
setelah masuk ke dalam rumah Putri melihat kalau Tama sedang bekerja dan Tama memang sengaja menunda pekerjaan tadi karena dapat telpon dari Maya.
melihat Tama yang sedang sibuk Putri juga langsung berniat untuk istirahat dan saat kakinya menaiki tangga "minum obat dulu sebelum tidur! malam ini kamu belum minum obat! "besok aja aku ngantuk! "kamu tunggu bentar sini! kemudian Tama pergi mengambil minum dan obat.
saat Tama kembali Putri sudah gak ada Tama langsung pergi menuju kamar Putri.
Tama ingin masuk tapi pintu sudah dikunci dari dalam "Putri buka pintu ini minum obat dulu! Tama terus mengetuk pintu kamar Putri dan akhirnya pintu dibuka juga.
"kenapa lagi aku capek ingin tidur! "iya aku tau kamu capek yang bikin kamu capek kan kamu sendiri bukan aku!, tapi harus minum obat dulu Tama masuk ke dalam kamar dan di ikuti oleh Putri.
"ini minum dulu habis itu kamu istirahat! Tama menyodorkan obat pada Putri dan langsung diminum Putri "kamu istirahat langsung soalnya besok kita harus mengantar Kenan untuk sekolah! "gak bisa rupanya kalau kamu aja yang antar aku besok mau ke kantor untuk kerja "kamu gak usah kerja dulu kamu masih sakit sembuh dulu baru kerja! "gak aku mau kerja besok tanganku juga sudah sembuh! aku malas kalau dirumah terus gak ada kegiatan! "iya aku tau kamu ingin kerja tapi besok kita harus mengantar Kenan pergi sekolah.
"terserah kamu aja aku capek aku ingin istirahat! "ingat besok pagi harus bangun pagi kita harus jemput Kenan lagi! "iya aku tau kamu mending keluar aku ingin istirahat!
Tama akhirnya keluar juga dan melanjutkan pekerjaan yang tertunda.
malam pun berlalu dengan cepat Tama sudah rafi dengan pakaian kantor nya menunggu Putri turun untuk pergi menjemput Kenan.
Tama kembali ke kamar Putri tapi belum bangun dan jam sudah mau menunjukkan pukul delapan dan Tama berusaha membangunkan Putri tapi gak bangun juga sehingga Tama langsung pergi menuju rumah ayah Wijaya.
ketika Tama sampai Kenan sudah rafi dengan pakaian sekolah nya dan melihat sangat ganteng "wah anak papa ganteng sekali! sudah siap untuk sekolah? "siap dong pa! Kenan kembali mencari sosok yang dia rindukan tapi gak ada "pa mama mana? "mama masih sakit sayang jadi gak bisa ikut atau nanti pas pulang sekolah mama pasti datang jemput Kenan!
__ADS_1
"udah gak usah sedih gitu biar aunty juga ikut antar Kenan sekolah ya! setelah berpamitan pada kakek dan neneknya mereka pergi mengantar Kenan sekolah.
"akhirnya Kenan masuk sekolah untuk pertama kalinya tapi tidak ditemani mama nya sehingga membuatnya dia kurang semangat di hari pertama sekolah nya.
sedangkan dirumah Raharjo Putri baru bangun tidur dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 09:00 pagi dia bersiap dengan pakaian rafi nya dan turun ke bawah dan melihat papa nya sedang santai minum kopi dan baca koran.
"kamu ini gimana sih capek Tama bangunin kamu tadi untuk ngantar Kenan ke sekolah kamu malah gak bangun! "habisnya aku capek pa butuh tidur yang cukup! "bisa kamu ngomong gitu ya itu anak kamu yang sekolah bukan anak orang! "kok papa marah sih sama aku! "habisnya kamu jadi orang susah banget di kasih tau yang pulang tengah malam kamu sendiri yang bikin kamu kurang tidur kamu juga sudah papa capek lihat kamu mudah-mudahan Tama sabar dengan sikap mu ini.
ternyata Putri bukan pergi kerja tapi malah kumpul dengan teman-temannya sebab di kantor juga gak ada yang dia kerjakan dan gak ada yang perlu untuk dikerjakan juga karena semua sudah ada yang mengatur dan mengerjakan semuanya itu dilakukan Raharjo, dan Raharjo juga sudah mengatakan pada Putri untuk tidak pergi ke kantor tapi Putri masih tetap pergi juga alhasil dia malah pergi kumpul dengan teman-temannya dan juga di ikuti oleh Maya.
saat menjelang siang hanpone Putri berdering dan saat dia lihat ternyata panggilan dari Tama.
