lelaki biasa

lelaki biasa
Bayi Kenan Pulang Dari Rumah Sakit


__ADS_3

saat sore hari Maya datang menjenguk Putri dan membawa hadiah buat bayi Kenan dan buah tangan untuk Putri "gimana rasanya Put? "aku gak tau May intinya aku sangat bahagia apalagi setiap melihat wajah jagoan ku! cukup lama keduanya bercerita dan ada juga sebagian karyawan yang datang untuk menjenguk Putri dan malam ini sengaja Tama tidak menerima tamu biar Putri bisa istirahat dengan tenang dan biar Waktu bersama keluarga juga lebih banyak.


sedangkan siang ini karyawan Tama yang hadir mengucapkan selamat atas kelahiran anak pertama Tama dan Putri. setiap harinya kesehatan Putri semakin baik dan perkembangan bayi Kenan juga semakin baik dan sehat.


tiba pagi ini Putri sudah boleh pulang kerumah dan kesehatan Nya juga sudah baik saat tiba dirumah Putri disambut dengan hangat dan baik oleh penghuni rumah dan mengadakan pesta kecil-kecilan untuk bayi Kenan.


untuk saat ini Putri masih belum boleh terlalu banyak aktivitas dia hanya pokus pada anaknya saja sedangkan tama semenjak kelahiran bayi Kenan dia tidak pernah pulang malam lagi selalu di usahakan sore sudah pulang dan malam juga dia sering begadang bila anaknya bangun untuk membuat susu dan mengganti popoknya!.


sedangkan Putri makin sayang dengan Tama semenjak melahirkan Tama makin perhatian pada nya dan selalu memenuhi keinginan nya.


untuk mama Berta juga sangat sangat bahagia karena dia sudah punya cucu pertama begitu juga dengan ayah dan ibu Tama mereka sama-sama bahagia, apalagi kalau kumpul hampir Tama gak pernah gendong anaknya karena kakek dan nenek nya yang selalu menggendong Kenan sedangkan Kenan anak kecil itu selalu tersenyum karena merasa sangat banyak yang sayang dengan nya.


kebetulan hari ini hari Minggu keadaan Putri juga sudah sangat sehat dan bayi Kenan juga sudah semakin pintar dan sehat.


"yang aku bosan dirumah terus gimana kalau kita pergi keluar jalan-jalan sama Kenan!, iyakan sayang kamu mau jalan-jalan sama ayah kan! bilang sama ayah kalau kita bosan dirumah! sedangkan Kenan hanya senyum saja memandang ibunya.


"ini maunya Kenan apa ibunya yang mau keluar! "ya kami dua sayang! ayolah sayang aku sangat bosan dirumah terus!

__ADS_1


yasudah kamu siap-siap saja kalau keperluan Kenan biar aku saja yang nyiapin Putri dengan gembira langsung pergi siap-siap.


sedangkan Tama menyiapkan keperluan Kenan mereka memang tidak menyewa baby sister karena menurut Tama momen merawat dan membesarkan anak adalah waktu yang sangat berharga.


pagi menjelang siang Tama dan Putri keluar untuk jalan-jalan membawa bayi Kenan untuk pertama kalinya keduanya pergi makan dan dan membeli mainan untuk bayi Kenan, Putri sangat senang dan bahagia.


merasa puas jalan-jalan dan belanja Putri juga melihat anaknya seperti capek dan mau tidur Tama me mutuskan untuk pulang saja.


saat jalan menuju rumah sangat macet karena hari ini hari weekend banyak orang keluar untuk jalan-jalan dan berlibur.


sedangkan di mobil Putri sedang bermain dengan Kenan, Tama juga gak bisa cepat karena memang macet panjang saat Putri asik bermain dengan bayi Kenan terdengar suara klakson mobil dibelakang mobil nya Tama!, klakson yang sangat kuat dan panjang


"Putri berusaha menenangkan bayi Kenan agar diam begitu mau diam mobil di belakang kembali dengan suara klakson yang kuat dan panjang dan bayi Kenan yang sudah mau diam kembali menangis, melihat itu Tama emosi dan gak tega melihat anaknya menangis dan Putri juga sudah berusaha mendiamkan Kenan tapi masih menangis.


