lelaki biasa

lelaki biasa
Berta


__ADS_3

waktu berlalu begitu cepat dan tidak terasa satu tahun telah berlalu Tama dan Naomi telah menyelesaikan perkuliahan mereka mengingat mereka sebagai mahasiswa yang pintar dan berprestasi mendapatkan cumlaude dengan mudah mereka selesaikan perkuliahannya dan hari ini adalah hari dimana mereka wisuda.


"ibu cepat nanti kita telat! aku gak mau terlambat "iya ini ibu sudah siap dimana kakak mu? setelah ibu Widya bicara Tama turun dengan stelan jasnya


"wah kakak sangat cocok dengan pakaian itu dan terlihat sangat tampan! "ibu juga suka kamu terlihat mirip dengan ayah mu!


"tapi aku gak suka Bu sangat tidak nyaman rasanya "tapi aku suka kak! dan ini juga suka


"ini masih lanjut berdebat apa berangkat? "berangkat aku gak mau terlambat


acara wisuda pun berjalan dengan lancar dan setelah itu mereka pulang kerumah


"Bu aku mau lanjut S2 di Jerman mendengar itu Bu Widya terkejut mengingat putrinya tidak pernah jauh darinya dan sekarang tiba-tiba ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri


"kamu serius mau sekolah diluar negeri nanti siapa yang menjaga kamu! ibu gak mau kamu nanti kenapa-napa.


sedangkan Wijaya hanya diam dan mendengar kan saja "ibu gak usah khawatir kan ada kakak! "kok aku dek kan kamu yang ke luar negeri! tapi aku mau kakak juga ikut sama aku! "dek kan kamu tau kantor kakak lagi banyak kerjaan dan sedang naik-naik nya "iya tapi aku maunya kakak juga ikut keluar negeri sama aku.


Wijaya tersenyum dan sudah tau kalau Tama bakal ikut "gak papa kamu ikut saja sama Naomi pendidikan penting untuk masa depan kamu!


"tapi yah ibu gak mau nanti bakalan sepi dirumah "biarin saja bu! biar mereka mencari jati diri sendiri lagian mereka sudah besar.


bukan tanpa apa-apa Naomi ingin melanjutkannya pendidikan Jerman sebab dia mendapatkan informasi bahwa Putri berada di Jerman.


"maaf dek kakak gak bisa ikut kamu! "tapi kak masa kakak tega biarin aku sendirian! ayolah Kaka mana tau nanti kakak ketemu sama kak Putri disana mendengar nama itu Tama diam sambil mengingat atas kepergian Putri yang sudah satu tahun berlalu.


"apa Kakak sudah menyerah untuk mencari kak Putri? Tama hanya diam "besok aja kita bahas ke luar negeri nya kakak mau istirahat

__ADS_1


kemudian Tama berpamitan ke kamar


jauh dari Indonesia Putri sedang tinggal bersama mama kandung nya saat ini di Jerman sudah setengah tahun dia tinggal bersama mamanya.


tiap hari dia ke kantor bertemu dengan papa nya dan malam hari dia bakalan pulang kerumah mamanya orang tuanya tidak tinggal satu rumah.


Berta itulah nama Mama nya Putri asli orang Jerman, berpisah dengan Raharjo karena dia tidak mau tinggal di Indonesia dan ingin tinggal di Jerman sebab karir nya lebih baik di Jerman daripada di Indonesia sedangkan Raharjo tidak mau tinggal di Jerman karena perusahaan berada di Indonesia.


Berta meninggalkan Putri saat masih kecil! dia bukan tidak sayang dengan Putri pernah dulu dia berniat membawa Putri ke Jerman tapi Raharjo melarangnya dengan keras akibat pemikiran dan prinsip sudah tidak sejalan lagi mengakibatkan mereka berpisah


gak asuh dimenangkan oleh Raharjo "dia putriku dan harus aku bawa! kamu tidak boleh merebut nya dariku!, "kamu dengar sendiri tadi di pengadilan aku yang berhak atas hak asuh Putri dan kamu jangan sekali-kali membawa pergi atau kamu akan aku laporkan ke kantor polisi.


