lelaki biasa

lelaki biasa
tidak ada yang menarik


__ADS_3

Hampir satu minggu menjalani rumah tangga bersama tidak ada yang menarik dari dua orang manusia yang tinggal satu rumah ,baik Putri maupun Tama hanya bicara kalau ada perlu saja, sibuk dengan pekerjaan masing-masing!, saling sapa dan tegur bila ada yang ingin di tanya saja, begitulah kehidupan rumah tangga yang di alami seorang Tama Arya Wiguna . Biarpun begitu " semua keperluan rumah tangga dipenuhi oleh-nya , baik memasak walaupun istrinya tidak memakannya dan membersihkan rumah menjadi tugas seorang Tama Arya sebelum berangkat kerja, setelah berumah tangga kehidupan sehari-hari Tama Arya hanya bekerja dirumah makan sebagai pelayan di siang hari, dan untuk malam hari tetap bekerja di club malam juga sebagai pelayan' sesungguhnya sudah malas bagi Tama untuk bekerja di club malam mengingat hampir tiap malam bekerja sampai subuh dan pulang keadaan badan yang sudah capek. Bahkan untuk melihat istrinya saja berangkat kerja hampir jarang dia melihat istrinya pergi bekerja, bangun tidur istri sudah gak dirumah! pulang kerja istrinya sudah tidur! dan untuk rumah nya mereka memang memiliki kunci rumah satu untuk Tama, dan satu untuk putri jadi tidak perlu repot-repot untuk masuk ke dalam rumah. Jauh di lubuk hati seorang Tama Arya Wiguna sangat berharap agar pernikahan nya dengan sang istri bertahan dan diapun berharap istrinya hamil agar pernikahan nya lebih lama lagi dengan sang istrinya.'


" Mengingat dirinya yang tidak punya keluarga dia sangat berharap dengan adanya keluarga kecil saat ini dapat menjadi keluarga yang romantis dan bahagia seperti keluarga yang lainnya, itulah yang slalu di angan"kan seorang Tama Arya di setiap doa dan kalau lagi waktu sendiri berharap semua yang di ucapkan dikabulkan oleh tuhan. Pagi itu masih sekitaran jam 08:00 Tama sudah selesai dengan pekerjaan rumah Nya baik mencuci, memasak , dan membersihkan rumah nya itu rutin dia lakukan hampir tiap hari, Waktu mau berangkat kerja dia menggunakan angkutan umum untuk berangkat kerja, tidak dengan sang istri yang punya mobil pribadi yang bagus. ada niat seorang Tama Arya untuk membeli sepeda motor untuk kendaraan bekerjanya mengingat kalau mau berangkat kerja harus lama nunggu angkot ataupun bus yang lewat. memang sudah sebaiknya saya beli sepeda motor saja! untuk kendaraan kerja biar gak buru-buru dan masih bisa Santai saut Tama mengingat tabungan nya sudah cukup dia rasa untuk membeli sepeda motor yang seken saja gak usah baru soalnya masih banyak lagi keperluan sehari-hari."

