lelaki biasa

lelaki biasa
Hanya berdua denganmu


__ADS_3

" Sehabis dari administrasi Putri langsung menuju kamar tempat Tama dirawat kamar 105 di dalam terdapat seorang pria yang lagi tiduran di atas tempat tidur dengan selang infus ditangan sambil menunggu istrinya datang.


Tidak lama kemudian masuklah Putri ke dalam di ikuti seorang perawat wanita yang membawa makanan untuk pasien dan obat untuk diminum, ini makannya dan obat nya Bu harus diminum 3 kali sehari biar cepat sembuh kata perawat tersebut, baik Bu kalau ada lagi yang diperlukan? tanya perawat itu, oh tidak ada lagi kalau gitu saya keluar dulu ya Bu, pak selamat makan jangan lupa obat diminum biar cepat sembuh kata perawat tersebut, makasih sus kata putri dan alai hanya tersenyum saja membalas perkataan sang suter tersebut.


begitu suster keluar dari ruangan, putri langsung bertanya gimana masih sakit perutnya? tanya putri udah mendingan kok gak terlalu sakit lagi tapi rasanya lapar sekali kataku pada putri!


lapar ya tinggal makan itu aja repot! gimana mau makan aku duduk aja susah kataku, jadi gimana kata putri suap in aku aja kataku, manja banget jadi cowok? ya namanya jugak lagi sakit, yang sakit kan suami kamu juga bukan orang lain.


Begitu selesai bicara matanya langsung melotot karena ucapan ku, kan betul yang ku bilang kita emang suami istri, emang ada yang salah dengan perkataan ku barusan.


kayanya semenjak kamu sakit kamu makin banyak ngomong de kataku apa kepalamu kepentok aspal kata putri?


iya emang kepentok tapi buka aspal, tapi kepentok hatimu kataku sambil menampilkan senyum termanisku.


mendengar ucapan ku putri menjadi diam dan kulihat mukanya berubah menjadi merah, itu mukamu kenapa merah kataku?


Merah apanya kata putri langsung mengalihkan perhatianku masih mau makan gak? kata putri.


masih kalo gak makan makin lama nanti sembuh nya kataku!,yaudah diam dari tadi bicara terus gak diam diam serunya!


Maaf aku senang sekali hari ini kataku, aneh lagi sakit malah senang!, senanglah soalnya baru ini kita bisa berduaan ngobrol banyak, bisanya gak pernah ngomong padahal satu rumah kataku.


Dan terimakasih untuk hari ini telah membawaku kerumah sakit kalau gak ada kamu mungkin aku udah gak tau lagi gimana jadinya tadi. dan untuk biaya rumah sakit gimana udah di bayar?


udah gak usah di pikirin udah aku bayar tadi kamu tinggal istirahat saja, makan teratur dan minum obat biar cepat sembuh kata putri


ini makan dulu dari tadi bicara terus kapan makannya kata istriku dan aku hanya senyum mendengar ucapan, lagian ini kamu kenapa si? sampe babak belur gini, jatuh dari motor apa berkelahi?

__ADS_1


makasih udah perhatian samaku, kamu emang istri terbaik. ucapku dan putri Hany diam mendengar ucapan ku sambil terus menyuapiku makan.


sebenarnya tadi malam pas mau pulang kerja! aku lihat ada perempuan yang minta tolong, lagi di ganggu in preman.


mau gak mau aku harus nolongin itu perempuan dan inilah akibat bonyok badan aku tapi aku masih menang melawan tiga preman itu! ya gitulah cerita nya.


owh gitu kirain jatuh dari motor?


makasih udah di suap in dan bayar rumah sakit aku, nanti klo dah gajian aku bayar sama kasih kamu nafkah kataku dengan serius, gara-gara aku kamu gak jadi kerja hari ini.