akhirnya mereka sepakat Putri tinggal di Indonesia dan Raharjo selalu memberikan kabar tentang Putri kepada Berta!, dan Raharjo berjanji akan mempertemukan Berta dengan Putri ketika sudah besar.


disinilah saat ini Putri bersama mamanya sedang makan malam ternyata mamanya juga seorang pengusaha sukses di Jerman


restoran, butik, hotel dan produksi alat makeup untuk wanita itulah sebagian usaha dari mamanya Putri.


mendengar kekasih Putri langsung teringat dengan Tama yang ada di Indonesia semenjak dia ketemu sama mamanya membuat dia lupa kalau dia sudah menikah dan lupa tentang Indonesia saking senangnya dan lupa dengan status sendiri


bagaimana kabar Tama sekarang! kenapa dia tidak mencari ku dan Putri teringat tentang Tama yang pingsan dirumahnya akibat di pukul dari belakang dan masih banyak yang terpikirkan oleh Putri.


"sayang! kenapa kamu diam apa pertanyaan mama membuat mu tidak nyaman! "gak ma Putri gak papa! Putri sekarang ingin dekat mama saja tidak mau yang lain!


Putri yang sejak kecil kurang kasih sayang seorang ibu membuat nya saat ini tidak bisa jauh dari Mamanya dan Dia sangat di sayang dan di manjakan Berta ketika dirumah dan itu Putri rasakan ketika sudah besar sekarang.


setelah makan malam Putri ke kamar dan mencari tau tentang Tama lewat media sosial tapi tidak ketemu, mengingat tama memang tidak punya media sosial selain media sosial kantor nya dan usahanya.

__ADS_1


kemudian dia mencari media sosial Putri disitu dia melihat banyak Poto Tama yang di posting Naomi, Putri terkejut dengan perkembangan Tama dia juga melihat Poto tama yang wisuda dan banyak lagi yang dilihat nya "apakah Tama sudah melupakan aku dan tidak peduli lagi dengan ku!


kemudian Putri mencari media sosial Maya dan langsung memberi kabar pada sahabat nya itu


sedangkan Maya yang mau pulang kerja melihat dapat pesan dari media sosial nya dan itu ternyata dari Putri sahabat nya membuat dia merasa senang.


perbedaan waktu Indonesia dan Jerman adalah 5 jam misalkan jam 10:00 pagi di Indonesia maka di Jerman 05:00 pagi


mereka langsung bertukar kontak dan melanjutkan pembicaraannya melalui video call dan banyak sekali cerita mereka


"kamu kapan pulang nya ke Indonesia? "aku belum tau May disini aku masih tinggal dengan mama berat rasanya meninggalkan mama! "apa kamu sudah lupa kalau kamu sudah menikah ingat itu! apa kamu gak kasian dengan Tama!


mendengar nama Tama membuat Putri jadi diam dan tak tau mau ngomong apa


"tapi kalau aku lihat dari postingan Naomi dia baik-baik saja! "itukan cuma postingan aslinya sekarang kamu gak tau! sama aku aja dia sikapnya dingin! sekarang dia jadi pendiam dan hanya bersikap hangat pada keluarga nya saja.


setelah itu Maya memberikan kontak Tama pada Putri


sedangkan di rumah Wijaya Naomi masih membujuk kakak nya agar ikut ke Jerman untuk sekolah namun semua itu gagal


"siapa tau nanti disana kakak akan bertemu dengan kak Putri! "aku sudah capek dan lelah mencari nya kalau jodoh pasti akan bertemu,


itulah yang di ungkapkan Tama pada adiknya


"dalam suatu hubungan harus saling mendukung, berjuang dan saling mencintai tapi kalau hanya satu sisi saja yang berjuang itu tidak akan bertahan.


mendengar itu Naomi jadi diam dan merasa kasian dengan kakak nya

__ADS_1


"aku gak akan maksa kakak lagi maaf perkataanku membuat kakak jadi sedih!


"kamu ini bicara apasih dek ucap Tama sambil mengusap kepala Naomi, nanti Kakak akan ke Jerman melihat kamu sekalian berlibur.


__ADS_2