
saat sedang makan kedua saling bercerita dan bercanda "kamu makan yang banyak sayang biar ada tenaga nanti! mendengar itu Putri jadi malu dan teringat dengan permainan Panas mereka!
"tenaga buat apa? kemudian keduanya melihat ternyata Bu Widya yang datang mendapat pertanyaan seperti itu membuat keduanya malu
ng-gak buk! tadi katanya Putri capek makanya aku suruh makan yang banyak biar ada tenaga! badannya masih lemas akibat jalan-jalan tadi siang sedang Bu Widya Hany ber oh saja
sedangkan Putri sudah diam dan merasa malu akhirnya Bu Widya juga ikut makan bersama tapi hanya makan buah saja
setelah makan Putri membersihkan sisa makanan mereka apalagi sekarang sudah tengah malam dan asisten rumah tangga sudah tidur, gak enak rasanya mengganggu istirahatnya makanya Putri membersihkan nya
sedangkan Putri kalau berjalan masih merasakan ngilu di bagian bawah nya
"kamu kenapa sayang jalan begitu? apa kakimu sakit! mendengar itu Putri jadi malu dan gak tau harus mau jawab apa
sedangkan Tama hanya tersenyum sebab itu perbuatan nya
"gak Bu gak papa tadi aku terpeleset dikamar mandi "aduh lain kali hati-hati sayang! "iya bu!
setelah itu Putri kembali duduk sebenarnya bu Widya tahu kalau anak dan menantu nya baru selesai olahraga malam melihat rambut Putri yang masih basah dan tanda merah di leher Putri yang banyak.
setelah itu akhirnya mereka kembali ke kamar masing-masing sampai dikamar keduanya langsung rebahan dan saling bercerita tapi tidak dengan Tama tangannya tidak bisa diam sambil rebahan tangan memberikan pijatan pada buah semangka Putri
"aku gak mau lagi aku capek! mending kita tidur "iya iya cuma pegang aja sayang kata Tama
kemudian keduanya tertidur dengan Tama yang memeluk Putri
paginya Putri bangun duluan dan melihat Tama masih memeluk nya membuat dia merasa nyaman dan memandang i wajah Tama sambil memegang pipi Tama
"iya aku tau aku tampan! Putri kaget ternyata Tama sudah bangun sedangkan Putri hanya tersenyum dan kembali memandang Tama
kemudian Tama mencium bibir Putri, Putri kaget ciuman selamat pagi sayang mendengar itu Putri tersenyum dan memeluk Tama dengan sayang
pagi ini Putri Sudah berangkat bersama Bu Widya ke butik dan memperkenalkan Putri sebagai menantu yang akan menggantikan posisi nya untuk mengurus butik
setelah itu Putri memperkenalkan dirinya dan hari ini dia mulai bekerja dengan asisten nya yang sudah disiapkan Bu Widya
__ADS_1
sedangkan Tama saat ini sedang berada di lokasi lahan yang akan dibangun perumahan elit.
"beni kamu siapkan semuanya mungkin tiga hari lagi kita akan mulai pembangunannya "baik tuan muda nanti saya akan urus semuanya
setelah itu keduanya pergi ke kantor melanjutkan pekerjaan
"bagaimana hari pertama kerja nya? "aku nyaman kerja disini sayang karyawan ibu jugak semuanya wanita dan ternyata tidak serumit kerja dikantor! "syukurlah kalau kamu nyaman! nanti aku jemput pulang kerja dan tunggu! "iya nanti jangan telat!
akhirnya keduanya melanjutkan aktivitas masing-masing.
sedangkan Raharjo sekarang dalam pesawat untuk balik ke Indonesia sebab usahanya yang dijerman berjalan sukses dan ada orang kepercayaan nya yang bakalan mengurus nya makanya dia balik ke Indonesia bersama Anton
saat ini Putri sedang berkeliling melihat keadaan butik dan melihat stok barang di gudang dan memperhatikan karyawan yang lainnya agar lebih tau apa saja pekerjaan di butik ini.
tidak terasa waktu sudah sore dan menunjukkan untuk pulang kerja
sedangkan saat ini Tama sudah menunggu Putri di depan butik sambil merokok banyak mata yang melihat nya dan memperhatikannya "maaf ada keperluan apa bapak disini? tanya satpam mengingat sudah setengah jam Tama menunggu membuat satpam curiga takut Tama sebagai pencuri atau mau buat keributan.
