
Tama maju ke depan melihat itu sekelompok pemuda itu ingin maju "sudah biar aku saja kata Thomas memandang rendah Tama ketika berhadapan langsung Thomas masih tersenyum meremehkan Tama sedangkan Tama hanya diam
"coba lihat saking takutnya dia Hana diam ucap Thomas membuat teman-teman nya tertawa saat ini Thomas sedang membelakangi Tama ketika menghadap Tama dengan cepat Tama langsung memberikan pukulan tepat di wajahnya Thomas membuat Thomas tersungkur dan jatuh memegangi hidung nya.
mereka tidak sangka kalau Thomas akan di hajar duluan!
melihat tindakan itu membuat mereka terdiam sedangkan Thomas masih memegang hidungnya yang berdarah
"kamu berani memukul ku! "emang kamu siapa dan kalau berani cepat bangun dan serang saya ucap Tama sengaja membuat Thomas makin emosi.
mendengar itu Thomas langsung berdiri dan langsung menyerang Tama tapi dengan mudah Tama menangkis serangan Thomas dan menendang perut Thomas dengan kuat dan membuat Thomas tersungkur kembali dan jatuh dengan memegang perut nya
"sial aku akan menghajar mu sampai Kam tidak bisa berjalan lagi dasar kamu!
Tama tersenyum dengan senyuman meledek "apa hanya ini kemampuan kamu! cuma banyak bacot saja!, mendengar itu membuat Thomas berdiri lagi dia tidak mau kelihatan lemah di depan teman-temannya dan kembali menyerang Tama tapi sayang semua serangannya sia-sia karena Tama dengan mudahnya menghindar dan menangkis serangan Thomas
setelah menyerang Tama dengan berbagai cara membuat Thomas menjadi lelah ketika melihat itu Tama langsung balik menyerang Tama dengan pukulan yang keras sehingga Thomas terjatuh kemudian Tama berjalan menghampiri Thomas dan duduk di atas Thomas
"kamu salah orang kalau mengganggu keluarga Wijaya dan yang kamu ganggu adalah adikku dan kamu juga mengganggu istriku, emang kamu siapa ha! ucap Tama langsung menampar muka Thomas dia terus menampar muka Thomas sehingga gigi Thomas copot setelah itu Tama berdiri menatap-temannya Thomas "ada lagi yang mau maju cepat aku gak punya banyak waktu!
mendengar itu dua orang maju tapi Tama Langsung maju dan menyerang kedua orang itu dengan cepat dan tanpa kasih ampun dan berakhir dengan tidak kuat berdiri akibat serangan Tama
melihat itu mereka jadi diam dan tak ada lagi yang berani maju
"awas kamu ya akan saya laporkan kepada ayah saya dan kamu akan membusuk di penjara!
kemudian teman-teman membantu Thomas untuk berdiri!
__ADS_1
mendengar itu membuat Putri khawatir dan beberapa keluarga Wijaya juga khawatir
sedangkan Tama hanya tersenyum "apa kamu pikir saya takut dengan ancaman kamu! kamu ingat wajah saya dan laporkan kepada ayah kamu, nama saya Tama Arya anak dari Wijaya dan rumah saya berada di sana saya akan tunggu kamu bersama orang tua kamu!
mendengar itu membuat semua orang terkejut bukannya takut malah menantang kembali
setelah mengucapkan itu Tama menuju tempat Putri "ayo kita pulang aku masih lapar!
kemudian mereka semua kembali pulang dan melanjutkan sarapan mereka setelah kejadian itu sebagian dari mereka merubah pandangan terhadap Tama
"kak terimakasih telah membelaku dan menghajar mereka aku sangat berterimakasih kak! tapi aku khawatir dengan kakak! "sudah gak papa jangan khawatir kamu itu juga adikku mana mungkin aku diam saja melihat kamu di ganggu orang!
