
kini semuanya berkumpul untuk sarapan pagi tinggal Putri yang belum datang Kenan duduk disampingnya Raharjo makan dengan tenang tinggal Tama yang belum makan dia menunggu Putri turun untuk makan.
semuanya selesai makan tapi putri belum turun juga Tama akhirnya pergi ke kamar untuk melihat Putri ketika mau mengetuk pintu Putri duluan membuka pintu dan melihat Tama yang berdiri di depan kamar nya.
"kamu ngapain disini? "ini aku mau panggil kamu untuk makan tapi duluan kamu yang keluar! "kalau mau makan makan aja gak perlu nunggu aku juga! "aku gak biasa makan tanpa kamu!.
keduanya kini turun tapi Putri gak mau dekat dengan Tama saat mau makan Raharjo datang berlari membawa Kenan terlihat Raharjo yang basah dan Kenan juga basah "Tama tolong! tolong! kenan! sambil menggendong Kenan, melihat itu Tama langsung berlari menghampiri Raharjo "ini kenapa? "Kenan jatuh ke kolam renang! mendengar itu Tama langsung panik dan mengambil alih kenan dari Raharjo dan memberikan pertolongan pertama kepada anaknya dengan nafas buatan dan menekan dada nya agar air keluar dari dalam tubuh Kenan.
Tama terus berusaha dengan segala cara akhirnya Kenan sadar dan air yang ditubuhnya keluar dengan Kenan yang batuk dan air keluar dari mulutnya Kenan, Kenan menangis setelah sadar dan langsung dipeluk Tama.
"sudah jangan nangis lagi! disini ada papa! kamu gak kenapa-napa sayang jangan nangis lagi ya! sambil mengusap punggung nya Kenan untuk menenangkan anaknya.
"ini kenapa bisa jatuh ke kolam renang pa? "papa juga gak tau papa kira tadi Kenan sama kamu tapi saat papa mau ke kolam renang papa lihat Kenan sudah tenggelam!
Tama merasa bersalah pada dirinya yang gak bisa menjaga putranya akibat terlalu memikirkan keadaan Putri yang sedang hilang ingatan.
"Kenan cucu kakek jangan nangis lagi ya! kemudian Raharjo memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Kenan takut terjadi sesuatu pada cucu Nya.
Tama melihat Putri malah sedang makan tanpa menghiraukan sekeliling nya "apa kamu gak khawatir dengan keadaan Kenan? "khawatir tapi kan dia sudah baik-baik saja! lagian juga ada kamu dan papa! "oh jadi begitu rupanya aku tau kamu sedang sakit tapi kamu ibu kandungnya apa gak ada rasa khawatir dengan putra kandung mu sendiri? "kan sudah aku bilang aku khawatir! "khawatir apanya kamu malah asik makan disini!
melihat papa mamanya ribut Kenan kembali menangis "kalian berdua kalau mau ribut diluar jangan disini! gak bagus dilihat anak! "maaf pa aku terlalu panik tadi! kemudian Tama minta maaf kepada semuanya begitu juga dengan Putri.
__ADS_1
"kamu mending ganti baju dulu nanti sakit malah gak ada yang ngurusin Kenan ucap Raharjo.
gak lama Kenan turun dengan baju santai nya melihat itu Putri terkejut dengan penampilan Tama selama dia pulang dari rumah sakit dia gak pernah memperhatikan Tama, dan seketika melihat Tama dengan baju santai dengan tubuh yang penuh tato membuat dia ngeri dengan Tama.
Kenan sekarang lagi tidur setelah di periksa dokter Putri mendekat ke papanya "kamu ngapain dekat-dekat? "pa apa benar aku nikah dengan Tama? "ya mana papa tau! "pa aku serius? "kenapa kamu kaget dengan penampilan Tama! ya benar kalian sudah menikah lebih dari satu tahun dan bahkan sudah punya anak! "aku masih belum percaya! "terserah kamu aja tapi yang pasti dia suami sah kamu walaupun papa gak terlalu suka dengan dirinya tapi selama ini dia selalu menjaga kamu dan gak pernah membuat kamu kecewa! "masa sih pa! aku malah ngeri melihat tampilan nya seperti mafia saja! "hahaha ya gimana lagi mau gak mau dia tetap suami kamu dan asal kamu tau saja sebelum kamu sakit dan hilang ingatan kamu sangat sayang dan begitu mencintai Tama sampai papa saja kamu lawan! mendengar ucapan terakhir papanya Putri terkejut.