mengingat penampilan yang bisa dibilang seperti preman padahal ini hanya tampilannya saja
"kalau boleh tau istri bapak yang mana? namanya Putri dan baru bekerja hari ini!
wajar mereka gak kenal Tama soalnya dia gak pernah datang ke butik ibunya
"maaf gak ada yang namanya Putri disini lebih baik bapak pergi dari sini! jangan membuat keributan dan mengganggu kenyamanan karyawan dan pengunjung butik!
sedangkan Tama tertawa mendengar nya
para satpam jugak belum tau kalau posisi Bu Widya sudah diganti dengan Putri
banyak karyawan wanita yang melihat Tama ada yang merasa Takut dan ada yang merasa kalau Tama sangat gagah dan menarik kebanyakan mereka menyukai tampilan Tama yang bisa dibilang bad boy dan mereka juga kagum dengan wajah Tama yang ganteng
"saya betul disini menunggu istri saya pak kalau tidak percaya mari kita tunggu istri saya keluar! "anda jangan berbohong sama saya!
mendengar itu Tama hanya tersenyum dan kembali merokok buat apa saya bohong sedangkan butik ini saja punya keluarga saya!
__ADS_1
"wah anda semakin aneh dan ngelantur! saat ini sudah banyak mata yang melihat Tama dengan satpam
melihat ada ribut-ribut sari menghampiri Tama dan satpam tersebut
sari adalah asisten pribadi Putri yang ditugaskan Bu Widya.
"ini ada apa ribut-ribut? ini Bu sari! orang ini dari tadi terus disini saya takut buat keributan, saya tanya katanya sedang menunggu istri nya apa betul ada yang namanya Putri kerja di butik bu?
sedangkan dalam hati sari apa betul ini suami Bu Putri tampan si tapi penampilan seperti ini gak mungkin Bu Putri mau jelas Bu Putri sangat cantik dan rapi
"mas memang ada yang namanya Putri kerja disini tapi dia menantu Bu Widya dan gak mungkin kamu suaminya! orang Bu Putri cantik banget dan baik lagi dan melihat kamu rasanya gak mungkin!
Tama hanya tersenyum dia senang banyak orang yang bilang istrinya cantik
"buat apa saya bohong?
kemudian Putri turun dan melihat keramaian ini ada apa sari? "ini Bu pria ini bilang dia suaminya ibu!
kemudian Putri melihat Tama dan dia tersenyum dan menghampirinya "iya dia gak bohong dia memang suami saya namanya Tama anak dari Bu Widya pemilik butik ini!
mendengar itu semuanya jadi heboh apa ternyata betul pria itu suami Bu Putri dan anak dari pemilik butik ini kata seorang perempuan yang posisinya sebagai manager di butik itu
sedangkan satpam itu jadi salah tingkah dan gak tau harus apa
"maaf kalau penampilan suami saya membuat kalian tidak nyaman "gak Bu! penampilan tuan muda sangat keren dan cool kata satpam itu takut dirinya di pecat
sedangkan Tama tersenyum mendengar nya
"maaf tuan muda kalau saya sudah menuduh tuan muda yang enggak-enggak "sudah! lupakan saja lain kali jangan di ulangi dan jangan lihat orang dari penampilan nya!
kemudian Tama dan Putri pergi setelah semuanya selesai "kok bisa kamu dituduh mau buat onar! "mana ku tau aku saja cuma menunggu kamu sambil merokok malah dituduh mau buat keributan sama mengganggu pembeli! mendengar itu Putri tertawa makanya lain kali kalau mau keluar agak rapi dikit kenapa si yang! "akunya gak nyaman kalau begitu nanti kalau terlalu rapi malah banyak yang suka mau kamu! mendengar itu langsung Putri menatap wajah Tama dengan tatapan yang mengerikan "becanda yang! masa gitu aja marah kemudian Tama mengusap rambut panjang Putri.
kemudian keduanya langsung menuju kerumah karena memang hari sudah sore
"yang aku pengen ketemu sama maya! "yaudah ajak aja ketemuan makan malam atau makan siang kan mudah!
__ADS_1
"tapi kamu ikut ya temani aku! "iya sayang ku kata Tama sambil mencium tangan Putri!