__ADS_1


pada malam hari tepat jam 07:30 seorang Tama Arya sudah duduk di teras rumah dengan pakaian santai nya dengan celana boxer dan kaus dalam nya itu merupakan setelan atau gaya kesukaan Tama kalau dirumah malas memakai celana jeans panjang susah geraknya gak luas aja perasaan!. itulah yang ada di pikiran seorang Tama Arya pas waktu jam menunjukkan pukul 08:00 datang lah sebuah mobil Mercedes Benz parkir di depan rumah dengan baik, putri yang baru sampai di rumah kaget dengan adanya seorang pria duduk di depan rumah nya dengan pakaian seperti itu bertato sambil merokok dia heran dan takut siapa pria itu dengan berani di membuka pintu mobil nya, dan kaget ternyata yang duduk suaminya sendiri yang hampir tidak pernah dia lihat hampir satu minggu lebih padahal tinggal satu rumah, baru keluar dari mobil putri mendengar Tama menyapanya baru pulang ya? dan aku pun hanya meng iyakan saja malas soalnya bicara dengan pria di depan nya ini, walaupun itu suaminya sendiri duduk dulu put ngobrol bentar katanya, jangan sok akrab de kataku! dia hanya tersenyum, mendengar jawaban ku santai aja kali putri kita suami istri tinggal satu rumah tapi hampir gak perna tegur sapa ngobrol bareng aja gak pernah apa lagi mau makan bersama jawabnya. Dan kata ku' itu si maunya kamu! kalau aku mah malas ngomong sama kamu jawabku dan respon dia hanya senyum saja, masa kita tinggal berdua gak pernah bicara ayolah saling terbuka cerita pekerjaan, kesibukanmu di kantor apa aja biar ada teman Cerita kadang "pengen cerita tapi gak tau sama siapa kata Tama bodo amat jawabku, emang kamu siapa mau cerita tentang pekerjaan dan kesibukan ku' malas aku mending istirahat jawabku dan ku nampak dia hanya senyum sendiri sambil merokok dengan santai, sekalian aku kasih tau sama kamu klo mau santai dan istirahat di dalam rumah aja gak usah di teras malah pakaian gini lagi nanti dikira orang preman yang mau maling dan itu tato banyak amat jawabku dan respon nya hanya tersenyum.


setelah berbicara sebentar aku langsung masuk ke kamar ganti baju istirahat dan untuk makan aku sudah makan tinggal rebahan saja.

__ADS_1


"Hari ini cuaca Sanga terik dan panas membuat ku malas bekerja dan ingin santai-santai saja tanpa melakukan apapun! tapi apalah daya ku, setelah aku di usir dari rumah aku tinggal dirumah suamiku yang kecil tapi untung masih nyaman daripada mengontrak menambah biaya lagi, Bekerja di perusahaan papa sendiri tapi tidak pernah berjumpa dengan papa sekali berjumpa itupun tidak pernah sali sapa maupun tegur aku sebenarnya nya sangat kesepian dan ingin bercerita tapi tidak tau ingin bercerita ke siapa semenjak kasus yang aku alami hubungan ku dengan papa menjadi renggang setiap berjumpa dengan papa selalu ku sapa tapi tidak pernah di jawab sakit memang seperti ini tapi mau gimana lagi sudah beberapa kali aku jelaskan tentang kejadian yang sebenarnya tapi tidak pernah dianggap serius sama papa' sore itu aku pulang kerja dimana badan sangat lelah dan ingin nya istirahat saja dan cepat sampai ke rumah tapi itu hanya angan saja hampir tiap hari kena macet dijalan mengakibatkan sampai dirumah hampir pukul 08:00, malam itu aku kaget melihat Tama Arya duduk di depan rumah pas aku keluar dari mobil ku pandangi suamiku duduk dengan santai di depan rumah dengan celana boxer dan kaos dalam dengan rokok di tangan sekilas nampak ku semua tato yang ada di badan nya dan tentu saja dengan berbagai macam gambar dan baru ku sadari ternyata suamiku yang tidak ku anggap itu sangat keren dan macho, bentuk badan yang atletis dengan otot tangan yang besar, dan penampakan wajah yang tegas dan tampan ini sih lebih cocok mirip dengan mafia bukan pelayan kati dalam hati, dan tanpa basa basi dia menyapaku baru pulang putri sapanya dengan senyuman khas nya yang membuat dia semakin cool saja terlihat,ya jawabku seadanya saja dia mengajak aku untuk duduk dan bercerita tentang kegiatan ku di kantor dan kesibukan ku, ke sambet apa ni suami tatoku tumben -tumbenan ngajak ngobrol biasa jugak gak pernah nampak batang hidungnya nya. Asik kerja aja siang dan malam memang aku akui aku pun Sangat kesepian dirumah ini sendiri tidak ada kawan bicara semenjak kejadian di club malam itu aku agak malas untuk keluar dari rumah dan kurangi curhat dan cerita kepada kawan-kawan ku, dan rasa kepercayaan aka sahabat teman mulai berkurang di hatiku semenjak penjebakan di club malam itu "


POV akhir :

__ADS_1


__ADS_2