah pada Naomi.
"aunty kok ayah sama ibu belum pulang sih kan aku ingin makan di suap in ibu! "ayah sama ibu kamu masih kerja dan belum bisa pulang sayang nanti kalau pulang aunty suruh bawa mainan yang banyak deh sama kamu! "tapi aku gak mau makan sebelum bicara sama ayah! "iya nanti kita telpon ayah Tama tapi kamu harus makan dulu! kalau ditanya sudah makan nanti tapi kamu belum makan gimana! "kata kakek kalau kamu gak mau makan ayah sama ibu gak mau pulang! "yaudah de aku makan!