
saat ini Tama sudah kembali bekerja seperti biasanya semakin hari perusahaan semakin maju dan makin banyak pekerjaan nya.
pagi ini dia bakalan pergi ke Jerman bersama kedua orang tuanya mengingat sudah lama mereka tidak menjenguk adiknya yang menempuh pendidikan di Jerman
sampai di Jerman mereka sudah dijemput Naomi menuju rumah yang sudah dibeli Wijaya di Jerman sebagai tempat tinggal Naomi
rumah yang besar dan nyaman mengingat siapa Wijaya mudah baginya untuk membeli rumah
Tama sangat antusias ketika jalan-jalan di Jerman karena ini pertama baginya keluar negeri bukannya menikmati liburan dia malah asik memandang bangunan tua dia jadikan sebagai inspirasi untuk desain nya nanti ketika di Indonesia
ketika malam Tama masih ingin keluar untuk jalan-jalan dan menikmati waktu liburan nya
"kamu mau ke mana lagi ini sudah malam mending kamu istirahat nak!
"cuma sebentar aja Bu lagian dekat rumah gak jauh-jauh kok!
setelah itu Tama langsung keluar menuju taman untuk merokok dan menikmati waktunya
saat sedang santai dia melihat seorang perempuan yang sedang meminta tolong, melihat itu Tama menghampiri dan bertanya dengan bahasa Inggris
ternyata perempuan itu seumuran dengan ibunya dan perempuan itu masih sangat cantik
rupanya wanita tersebut sedang buru-buru menuju rumah tapi mobil nya rusak
melihat itu Tama menolong perempuan tersebut dan memeriksa mobil nya setelah beberapa saat kemudian mobil tidak bisa hidup
"sepertinya mobil anda harus dibawa ke bengkel dan di service dan kalau anda butuh uang bisa saya pinjam dan gak usah kamu bayar gak papa!
perempuan tersebut merasa terharu dengan kebaikan Tama dan mereka akhirnya berkenalan setelah itu perempuan tersebut meninggalkan Tama, sedangkan Tama kembali ke rumah untuk istirahat karena besok nya dia akan pergi jalan-jalan bersama Naomi.
__ADS_1
ketika sedang makan Tama melihat seorang yang sangat dia kenal yaitu asisten pribadi Raharjo
"kalau dia disini pasti Raharjo juga disini!, dek kamu disini dulu kakak mau ke toilet sebentar
kemudian Tama pergi menyusul sekretaris tersebut menuju parkiran Tama diam-diam mengikuti Anton dari belakang ketika sampai di parkiran
"sebaiknya anda keluar jangan sembunyi seperti pengecut! kemudian tama keluar dengan berjalan santai dan berhenti tepat di depan Anton sedangkan Anton yang melihat itu terkejut bagaimana bisa Tama mengetahui kalau mereka ada di Jerman.
"kamu bagaimana bisa kamu disini? Tama hanya diam memandang Anton dengan tatapan dingin "aku berada disini itu bukan urusan kamu! dan aku gak mau basa-basi, sekarang kamu katakan dimana sekarang Putri berada!
mendengar itu Anton tersenyum "maaf aku tidak bisa mengatakan nya ini perintah tuan Raharjo kalau bertemu dengan kamu aku tidak boleh mengatakan nya
"aku bertanya baik-baik jadi aku harap kamu jangan membuang waktu ku, sekarang dimana Putri berada?
"maaf aku tidak bisa mengatakan nya! setelah selesai Anton bicara dengan cepat Tama langsung memukul muka Anton dengan keras dan cepat sehingga Anton tidak dapat menghindari pukulan Tama
sehingga membuat Anton terjatuh dan sudut bibirnya berdarah dia terkejut dengan sikap Tama yang langsung memukul nya
"sorry itu untuk satu tahun yang lalu jadi sekarang kita impas! Kemudian Anton mengingat dia yang memukul kepala Tama dan pingsan.