gak papa aku juga sudah izin untuk hari ini libur, untuk biaya rumah sakit gak usah aku ikhlas dan untuk biaya nafkah kamu gak usah kasih aku ada uang,


gak bisa gitu itu tanggung jawab aku sebagi suami kamu, tapi aku gak anggap kamu sebagai suamiku! kata putri, tapi aku anggap kamu sebagai istriku, Dimata orang lain dan Dimata tuhan kamu istriku gimanapun kamu bilang kamu istriku


keseriusan dan perdebatan pun terjadi antara pasangan suami istri itu.


tapi aku gak sayang dan gak cinta sama kamu!


untuk peraturan yang kamu buat wak tu itu, mulai sekarang aku gak akan mengikuti peraturan itu lagi!.


mana bisa gitu kamu udah tanda tangan dan kamu juga udah setuju!


Tapi itu kemarin! untuk sekarang aku tidak peduli lagi dengan semua peraturan itu dan aku akan memperlakukan kamu seperti istriku mulai sekarang.


tidak bisa kamu udah janji sama ku dan udah tanda tangan juga.


maaf aku gak pernah janji! dan tanda tangan itu jugak bukan tanda tangan ku, itu tanda tangan palsu yang asal aku buat beda dengan yang ada di KTP ku, dan aku gak pernah serius dengan peraturan yang kamu buat ucapku dengan serius menatap putri.

__ADS_1


kamu!!! seru putri dengan suara yang agak tinggi dasar kurang ajar beraninya kamu menipuku alai gak akan perna mau bicara dengan kamu lanjut nya dan kang meninggal kan aku sendiri di ruan itu.


dengan emosi yang naik putri meninggal kan rumah sakit dan langsung pulang tanpa peduli dengan keadaan sang suami yang masih dirawat dirumah sakit.


berbeda deng seorang Tama Arya Wiguna.


aku merasa lebih baik sekarang setelah mengatakan semua keresahan di hatiku dan untuk istriku, biarkan saja dia emosi sesaat


terkadang perempuan kalau lagi emosi memang lebih baik di diam kan tunggu emosi nya reda baru ngomong baik".


sampai dirumah dia emosi dan mengambil surat perjanjian yang dibuatnya dan merobeknya langsung saking emosi nya.


dasar Tama pria kurang ajar kamu udah bohongin aku, itulah yang di ucapkan putri saking kesalnya dengan suaminya itu.


pagi harinya dia langsung berangkat kerja dan gak peduli lagi dengan suaminya yang dirumah sakit.


sampai dikantor berjumpa denga sahabat satu satunya udah masuk aja put dah sembuh rupanya, udah ini dah ngantor lagi, lagian kamu sakit apa si? tumben -tumbenan kamu sakit bisanya sakit aja kamu datang kerja, jangan" kamu kencan sama cowok ya makanya gak datang?


kamu ngomong apaan si aku emang sakit semalam badanku lemas makanya gak kerja.


dirumah sakit Tama sedang menelpon bos tempat kerja untuk minta ijin gak masuk kerja lantaran sakit,


Dan sedang berpikir bagaimana caranya agar istrinya mau me maafkan dia dan cara mengambil hati istri nya.


mau nelpon istrinya gak punya no handphone nya, tak lama kemudian datang suster ini mas makanan nya sama obatnya, sus temani saya makan ya saya gak ada kawan disini!, loh istrinya mana mas tadi malam ada emang istrinya mana?, lagi kerja sus jawabku.


owh, kerja yaudah masnya biar saya temani sampai siap makan! mas nya mau di suapin aja atau makan sendiri, saya makan sendiri aja sus, lagian kenapa mas nya gak nelpon istrinya, hanpone saya ketinggalan dirumah dan saya gak hapal no istri saya, nanti biar saya tanya di bagian administrasi siapa tau ada non istri masnya disitu kata sang suster, makasih sus kalau gitu dan untuk nelpon nya nanti bilang aja sakit di perut ku kambuh lagi biar istri saya cepat datang nya

__ADS_1


baik nanti saya telpon dari rumah sakit istri mas nya


makasih sus ya kataku pada suster yang hendak mau keluar dari kamar inab ku dan hanya dibalas senyum saja.


__ADS_2