
Siang itu di salah satu showroom motor di Jakarta seorang pria sedang melihat lihat motor,ingin rasanya Tama membeli motor besar agar terlihat lebih macho tapi sayang tabungan tidak mencukupi untuk membeli motor yang besar, duit tabungan nya cuma cukup untuk membeli motor matic saja, gak papa deh aku beli motor matic aja nanti kalau ada rezeki aku beli motor Harley Davidson itulah motor impian seorang Tama Arya Wiguna.
setelah melakukan beberapa pilihan dan pengecekan mesin dan surat-surat motor, pilihan Tama jatuh pada motor matic warna hitam dan hampir dua jam lebih selesai sudah urusan motor langsung dibawa ke rumah tu motor,
sampai dirumah dia melihat sang istri sedang duduk di ruang tamu dengan labtob, dikira kerja rupanya sedang nonton film drama Korea, Tama heran kenapa sih perempuan suka sekali nonton drama Korea
author: ya mana saya tauππ
melihat istri yang asik dengan tontonan nya Tama pun berlalu saja ke kamarnya begitupun putri tidak menghiraukan sang suami yang baru datang, sangat miris memang melihat pernikahan yang di alami seorang Tama Arya dimana mana saat suami pulang ke rumah pasti di sambut sang istri.
begitulah kehidupan rumah tangga yang di alami dua orang ini!, sangat jauh dari kata berumah tangga.
malam ini di sopa rumah sederhana sedang duduk manis dengan labtob di meja asik dengan tontonan sendiri sambil makan dan minum dan sampah makanan berserakan begitu saja tanpa peduli dengan orang disampingnya.
Tama yang suka akan kebersihan risih Melihat bekas bungkus makanan yang di taruh sembarangan saja, melihat sang pembuat sampah hanya diam saja dan tak merasa bersalah, membuat Tama menarik napas dalam-dalam ada ya wanita cantik tapi jorok itulah yang di ucap Tama dalam hati untung istri kalau orang lain sudah ku marahi itulah kira-kira yang akan di lakukan seorang Tama.
__ADS_1
Tapi apalah daya nanti kalau di tegur akan ribut lagi saat ini biarkan saja aku beresin nanti, seorang Tama memang lagi sibuk mencari cara agar lebih dekat dengan istrinya dan menjauhi yang namanya pertengkaran,
Waktu berlalu sekarang jam menunjukkan pukul 10:00 malam, kamu ngapain masih duduk disini kamu gak kerja rupanya! seru putri mengingat sang pria di depan nya ini sedang duduk dengan paket rapih, dia tahu Tama bekerja jadi pelayan di club malam,ini mau berangkat seru Tama dengan pakaian kemeja dan celana panjang yang kelihatan pas ditubuh nya dan memperlihatkan gambar tato yang dadanya menambah kesan macho untuk seorang Tama.
hal itupun tak luput dari pandangan seorang Putri, yang merasa risih dengan gaya sang suami sok keren,sok cool menurut putri, padahal bagi Tama itu biasa saja, gaya preman aja sok-sok an kata putri, biarin kayak preman yang penting tidak mengganggu orang lain, itulah yang di ucapkan seorang Tama Arya.
Malas berdebat dengan istrinya dan berlalu begitu saja,menuju kamar mengambil handphone dan keperluan lainnya dan langsung berangkat kerja dengan motor yang baru dibelinya.
mendapat jawaban seperti itu membuat putri kesal, jadi pelayan aja bangga seru putri dan masih dapat di dengar Tama karena mesin motor belum di starter nya, Tama hanya menghela nafasnya emang ada yang salah rupanya jadi pelayan ucapnya pelan.
sampai di tempat kerja semua aman-aman saja bekerja dengan lancar tanpa halangan, dan pulang kerja jam 3 pagi, itulah slalu yang dirasakan seorang Tama capek ngantuk ingin rasanya berhenti dari pekerjaan yang di jalannya sekarang tapi Takut gak dapat kerjaan yang lain mengingat kerjaan jadi pelayan rumah makan gak seberapa gajinya.
dengan berat hati tetap melakukan nya demi kehidupan yang lebih baik, pas lagi asik berkendara dijalan, Tama melihat seorang wanita cantik dengan pakaian rapih di pinggir jalan tiba-tiba wanita tersebut berlari dan menghentikan laju motor nya, hampir saja menabrak wanita tersebut, mbak ngapain di tengah jalan?? hampir saya tabrak kalau kena tabrak nanti saya jugak yang repot ucap Tama mengingat sang wanita tersebut berlari menghampiri motor nya yang melaju cukup kencang.
maaf sebelumnya mas, bisa minta tolong! mobil saya mogok gak bisa hidup mas ucap sang wanita tersebut mogok knapa mba ucapku, gak tau mas mesinnya gak bisa hidup, waduh maaf mba saya gak bisa betulin mobil gak paham saya.
__ADS_1
Emang mbaknya mau kemana siapa tau bisa saya bantu! mengingat ini sudah lewat tengah malam takut ada orang jahat, dan banyak begal juga.
setelah melihat penampilan saya! wanita cantik tersebut nampak menjauh saya paham akan yang dipikiran nya, dan mengira saya orang jahat melihat ada tato di dada saya dan di leher saya,
Gak usah takut mba saya bukan orang jahat santai aja ini memang style saya saja, klo gak percaya ya sudah saya pergi soalnya rumah saya masih jau,pas mau berangkat wanita cantik tersebut langsung menahan saya maaf saya kira kamu tadi preman atau orang jahat maklum sekarang lagi maraknya kejahatan! ucap wanita cantik tersebut, santai aja mbak mana ada preman setampan saya ucapku sambil tersenyum, dan wanita tersebut pun hanya tersenyum mendengar lelucon saya.
gimana apa yang bisa saya bantu mbak mengingat waktu dah lewat tengah malam, kalau untuk betulin mobil mbak saya gak bisa!, untuk taxi jugak jam segini dah payah
mbak.
nampak wanita tersebut berpikir kalau mau antar saya ke apartemen saya mau gak mas nanti saya bayar ucap sang wanita cantik tersebut. gak usah bayar mari naik mbak biar saya antar ucap ku, disepanjang jalan aku kenalan dengan wanita cantik tersebut dan sali cerita pekerjaan dan tampak lebih akrab.
singkat sampai di apartemen saya di suguhi untuk mampir dan itu saya tolak, dan perasaan jugak tidak enak masuk ke apartemen wanita yang baru dikenal apalagi saya sudah menikah.
Melihat saya menolak ajakannya dia membuka tas dan mengeluarkan uang untuk dikasih ke saya dan itu saya tolak, gak usah mbak gak papa saya ikhlas bantuin mbak nya ucap ku, ya sudah kalau masnya gak mau saya juga gak mau maksa sekali lagi makasih mas sudah bantuin saya. sama-sama Mba Santai aja kataku!
__ADS_1
dan habis situ langsung saya pulang mengingat dari apartemen ke rumah saya sudah dekat, sampai dirumah sudah menunjukkan pukul 04:30 pagi.