
kebetulan malam ini malam Minggu Tama dan Putri keluar jalan-jalan ke cafe Tama untuk ketemu sekalian sama Maya
pertemuan mereka membuat Putri menangis karena begitu rindunya dengan sahabat nya sehingga membuat mereka banyak bercerita tentang kegiatan mereka selama satu tahun ini! sedangkan Tama yang berada disampingnya Putri seperti tidak di anggap ada lantaran saking asiknya bersama Maya
"ketemu sama Maya kamu malah nangis tapi saat ketemu sama saya kamu malah pura-pura gak kenal! mendengar itu Putri melihat Tama dan memegang tangannya "masa sama Maya kamu cemburu!
"bukan cemburu cuma heran aja si sama kamu udah satu tahun gak ketemu malah di cuekin pas pertama ketemu
sedangkan Maya melihat itu hanya tersenyum suka dengan pertengkaran pasangan itu
Tama pura-pura kecewa dengan Putri dan membuang mukanya ke samping "sudah lah kamu memang gak pernah sayang sama aku!
melihat itu Putri kaget dengan perubahan wajah Tama dia panik melihat nya
"kamu beneran marah sama aku sayang? kata Putri dengan memegang tangan Tama "jangan marah dong masa gitu aja marah!
sedangkan Tama hanya diam saja pura-pura tidak mendengar Putri
"yang! sayang!! kamu kenapa si! melihat itu membuat Putri jadi sedih "iya aku tau aku salah gak pernah peduli dan perhatian sama kamu! setelah bicara Putri diam ternyata sedang menangis
"hei kok nangis! jangan nangis aku cuma bercanda aja! Tama langsung menarik Putri ke pelukannya
"jangan nangis ya sayang aku cuma bercanda aja tadi habisnya kamu dari tadi cuekin aku terus
sedangkan Maya hanya tersenyum "jadi ceritanya sudah cinta ni sama Tama
Putri masih diam di pelukan Tama masih menangis dia mengingat perlakuannya selama ini pada tama
"sudah ya jangan nangis lagi "iya tapi lain kali jangan gitu lagi buat aku takut saja!
setelah itu mereka bertiga lanjut makan setelah itu mereka pulang dan mengantar Naomi duluan mengingat ini malam Minggu sekalian untuk jalan-jalan.
begitu sampai dirumah mereka melihat banyak mobil di depan rumah dan Tama tidak tau siapa yang datang bertamu malam-malam begini
ketika Tama dan Putri masuk mereka melihat banyak orang diruang tamu dan satupun tidak ada yang Tama kenali
"kalian sudah pulang sini duduk dekat ibu perkenalkan ini semua keluarga dari ayah mereka datang dari Kalimantan
ternyata yang hadir adik dan kakak perempuan Wijaya bersama dengan keluarga masing-masing.
ini paman mu namanya Andi dan istrinya Suni dan ini bibimu! namanya Sukma dan mereka semua yang lagi makan sepupumu!
__ADS_1
setelah itu Tama memperkenalkan diri dan Putri sedangkan paman dan bibinya heran dan gak tau siapa Tama
"kalian pasti heran dan gak tau siapa Tama!.
Tama adalah anak angkat saya dan Wijaya
mendengar itu mereka jadi kaget dari pandangan mereka Tama tau banyak yang gak suka melihatnya
setelah perkenalan mereka lebih banyak bercerita tentang pekerjaan dan keluarga
dan kebanyakan mereka menyombongkan diri dengan pekerjaan dan usahanya malas mendengar nya Tama dan Putri akhirnya pamit untuk istirahat ke atas
"mbak yakin itu anak angkat mbak sama kak Wijaya apa kalian gak takut dia nanti cuma mau memanfaatkan harta kalian saja!
"dia orang nya gak seperti itu kerja dikantor kakak mu saja dia gak mau kalau gak dipaksa untuk ke kantor lagian dia juga punya usaha sendiri dan yang mengangkat dia jadi anak malah kakak mu sendiri sama Naomi
sedangkan dikamar Tama sama Putri sudah bersih-bersih untuk istirahat
"aku gak suka sama tatapan mereka sama kamu kelihatan sekali gak sukanya apalagi adiknya ayah sombong sekali malas aku lihat nya! kata Putri "udah jangan dipikirkan yang biarin aja! buat apa pusing mikirin mereka gak ada gunanya sama kita!
sedangkan Tama yang melihat Putri menyisir rambut panjang nya memperlihatkan leher Putri membuat sesuatu di dalam celananya sesak
kemudian Tama memeluk Putri dari belakang "daripada mikirin mereka lebih baik kita olah raga malam! "tapi kan semalam udah! "iya tapi aku mau lagi!