kemudian Sukma juga berterimakasih kepada Tama
untuk hari ini Tama dan Putri tidak pergi bekerja sengaja libur karena keluarga dari ayah nya Tama sedang dirumah
melihat kedatangan polisi itu Bu Widya bertanya "ada yang bisa dibantu? "kami datang kesini untuk menangkap saudara tama Arya atas kasus penyerangan terhadap saudara Thomas jadi mohon untuk kerja samanya!
mendengar itu semua orang tidak terkejut sebab kejadian yang terjadi tadi
"bapak tidak biasa asal tangkap mana surat penangkapan nya dan jangan asal tangkap kalau tidak tau permasalahan nya! "maaf Bu kami hanya menjalankan tugas saja! kalau ingin menjelaskan,. jelaskan saja dikantor!
"tidak bisa tidak ada yang boleh masuk ke rumahku ini rumah pribadi ku kalian mengganggu ketenteraman keluarga Wijaya!
kemudian polisi mengeluarkan surat penangkapan atas nama Tama Arya "sudah Bu jangan marah-marah nanti ibu sakit ucap Tama "tapi ibu gak mau kamu masuk penjara! "siapa yang masuk penjara justru si Thomas itu yang akan masuk penjara
"saya yang bernama Tama Arya yang memukul Thomas, "kalau mau jelaskan, jelaskan dikantor saja! "ok saya akan ikut dengan kalian dan jangan buat keributan dirumah kami ucap Tama dengan tatapan tajam kepada polisi itu
__ADS_1
mendengar Tama yang akan ikut membuat ibu Widya jadi cemas dan langsung menelepon suaminya yang lagi diluar kota begitu juga dengan Putri yang merasa khawatir dengan Tama
setelah itu Tama dibawa ke kantor polisi, dan sampai dikantor polisi dia langsung di interogasi di dalam ruangan
"apa betul kamu memukul saudara Thomas "ya ucap Tama dengan santai tanpa rasa takut!
"apa motif anda sampai menyerang saudara Thomas? "dia telah mengganggu adik saya dan ingin melecehkan adik saya dengan teman-teman nya! bahkan mereka juga menghina keluarga saya!
"anda jangan berbohong disini Thomas bilang anda yang datang ke tempat mereka dan langsung menyerang mereka! ucap polisi itu dengan suara yang tinggi
mendengar itu Tama tersenyum memandang polisi di depan nya "aku sudah berkata jujur jadi malas untuk mengulangi nya lagi!
"apa kamu tau siapa Thomas? dia anak polisi yang sangat berpengaruh di kepolisian apa kamu gak sadar dengan yang kamu perbuat!
"apa kamu pikir aku takut biarpun dia anak jenderal aku gak peduli!
lebih baik bapak lihat rekaman cctv komplek kita akan tau siap yang salah dan siap yang benar
setelah itu datang pengacara keluarga Wijaya datang dan langsung menyelesaikan semua dengan cepat tidak lama Tama langsung keluar dari kantor polisi sebab pengacara Wijaya sudah sangat terkenal dan dia datang membawa bukti rekaman cctv tentang kejadian yang terjadi sehingga pihak polisi tidak berani lagi bicara apalagi mengingat kalau yang mereka tangkap adalah keluarga Wijaya membuat mereka jadi takut
setelah keluar Tama langsung melihat Putri dan Bu Widya sedang menunggu nya
melihat kedatangan Tama Putri menghampiri nya dan memeluk Tama "kamu gak papa kan apa mereka menyakiti kamu? "sudah aku gak papa lagian aku juga gak salah!
"kamu jangan bikin ibu sama istri kamu khawatir dengan tingkah kamu "iya maaf kalau aku bikin khawatir!
setelah itu Tama bertemu dengan pengacara ayah nya terimakasih telah membantu saya! "tidak apa-apa jangan seperti itu, itu sudah menjadi tugas saya tuan muda dan saya dibayar untuk itu
__ADS_1
"tapi tetap saya harus berterimakasih "iya sama-sama tuan muda kalau ada masalah lagi telpon saya saja! saya pasti datang!