"kamu tunggu disini jangan keluar kamu diamkan saja Kenan biar gak nangis lagi! Putri hanya mengiyakan saja. Tama keluar dari mobil dan menghampiri mobil tersebut sampai disamping mobil Tama mengetuk kaca pintu nya dan kaca mobil tersebut dibuka dan menampilkan seorang pria yang berbadan besar yang penampilan nya seperti pengawal pribadi "ada apa? kenapa anda datang ke mobil saya? "anda bisa gak kalau bunyiin klakson biasa aja! kan anda tau sedang macet panjang terus kenapa masih di klakson panjang! "ya terserah saya!, saya lagi buru-buru jadi apa urusanmu! mendengar itu Tama masih menahan emosi nya dan mengobrol dengan baik " saya beritahu di dalam mobil saya ada anak dan istri saya! umur anak saya masih sangat muda belum pun lima bulan mendengar suara klakson anda yang kuat membuat dia menangis terus jadi saya harap agar kamu mengerti!.


"itu bukan urusan saya dan gak penting buat saya mana peduliku itu urusan kamu! "apa maksud anda ngomong begitu ha!! ucap Tama dengan suara yang tinggi, mendengar itu pemuda itu keluar dari mobil dan menyerang Tama dengan mudahnya Tama menghindari nya.

__ADS_1


"apa kamu gak tau kalau aku ini pengawal pribadi dari orang ternama dikota ini aku sudah ahli dalam beladiri dan kamu hanya masalah kecil bagiku ucap nya dengan nada sombong kemudian dia membuka baju dan memperlihatkan otot nya yang besar.


sedangkan Tama melihat itu hanya tersenyum saja dan gak peduli "kalau mau ribut gak usah banyak ngomong menandakan kalau Anda banyak bicara dan gak ada isinya! mendengar itu pemuda itu makin emosi.


"ayo sini biar kamu tau pukulan ku, aku yakin paling cuma tiga pukulan kamu langsung KO hahahaha setelah mengatakan itu dia tertawa.


kemudian Tama juga membuka bajunya dan memperlihatkan otot tubuhnya yang gagah dan banyak tato semakin membuat dia seperti gangster saja.


"wah-wah tubuh mu lumayan juga, apa kamu pikir aku takut! "emang kamu pikir aku juga takut sama orang seperti kamu ini kalu mau ribut sini maju biar kita buktikan siapa yang paling kuat!


setelah itu keduanya langsung bertarung dengan gesit saling jual beli pukulan "mana katanya tiga pukulan aku bakal kalah kok kamu yang gak bisa menyerang atau kamu yang lemah hahahaha ucap Tama semakin membuat lawan emosi agar cara bertarung nya tidak tenang hanya memikirkan nafsu saja.


sedangkan Putri di mobil malah kaget melihat suaminya sedang bertarung dengan orang yang gak dia kenal "kenapa harus berkelahi segala si!, apa dia gak tau kalau sudah punya anak masih saja suka bertarung bukannya khawatir dia malah kesal dengan tama tapi masih dia perhatian juga tama yang berkelahi "apa coba Sampai buka baju segala lagi mau perlihatkan ototnya, bukannya khawatir dia malah kesal sendiri.


sedangkan Tama masih berkelahi merasa sudah cukup main-main nya ketika konsentrasi pemuda itu lagi gak terlalu fokus dengan cepat Tama memberikan pukulan yang keras tepat di hidung pemuda tersebut mengakibatkan hidungnya berdarah dan ketika dia memegang hidungnya Tama langsung meluncurkan pukulan kedua tepat Dimata bagian kanannya pemuda itu membuat penglihatan nya jadi buram dan kepalanya pusing akibat kerasnya pukulan Tama.


semakin pemuda itu menghindar semakin cepat serangan dan gerakan tama membuat pemuda itu tidak bisa menghindarinya dan menjadikan wajah dan perutnya jadi sasaran empuk Tama!, diakhir Tama dengan pukulan keras mengenai rahangnya pemuda itu sehingga pemuda itu perlahan jatuh dan tidak sadarkan diri dan Tama yakin kalau pemuda itu pasti sudah pingsan.

__ADS_1


setelah melihat pemuda itu kalah Tama mengambil bajunya dan memakainya dan langsung menuju mobil tanpa peduli dengan pemuda sombong itu dan melajukan mobilnya dengan santai ternyata bayi Kenan sudah tidur di pangkuan Putri.


__ADS_2