
melihat Jack yang kalah membuat Raharjo terkejut sebab Jack merupakan pengawal pribadi yang menurut nya sangat berpengalaman tapi justru kalah di tangan menantu yang gak pernah dia anggap.
Raharjo sangat terkejut ternyata Tama sangat jago dan kuat dalam pertarungan.
"halo bagaimana apa menantumu mau mencabut laporannya? "aku sudah berusaha tapi dia tidak mau mencabut laporannya ternyata Reza sudah sangat nekat sampai berusaha untuk membunuh Tama makanya dia sangat marah.
"saranku lebih baik kamu yang ketemu sama dia ajak bicara dan cari jalan solusinya, "baik kalau begitu! "nanti ku kirim kontak nya aku juga ikut nanti bantu kamu biar semua nya cepat selesai!.
"kok kamu gak bilang sayang kalau Reza kamu laporin ke polisi "aku hanya gak mau kamu ikut terlibat saja lagian ini juga masalah aku sama dia dan aku gak mau kamu jadi ke pikiran!
"emang gak ada cara lain lagi ya selain di laporin ke polisi! "emang kenapa? "aku kasian aja sama om fiskal jauh-jauh dari luar negeri gara-gara masalah ini!
"sayang apa emang bener semua yang kamu bilang tadi sama papa betul dan semuanya terjadi atas perintah Reza? "lagian buat apa juga aku berbohong kalau gak percaya sama aku ya terserah kamu! "nggak aku kaget aja dan belum percaya gitu! semua yang kamu bilang tadi semuanya ulah Reza!
"hmmm yaudah terserah kamu saja mau percaya atau tidak lagian buat apa juga aku berbohong, kalau kamu gak percaya pergi ke kantor polisi tanya dan lihat buktinya!
Tama sedikit kesal atas pertanyaan Putri yang ragu padanya.
"kamu marah sama aku? Tama hanya diam dan gak menjawab pertanyaan Putri dia lebih menenangkan dirinya dulu sebab baru berkelahi tadi.
"yang kamu marah masa gitu aja marah! "Tama gak menjawab hanya fokus ke jalan sebab dia sedang mengemudi sekarang.
sampai dirumah Tama diam saja langsung masuk ke kamar untuk mandi dan bersih-bersih. Putri masih belum sadar kalau Tama benar-benar emosi.
dikamar juga Putri merasa aneh dengan sikap Tama yang sangat pendiam dan gak pernah menjawab setiap pertanyaan yang Putri lontarkan.
"yang kamu kenapa sih? "gak ada! "kalau gak ada kenapa diam terus diajak bicara jugak gak dijawab apa kamu marah sama aku? Tama diam dan gak menjawab pertanyaan Putri
"emang aku ada salah sama kamu? "udah ya aku lagi banyak kerjaan! kalau kamu memang merasa bersalah kamu pikirkan salah kamu dimana.
__ADS_1
perlahan Putri berpikir kenapa bisa Tama marah pada dirinya dan akhirnya dia sadar setelah tau dimana letak kesalahannya.
"apa kamu marah dengan pembicaraan kita di mobil tadi! Tama gak menjawab masih fokus pada labtob nya.
"masa cuma itu aja kamu marah dan diamkan aku dari tadi! "masa kamu bilang! apa kamu gak pernah berpikir dengan perasaan orang? "perasaan apa coba? kamu sadar gak kalau kamu udah ragu sama apa yang aku katakan tadi seperti tidak percaya sama yang terjadi dengan ku seolah aku sedang berbohong dan mengarang cerita saja!
"gak ada yang bilang kamu bohong aku percaya sama kamu! "buktinya di mobil tadi!
"sayang ayolah jangan marah! "udah aku lagi gak mau berdebat sama kamu satu aja pertanyaan ku sama kamu, apa pernah aku ragu sama kamu dan semua yang kamu bicarakan! gak pernah bahkan aku selalu men support kamu.
"kamu kenapa sih jadi sensitif begini masalah yang sepele kamu besar-besarkan "masalah sepele kamu bilang pertama dengar ya aku mati-matian bertahan hidup diserang para preman dan hampir mati!,kedua mereka menghancurkan dan menyerang kantor ku dan aku beberapa hari ini mencari mereka para pelaku penyerangan, menangkap mereka dan meng interogasi mereka bukan hal yang mudah Putri.
"ini Vidio para pelaku yang menyerang aku dijalan dan yang menyerang kantor serta pengakuan mereka semua!. kamu tonton semua nya dan kamu nilai sendiri.
setelah itu Tama langsung pergi meninggalkan rumah dengan mobil nya
sedangkan Putri sekarang dikamar menonton semua yang diberikan Tama dia terkejut dan shock melihat perkelahian Tama dengan orang suruhan Reza. Membuat dia berpikir tidak seharusnya memang dia berkata seperti itu dan meragukan ucapan Tama.
