
Dari kejauhan kelihatan seorang wanita cantik sedang di ganggu preman jalan dan terdengar suara bisik minta tolong dari wanita tersebut.
Teriak aja sekuat mungkin ga bakalan ada yang datang kata preman tersebut, benar bos mana ada yang berani sama bos, kan yang pegang daerah ini bos Juki kata anggota bos preman itu, hahaha merasa bangga akan pujian anggota nya membuat bos Juki menjadi semakin percaya diri dengan dirinya,
sekarang serahkan semua barang dan perhiasan yang kamu punya kata anggota Juki, iya-iya akan saya kasih tapi jangan apa-apakan saya? sudah cepat jangan banyak cerita kata bos Juki, sambil melihat body **** wanita di depan nya, dengan kaki panjang, putih dan mulus membuat hasrat seorang juki naik, kalian berdua ambil semu uang dan perhiasan nya habis tu Bawa dia ke markas kita senang-senang malam ini iyakan manis kata Juki pada wanita tersebut.
mendengar akan bersenang-senang membuat Sally menjadi Takut dan ingin menangis, dan tidak pula Sally menyerah terus melawan dan minta tolong dengan suara sekuat mungkin, tolonggggg, tolonggggg begitulah terus yang di ucapkan Sally sambil berdoa dalam hati pada tuhan saling takutnya.
Tama Arya yang baru saja keluar dari club tempat nya bekerja ingin pulang merasa gak enak badan malam ini karena terlalu capek mungkin pikirnya, mengingat dia kerja juga siang hari jdi dia minta izin sama atasan untuk pulang mengingat badan yang kurang fit, pas keluar dari parkiran terdengar suara minta tolong dari seorang wanita, mendengar ada yang minta tolong membuat Tama mencari jejak suara wanita itu dan betulan dia melihat seorang wanita yang di ganggu oleh tiga pria.
Dengan cepat di menuju tempat tersebut dengan motor matic nya, pas sampai depan preman tersebut langsung turun dari motor nya sambil motor di matiin.
Hei!! gak malu apa sama badan besar tapi berani nya keroyokan sama cewe lagi?? seru Tama tanpa merasa takut dengan ke tiga preman tersebut.
mendengar ada yang bicara membuat Joko melihat siapa yang bicara, dilihat nya seorang laki-laki tapi masih muda, kamu gak usah ikut campur anak muda ini urusan kami mending kamu pergi.
__ADS_1
jelas ini urusan saya! itu mba nya minta tolong! seru Tama pada preman tersebut.
kamu gak tau siap kami, kami ini preman sini, ini wilayah kami jangan sok ikut campur urusan orang anak muda kata preman satu lagi.
tiba-tiba Sally bicara mas tolong saya! saya mau di rampok dan di perkosa seru Sally dengan wajah pucat masih takut.
tenang mba saya pasti tolong tanpa mba nya suruh kata Tama Arya, siapa pun pasti akan menolong jika keadaan nya seperti itu.
Bos Juki meras anak muda ini tidak takut dan ingin melawannya langsung disuruh nya anak buah nya cepat kalian berdua habisi anak itu, dengan cepat kedua anak nuah bos Juki maju melawan Tama.
melihat kedua preman maju ingin menyerang nya membuat se orang Tama Arya tidak takut justru malah tertantang ayo sini maju kamu saya takut sama badan besar mu itu seru Tama, mendengar jawaban seperti itu membuat dua preman itu maju langsung memukul Tama, dengan cepat dan lincah Tama menghindari tinju an tersebut dan langsung membalas pukulan preman itu dengan tinjuan yang keras mendarat di rahang preman tersebut dan mengakibatkan satu preman tak sadar diri dan jatuh ke tanah.
melihat anak buahnya yang kalah, membuat bos Juki maju dasar anak buah bodoh untuk melawan satu orang saja kalian gak bisa! dasar tidak berguna ucap Juki dengan marah.
perkelahian antara bos Juki da Tama pun berlanjut dengan sengit, tinjuan dan tendangan merekapun beradu! saling tinju dan tendang,satu pukulan mendarat di bibir Tama mengakibatkan bibirnya mengeluarkan darah, membuat seorang Tama emosi dan menyerang dengan cepat dan langsung mendarat kan tinju an di rusuk bagian kiri bos Juki dan beberapa tinjuan dengan cepat membuat bos Juki hilang keseimbangan dan jatuh tanpa menunggu lama seorang Tama langsung menduduki dada bos Juki dan memberikan tinjuan pada bos Juki membuat bos Juki tidak berdaya dan kalah.
__ADS_1
melihat ke kelahan bos preman itu Tama langsung berdiri dan menghampiri Sally yang jadi korban itu, mba gak papa kan!, seru Tama dan di balas dengan anggukan oleh Sally, dengan cepat Tama menarik Sally ke motornya dan membawa Sally pergi Takut kawan preman itu datang dan mengakibatkan perkelahian yang tidak ada habisnya, dan bisa jadi malah dia yang akan kalah atau bahkan masuk rumah sakit.
setelah lumayan jauh pergi dari tempat kejadian itu Tama menghentikan motor nya di taman pinggir jalan, dan turun menuju bangku taman untuk istirahat.
mbak nya gak papa kan tadi aman-aman aja kataku pada gadis yang berada di depan ku saat ini, iya mas gak papa untung ada masnya tadi kalau gak ada masnya aku gak tau harus ngapain lagi mas!. syukurlah kalau gitu mbak jawabku.
Makasih ya mas udah nolongin aku lagi! gara-gara aku mas jadi babak belur kata Sally pada Tama, santai aja mba gak papa! lagian saya jugak disitu gak mungkin saya biarin Mbak nya dirampok ucapku.
mbaknya yang saya tolong waktu mobil nya mogok kan mbak! kata Tama, iya mas itu saya!, dunia sempit amat ya mbak ucapku sambil tersenyum dan mbak nya juga senyum
makasih ya mas sekali lagi! saya ucapkan makasih udah nolong saya, iya mbak gak papa santai aja, sekarang mbak nya mau kemana biar saya antar sekalian, gak usah mas takut repot in mas nya saya, ya udah kalau mbak nya gak mau saya juga gak bisa maksa ucapku.
dan wanita tersebut cuma tersenyum, mas boleh kenalan lagi? kan kemarin udah mbak!, lupa saya mas Serunya.
Tama Arya Wiguna, bisa di panggil Tama aja ucap ku, saya Sally panggil aja Sally.
__ADS_1
ya udah kalau gitu saya balik dulu ucap ku,ya besok-besok kalau Jumpa saya traktir makan deh Tama sebagai rasa terima kasih saya kata Sally.
gak usah repot-repot kataku sambil pergi dengan motor matic kesayangan ku.