"ya ada apa? "nanti tolong dulu kamu jemput Kenan ke sekolah soalnya siang ini aku ada meeting dengan beberapa klien dan akurasa waktunya gak sempet nanti kalau pergi ke sekolah kenan! "iya nanti aku jemput! "ingat jangan lupa dan kamu harus tepat waktu! panggilan pun berakhir dan Tama langsung mengirim alamat sekolah Kenan pada Putri.
ternyata gak ada yang menjemput Kenan setelah pulang sekolah satu jam lamanya Kenan menunggu saat Tama bertanya siapa yang menjemput Kenan "jadi yang jemput anak saya siapa Miss! "itu wanita yang datang sama bapak tadi pagi! "makasih Miss sudah menjaga Kenan sebelum ada yang menjemput nya! "gak papa pak itu juga sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai guru disini!
akhirnya Tama langsung pergi menuju rumah Wijaya dan melihat Kenan putranya sedang bermain dengan Naomi.
"ketika Tama masuk dan duduk di dekat Kenan, kenan malah buang muka dan gak mau melihat papanya.
"sayang maaf ya tadi papa ada kerjaan makanya telat untuk jemput kenan! "gak aku benci sama papa dan mama! "loh kok gitu sayang! "tadi pagi papa sudah janji kalau mama yang bakal jemput kenan tapi malah aunty Naomi yang jemput! pokoknya Kenan gak mau lagi sekolah! "katanya mau jadi dokter biar bisa ngobatin Mama kok sekarang gak mau sekolah! Kenan hanya diam gak menjawab pertanyaan papanya.
__ADS_1
gini deh sebagai permintaan maaf papa nanti papa beliin mainan deh mau ya! Kenan gak mendengar kan perkataan Tama dan berlari menuju Kakek Wijaya yang sedang menonton berita.
"Tama sangat tau dengan sikap putranya itu kalau sudah marah jadi dia membiarkan Kenan tenang dulu.
"saat ini Tama sudah di mal tempat perbelanjaan sengaja Tama pergi untuk membeli mainan untuk Kenan dan beberapa makanan kesukaan putranya untuk membujuk Kenan nanti.
disaat sedang perjalanan mau keluar gak sengaja tama melihat Putri sedang kumpul dengan beberapa temannya sedang makan dan kelihatan sedang santai saja.
Tama pergi menghampiri Putri dan Putri melihat kedatangan Tama yang tiba-tiba dengan banyak belanjaan di tangan nya.
"maaf mengganggu acara makan kalian bisa pinjam Putri dulu! langsung menarik tangan Putri dengan pelan agar menjauh sedikit dari perkumpulan teman nya.
banyak juga yang penasaran siapa laki-laki yang membawa Putri "jangan khawatir itu suami Putri kata Maya"jadi itu orangnya! kata teman Putri.
memang kebanyakan teman Putri sudah tau kalau dirinya sudah menikah tapi gak tau dan gak kenal dengan Tama.
"kamu gimana sih masa kamu lupa untuk jemput kenan? "aku lagi banyak kerjaan makanya gak sempat! "tapi yang aku lihat kamu gak kerja cuma makan dan kumpul dengan teman-teman kamu dan cerita-cerita itu yang namanya kerja! aku tau kamu lagi hilang ingatan bukan berarti kamu menjadi bodoh dan gak tau apa-apa! "kok kamu bilang nya begitu! "jadi apa dong namanya kalau gak tau apa-apa, Putri yang aku kenal sedari dulu orangnya rajin, tepat waktu, pintar, gak suka buang waktu untuk hal yang gak jelas dan mandiri orang nya. Aku juga tau kamu hilang ingatan tapi hati sama pikiran kamu kan masih ada ini malah lebih mementingkan untuk kumpul yang gak jelas begini daripada untuk jemput anak kandung sendiri ke sekolah ibu macam apa kamu!
Putri hanya diam saja mendengar semua perkataan Tama tanpa membantah ucapan Tama.
Tama menarik nafas dalam-dalam untuk meredakan emosi nya "maaf kalau perkataan ku membuat mu tidak suka! sekarang Kenan lagi dirumah ayah Wijaya kalau kamu mau ikut ayo tapi kalau kamu masih ingin kumpul dengan teman-teman mu itu silahkan!
__ADS_1
setelah mengatakan itu Tama langsung pergi menuju parkiran untuk mengambil mobilnya.