Putri langsung mengambil hanpone dan menghubungi Tama saat di telpon tidak di angkat dan melihat ternyata hanpone Tama berada di samping nya dan baterai lowbat.
Putri jadi khawatir dengan Tama yang pergi begitu saja Putri turun kebawah "Bu Tama biasanya pergi kemana kalau lagi senggang? "gak tau sayang emang kenapa? "gak ada bu!
Naomi masuk keruangan tengah dengan beberapa tas belanja "kak Putri tadi aku lihat kak Tama bawa mobil sangat cepat emang kak Tama mau kemana seperti sedang buru-buru! "oh gak papa! mungkin ada kerjaan ya harus di tangani! "malam begini apalagi ini sudah mau jam 10:00!.
kemudian Putri kembali ke kamar dan merasa cemas, gak lama di kepikiran dengan Beni yang selalu bersama Tama
"halo Beni! "iya ada apa nyonya? kalau lagi banyak pikiran Tama biasanya kemana? "kalau lagi banyak pikiran dan gak fokus pada pekerjaan biasanya tuan muda di tempat latihan tinju nyonya! "sekarang kamu kerumah jemput saya dan antar ke tempat latihan tinju itu! cepat jangan lama! "baik nyonya saya sekarang berangkat!
sedangkan Beni saat ini sedang ada pertemuan dengan seorang wanita yang sedang dia kejar untuk makan malam dan berencana untuk menembak dan mengajak nya untuk berpacaran.
__ADS_1
nama perempuan yang di dekati Beni Salsa anak seorang dosen tempat Beni kuliah dulu orang cantik dan tinggi dan baik dan bekerja sebagai manager Bank swasta di Indonesia.
"maaf sepertinya aku harus pergi sekarang ada yang harus dikerjakan! "tapi kita baru saja sampai bahkan makanan kita aja belum datang masa langsung pergi! "maaf aku dipanggil bosku sekarang dan harus mengantar nya! "aku gak percaya sama kamu pasti kamu mau ketemu sama perempuan lain kan! "enggak aku gak berbohong atau kamu tunggu disini bentar aku nanti kembali lagi! "gak aku gak mau aku harus ikut denganmu kalau kamu memang serius dengan ku kamu bawa aku ikut! Beni gak bisa berbuat apa satu sisi dia sangat patuh dan hormat dengan keluarga bosnya dan satu lagi dia sedang berusaha mendapatkan belahan jiwa nya.
"yasudah cepat kita berangkat sekarang aku gak mau bosku menunggu!.
beni langsung mengemudi dengan cepat menuju rumah tempat tinggal Tama gak butuh waktu lama akhirnya Beni sampai.
saat sampai Putri sudah menunggu "maaf lama nyonya tadi sedang macet! "yasudah cepat antar aku ke tempat suamiku sekarang!
saat masuk Putri melihat ada seorang perempuan cantik dan masih muda yang duduk di depan mereka saling menatap salsa terkejut ternyata bosnya Beni sangat cantik dan juga sangat kaya membuat dia jadi salah tingkah
"di dalam mobil ketiga hanya diam tidak ada yang bicara dan Beni juga gak berani bicara kalau gak Putri tanya sedangkan salsa merasa suasana sedang tegang dan gak berani juga menyapa Putri.
gak lama mobil mereka sampai di tempat latihan tinju Tama yang mana tempat itu punya Tama sendiri.
beni memimpin jalan dan membawa Putri keruangan tempat latihan tinju saat sampai terlihat Tama sedang latihan tanpa baju dan keringat bercucuran dan terlihat kalau Tama sudah lama latihan dan belum terlihat kelelahan terlihat dari pukulannya yang masih sangat kuat.
"kamu tunggu di mobil aku mau bicara sama Tama dan bawa pacar mu juga! "baik nyonya!
beni pergi dan menutup kembali pintu "bosmu yang mana sih sebenarnya dan untuk apa juga kita kesini? "duanya bosku yang sedang latihan tinju tadi suaminya dan yang satu mobil tadi istri bosku! "oh gitu!
saking seriusnya latihan Tama gak tau kedatangan Putri.
perlahan Putri berjalan pelan menghampiri Tama dan memeluk nya dari belakang mendapat pelukan yang tiba-tiba membuat tama terkejut dan melihat ternyata yang memeluk nya Putri dan itu otomatis Tama berhenti latihan.
lama Putri memeluk Tama sambil menangis dan ga berani menatap wajah Tama "kamu kenapa datang kesini siapa yang mengantar kamu?
"sayang! panggil Putri sambil menangis, maaf ucap Putri dan dan tangisnya semakin menjadi.
__ADS_1