Anton melihat Tama membuka jaketnya dan meregangkan otot-otot nya tampak jelas terlihat betapa gagah nya Tama ditambah dengan banyak tato di tubuhnya semakin membuat dia seperti seorang gangster atau mafia saja
Anton tau kalau saat ini Tama sedang serius dan tidak sedang bercanda
kemudian Anton berdiri membetulkan stelan jasnya "aku bertanya untuk yang terakhir kalinya dimana Putri sekarang? "sampai kapan pun aku tidak akan mengatakan nya! "aku salut dengan kesetiaan mu kepada Raharjo dan aku mengakui itu.
setelah bicara Tama langsung memberikan tendangan yang mengarah pada rusuk bagian kanan Anton dengan cepat Anton menghindarinya dan menyerang balik Tama bukan nya menghindar Tama malah menyerang balik Anton dan pukulan mereka beradu.
kemudian Anton mundur sedangkan Tama kembali menyerang Anton dengan pukulan yang bertubi-tubi dan Anton dapat menghindari nya
__ADS_1
"ku akui kamu cukup kuat dan Liar tapi kamu belum layak menjadi lawanku kata Anton
sedangkan Tama hanya tersenyum " jangan sombong jadi orang belum tentu kamu menang! sekarang coba tunjukkan padaku semua kemampuan mu
mendengar itu Anton juga emosi dan menyerang Tama sekali lagi bukan nya menghindar Tama malah balik menyerang Anton adu pukulan pun terjadi!, ketika Anton menyerang Tama dengan cepat Tama menghindar dan langsung berada di belakang Anton dan mengangkat tubuh Anton sehingga Anton terangkat dan jatuh dia tidak sangka Tama membanting nya seperti pegulat.
kemudian Tama berdiri menunggu Anton berdiri "ayo cepat bangun jangan jadi lemah!
mendengar itu membuat emosi Anton semakin jadi sedangkan Tama hanya tersenyum saja
Anton kembali menyerang Tama tapi kali ini Tama menghindar dengan cepat dan memberikan pukulan yang keras tepat di ulu hati Anton
menyebabkan Anton mundur ke belakang dan memegang bagian perutnya melihat itu Tama kembali menyerang Anton memberikan pukulan dan tendangan secara bertubi-tubi mengakibatkan Anton tidak bisa menghindarinya dan terjatuh di lantai dan tidak bisa melawan lagi
"apa cuma segini kemampuan mu mana tadi rasa sombong mu itu kata Tama dengan duduk di atas tubuh Anton
"jangan kamu kira aku sama dengan satu tahun yang lalu ucap Tama dengan memberikan tamparan yang keras pada muka Anton.
"sekarang kamu katakan dimana Putri? jangan sampai aku berbuat nekad kata Tama dengan mencekik leher Anton sehingga Anton tidak bisa bernafas membuat muka Anton menjadi merah ke biruan.
kemudian Tama melepaskannya lagi sehingga Anton menarik nafas nya dalam-dalam, "cepat kamu katakan sekarang juga atau kamu mau anak mu tidak punya ayah?
mendengar itu Anton jadi takut ternyata Tama sangat serius dengan ucapannya belum dia.selesai bicara Tama sudah kembali mencekik leher nya
"baik akan saya katakan dimana Putri!
kemudian Tama melepaskan Anton, dan Anton mengatakan kalau Putri memang sedang di Jerman dan tinggal bersama ibunya dan setiap hari akan bekerja dikantor perusahaan Raharjo dan malam akan pulang kerumah ibunya
"cepat katakan dimana alamat ibunya Putri dan katakan dimana kantornya juga!, kamu jangan sampai berbohong kalau kamu berbohong kamu tau sendiri akibatnya.
__ADS_1
kemudian Tama berdiri dan meninggalkan Anton yang masih terbaring di lantai.
"kedepannya aku takkan mau lagi berurusan sama anak ini bisa-bisa aku dibunuh kemudian Tama berdiri dan merapikan pakaian nya dan menuju Naomi yang masih makan.