ketika Tama bangun dia tidak melihat Putri berada disampingnya membuat dia keluar kamar mencari Putri
sedangkan saat ini Putri sedang di dapur bersama Bu Widya dan keluarga lainnya sedang menyiapkan sarapan pagi
"Bu Putri mana? kata Tama yang turun ke lantai satu mencari istrinya sedang Bu Widya hanya tersenyum melihat Tama yang tidak bisa jauh dari istrinya berbeda dengan anggota keluarga lainnya yang memandang Tama dengan tatapan kagum dan ada juga yang menutup matanya
"sayang! Putri! "iya bu! "cepat sini dipanggil tama! kemudian Putri datang dan kaget melihat Tama dia langsung berjalan cepat menghampiri Tama dan mengajak nya ke kamar
"sayang kamu ini masa keluar kamar cuma pakai celana pendek saja! gak malu apa sama yang lain! sedangkan Tama hanya tersenyum saja cepat pakai baju aku tunggu dibawah!
setelah kepergian Putri Tama lupa kalau ada yang mau dibicarakan "kan jadi lupa jadinya!
sedangkan para wanita di dapur sudah membicarakan Tama
"kayaknya bentar lagi kamu bakalan punya cucu ni! doain aja mbak Sukma biar tambah ramai dirumah ini
Tama akhirnya turun juga dari lantai dua selepas mandi untuk ikut sarapan bersama dan pagi ini kediaman Wijaya sangat ramai mengingat semuanya berkumpul kecuali Naomi yang masih di Jerman.
__ADS_1
melihat Tama yang datang Putri langsung mengajak nya untuk duduk disampingnya dan mengambil sarapan untuk suaminya
"makasih sayang lain kali gak usah repot-repot! mendengar itu Putri tersenyum "gak papa lagian ini juga tugas aku sebagai istri kamu!
ketika sedang sarapan datang seorang wanita yang masuk kerumah dengan menangis dan memeluk Sukma "kamu kenapa menangis? coba cerita sama ibu! sedangkan wanita itu masih menangis sambil memeluk Sukama.
"Salma cerita sama ibu kamu kenapa menangis! tadi dijalan ada yang gangguin saya dan mereka mau melecehkan aku bu! sambil menangis Salma menceritakan semuanya
mendengar itu membuat semua orang yang makan jadi kaget
"apa! siapa orang nya ayo kita cari orang nya kemudian beberapa orang laki-laki pergi mencari orang yang ingin melecehkan Salma
"itu orang nya Bu mereka yang menggoda saya tadi pas mau pulang!
sedangkan Tama hanya diam saja memperhatikan
"hei siapa di antara kalian mengganggu keponakan saya kata Andi
sedangkan yang tersangka hanya tersenyum dan meremehkan Andi
"kami yang menggoda nya kamu siapa? apa kamu gak tau kalau ayahku seorang polisi ucap salah satu anak yang menganggu Salma
ternyata mereka adalah pemuda komplek yang merasa berkuasa karena orang tua mereka sangat kaya.
mendengar itu membuat Andi emosi "emang kenapa kalau ayah mu seorang polisi apa kamu pikir aku takut! ayo sini biar ku patahkan tangan mu itu!
ketika Andi maju ternya mereka semua maju
kenapa berhenti apa kamu Takut! ucap seorang pemuda bernama Thomas
"apa kamu gak tau kalau kamu keluarga Wijaya dan beraninya kalian mengganggu keponakan nya
"siapa itu Wijaya kami gak takut dan gak peduli siapa keluarga mau
"hei kamu cantik juga ayo sini bersenang-senang sama kami! ucap pemuda lainnya ternyata yang mereka goda adalah Putri sedangkan Tama berada disampingnya Putri
"iya kamu ikut sama kami ngapain kamu pegang tangan pria disamping mu itu apa kamu Takut ucap Thomas dan mereka semua tertawa
dasar kalian semua pecundang pergi sana dan tinggalkan wanita cantik itu ucap Thomas
mendengar itu Tama langsung emosi dan Putri tau kalau Tama sudah emosi dia berusaha menenangkan Tama tapi Tama malah menyuruh nya untuk tetap bersama keluarga
__ADS_1
kemudian Tama maju "coba lihat akhirnya ada juga yang maju ucap Thomas masih meledek dan meremehkan mereka sedangkan keluarga Wijaya yang disitu sudah sangat emosi dengan tingkah laku pemuda itu