lelaki biasa

lelaki biasa
Rumah sakit


__ADS_3

jadi apa saya sudah boleh melihat suami saya dok? sudah tapi suaminya harus di pindahkan dulu ke ruangan inab untuk dirawat, dan bisa ibu Putri ikut dengan saya ke ruangan saya,bisa dok kataku


luka tusuk di pinggang suami ibu cukup dalam, kalau bisa jangan dulu kena air biar lukanya cepat kering dan harus di rawat dulu di rumah sakit biar cepat sembuh, baik dok makasih informasinya kalau gitu saya ke ruangan suami saya dulu.


saat saya masuk keruangan Tama saya melihat dia masih belum sadar mungkin karena baru di operasi pikir ku dan wanita yang di tolong sama Tama lagi ngobrol dengan Maya


kemudian saya duduk di samping tempat tidur nya sambil memegang tangan dan mengusap kepalanya dan ku perhatikan wajah Tama yang sedang tidur, kenapa si selalu berkelahi ucapku kamu gak tau betapa aku sangat khawatir tadi mendengar kamu masuk rumah sakit


Put kamu sini dulu duduk gabung sama kami ada yang mau di ceritain sama Naomi sama kamu, iya bentar ya kataku kemudian ku betul kan selimut Tama dan duduk di samping dua wanita ini.


Kak Putri ucap Naomi dengan memegang tangan ku maaf ini semua gara" aku, sudah gak papa lagian juga udah terjadi kamu jangan nangis lagi


gimana keluarga mu sudah kamu kabari? sudah kak orang tua ku sedang dalam kesini, yasudah kamu istirahat disini aja dulu jangan ke mana" kataku


Ternyata suami kamu Tama Put kenapa si gak bilang dari kemarin, ya maaf May lagian kamu suka Sama suami aku dan aku takut kamu kecewa kalau tau Tama suamiku, gak lah aku hanya mengagumi wajah nya suami kamu saja itu aja gak ada niat yang lain Put.


saat aku bercerita dengan Naomi aku mendengar suara Tama dan aku lihat dia sudah bangun dan langsung meng hampiri nya


kamu sudah bangun? dan kulihat Tama seperti masih merasakan perih di pinggang nya akibat operasi tadi ,haus ucap Tama ini minum dulu setelah minum kembali memejamkan matanya sambil memegang tangan Putri, Tama panggil putri iya, oh syukur kirain kamu tidur lagi kataku.


kemudian pintu kamar rumah sakit tempat Tama di rawat dibuka seorang pria dengan badan yang tegap lengkap dengan stelan jasnya,


melihat siapa yang datang langsung Naomi berlari memeluk pria itu ayah! kamu gak papa tanya pria itu, Naomi gak papa yah tapi kakak itu masuk rumah sakit gara"nolongin Naomi yah langsung pria itu melit Tama dan menghampiri nya


perkenalkan saya Wijaya ayah Naomi terimakasih telah menolong Naomi anak saya, Putri berdiri dari tempat duduknya melihat ayahnya Naomi seperti mengenal nya tapi dimana, sama sama pak, gak papa aku juga melihat Naomi kemarin sangat panik dan Ketakutan dan gak mungkin saya diam aja membiarkan Naomi di culik orang" itu.

__ADS_1


kemudian pintu ruangan Tama kebuka lagi dan masuk seorang wanita yang cantik tapi kelihatan sederhana ibu ucap Naomi memeluk ibunya, kamu gak papa sayang? iya Bu berkat kakak itu Naomi gak papa.


makasih ya nak sudah menolong putri saya, kalau gak ada kamu aku gak tau lagi cari Naomi kemana


maaf kalo saya lancang sebenarnya siapa orang " itu dan kelihatan mereka bukan orang biasa tanyaku


mereka adalah saingan bisnis saya ucap ayah Naomi mereka ingin menculik Naomi untuk menekan perusahaan saya, agar mau menjual salah satu tambang saya dengan murah.


kemudian dokter datang dengan perawat seperti memindahkan saya, ini saya mau dibawa kemana lagi dok kataku, maaf saya ingin memindahkan kamu ke ruangan VVIP agar istirahat kamu lebih tenang dan dapat pasilitas lebih baik Kata ibu Naomi


gak usah gak papa disini aja kataku, aku mohon jangan di tolak ini sebagai rasa terimakasih ku dan kulihat Putri menyuruhku meng iyakan nya


sebenarnya putri juga tidak nyaman dengan ruangan inab sang suami tapi mengingat dia sekarang tidak ada uang dan ATM di tahan sama papanya mau gimana lagi


melihat waktu sudah malam pak Wijaya pamit pulang dan mengucapkan terimakasih lagi samaku, kak aku pulang dulu Kakak istirahat ya biar cepat sembuh kata Naomi besok aku datang lagi jenguk kakak, iya kamu juga istirahat kataku


Maya jugak pamit pulang dan tinggal aku sama Putri berdua disini


lain kali jangan gini udah dua kali kamu masuk rumah sakit aku gak mau sampai tiga kali kata putri


iya gak akan lagi


yasudah aku ke toilet dulu bersih" kamu istirahat biar cepat sembuh jangan begadang kata Putri.


iya ini jugak mau istirahat

__ADS_1


besoknya aku kedatangan Sally, maaf untuk beberapa hari ini aku gak bisa masuk kerja dulu ini luka jahitan bekas operasi belum kering


iya kamu istirahat aja dulu lagian anak" juga tau kamu sakit dan mereka titip salam sama kamu untuk kerjaan kamu udah di handle sama mereka sekalian belajar.


makasih kalau gitu, udah santai aja kaya sama siapa aja kamu kata Sally


tadi aku di cafe sudah baca laporan bulanan kamu dan aku kaget pendapat kita nai hampir lima kali lipat, itu laporan kamu betul kan Tama? betul itu laporan bulanan ini dan penghasilan kita naik


aku gak nyangka kamu Sangat pintar mengolah cafe dan aku Sangat suka sama kinerja kamu kalau pendapatan kita naik terus kita akan buka cabang di kota lain gimana kamu setuju gak tanya Sally, aku sih setuju aja lagian cafe kan kamu yang punya kataku


kamu jangan gitu Tama ini jugak berkat kamu kalau aku yang ngurus cafe mana sempat kata Sally


kak Putri kenapa gak masuk ke dalam kata Naomi oh gak papa ayo masuk kata putri Naomi heran ngapain kak putri diam di luar bukan nya masuk Mala di pintu kamar


seperti mengintip dan saat kami masuk aku melihat kak Tama sedang mengobrol sama wanita lain pantesan kak putri gak masuk tadi


melihat aku masuk sama Naomi Tama senyum padaku dan memanggilku ku agar dekat dengan nya, yang sini Kata Tama aku kaget sejak kapan dia panggil aku sayang pikir ku dalam hati, kenalin ini Sally yang punya cafe tempat kerjaku, Sally ini kenalin Putri istri saya kata Tama


akupun kenalan sama wanita di depan ku ini keliatan sangat dewasa dan cantik


aku gak di kenalin kak kata Naomi aku kan sekarang adiknya kak Tama, sejak kejadian itu Naomi lebih banyak bicara dan menganggap Tama seperti kakak kandung nya sendiri dan samaku jugak dan menganggap aku seperti kakak iparnya


aku Naomi adiknya kak Tama yang baru, Sally senang bisa berkenalan dengan kamu kata Sally makasih kak ucap Naomi


Tama pun Heran dengan perubahan Naomi yang menganggap dirinya seperti kakak kandung sendiri.

__ADS_1


__ADS_2