saat Putri dan Raharjo sedang asik bercerita di sebuah kamar Tama sedang berada dikamar menemani putranya.
gak lama Bu Berta datang bersama dengan keluarga Wijaya melihat kedatangan Wijaya Raharjo langsung berdiri dan menyambut nya semenjak Raharjo tau kalau besannya Wijaya dia mulai menerima pernikahan Putri dan Tama apalagi sekarang sudah ada Kenan
"kini semuanya berkumpul di ruang tamu bercerita dan berusaha untuk membantu putri agar ingatan nya kembali dengan menceritakan kehidupan Putri dan memperlihatkan bukti agar dia tahu kalau dirinya sudah menikah dan punya anak bahkan dia sudah bertemu dengan ibu kandungnya yang dia anggap sudah meninggal.
baik foto dan video mereka perlihatkan agar Putri semakin yakin dan berharap ingatan nya cepat kembali.
"kamu daripada aja sayang? "dari kamar Bu menemani Kenan tidur! "terus cucu mama dimana? "masih tidur gak tega banguninnya bu tidur nya sangat nyenyak!
kemudian Bu Widya dan mama Berta pergi melihat Kenan sedangkan Raharjo dan Wijaya pergi untuk santai dan minum kopi tinggal Tama dan Putri berada di ruangan itu.
"maaf aku tadi marah sama kamu! "hum gak papa gak usah di ingat lagi! "gimana kepala kamu masih sakit? "udah gak sakit lagi! "tangan kamu gimana? "masih Sakit dan ngilu! "nanti kita berobat lagi agar tanganmu cepat sembuh!
Putri masih merasa canggung dengan Tama tapi setelah melihat begitu banyak bukti dia akhirnya percaya kalau Tama suami nya walaupun belum ingat.
__ADS_1
Tama selalu berusaha untuk mencari cara agar ingatan Putri cepat kembali dengan mengajak Putri berkeliling rumah Raharjo dan dimana mereka biasa berduaan.
namun Putri masih tetap tidak mengingat apapun bukan dia gak mau berusaha untuk mengingat tapi memang dia gak ingat apapun.
sekarang keduanya berada dikamar Kenan dan melihat Kenan sedang bermain bersama kedua nenek nya.
melihat kedatangan kedua orang tua nya Kenan berlari memeluk Putri "Mama Kenan mau digendong sama mama! "sini biar papa aja yang gendong ya tangan mama lagi sakit sayang ucap Tama pada Kenan.
begitu Kenan di angkat Tama Kenan langsung memeluk Putri dari gendongan Tama "nanti malam Kenan tidur sama papa dan mama ya Putri hanya mengangguk saja "aku sayang banget sama mama! ucap Kenan sambil sesekali mencium pipi Putri, Putri merasa nyaman ketika putranya memeluk dan mencium pipinya dan seketika langsung Putri mengingat dirinya bersama seorang anak tapi gak tau anak itu siapa dan dimana saat mencoba mengingat lagi kepalanya kembali sakit!
"kamu kenapa kepala kamu kembali sakit? "iya tadi aku mengingat aku sedang bermain bersama seorang anak kecil tapi gak tau siapa saat aku berusaha mengingat wajah nya kepala ku sakit! mendengar itu semuanya merasa senang karena Putri ada peningkatan.
"sayang anak kecil itu pasti Kenan putramu sebab kamu sangat menyayangi nya! ucap mama Berta.
Putri hanya meng iyakan saja sedangkan Kenan masih memeluk Putri dari gendongan Tama.
Tama mengajak Putri untuk melihat beberapa tempat yang mereka biasa datangi ini semacam terapi untuk Putri.
setelah beberapa hari tidak ada peningkatan akhirnya Putri dibawa kerumah Wijaya sebab dirumah Wijaya adalah tempat yang paling banyak dihabiskan untuk tinggal setelah menikah dengan Tama.
saat dirumah Wijaya Putri melihat begitu banyak foto dirinya bersama Tama dan Kenan apalagi saat masuk ke kamar Putri merasa tidak asing dengan rumah Wijaya dan merasa sangat mengenal rumah ini apalagi dengan kamar tidur nya dan Putri melihat sebuah foto dimana dirinya sedang dirumah sakit terlihat dia menggendong bayi dan Tama berada di samping nya.
__ADS_1
"itu foto diambil setelah kamu melahirkan Kenan! ucap Tama.
Putri melihat dirinya sangat bahagia di foto itu.