
sekarang Tama dan Beni sudah berada di lantai satu sudah disambut dengan tiga orang pria berbadan besar "tuan muda tunggu sebentar biar ini saya yang urus! dan betul gak butuh waktu lama ketiga pria itu langsung tumbang dan tidak sadarkan diri dan tergeletak di lantai.
Tama dan Beni berjalan santai menuju parkiran disaat keduanya keluar dari area kantor baru para pengawal datang dari kantor tapi sayang mobil Tama sudah melaju meninggalkan kantor Lion Group.
melihat kondisi Reza yang terluka langsung dilarikan kerumah sakit untuk di obati, "kamu cepat telpon polisi cepat nya laporkan kasus penyerangan terhadap saya! "baik bos!
sebelum Tama menghajar Reza sudah duluan Reza dilaporkan ke polisi atas rencana penyerangan yang di alami Tama , begitu juga dengan perusahaan Lion Group juga dilaporkan atas peneror yang merusak pasilitas kantor dan membuat ketidak nyamanan dan membahayakan para karyawan.
"maaf bos laporan kita ditolak oleh kantor polisi! "kenapa bisa? aku gak tau bos! keduanya masih berdebat langsung ruangan Reza dimasuki Polisi.
"kebetulan ada bapak polisi disini saya ingin melaporkan atas nama Tama Arya yang telah menyerang saya di kantor pak jadi saya harap bapak segera menangkap nya karena orang itu sangat berbahaya!
"maaf kedatangan kami kesini untuk menangkap saudara! kami mendapat laporan kalau anda menyewa beberapa preman untuk menyerang orang dan juga merusak dan mengganggu tempat kerja orang jadi sekarang anda ikut kami ke kantor! "tidak bisa pak bapak gak ada bukti dan gak bisa sembarang menangkap saya! saya akan panggil pengacara saya dulu!.
"tidak bisa saudara harus ikut kami sekarang dan jelaskan semuanya dikantor polisi langsung Reza dibawa polisi ke kantor untuk di interogasi.
selama di interogasi Reza tidak pernah mengakui kesalahannya dan selalu berbohong, sampai akhirnya polisi memperlihatkan bukti rekaman video orang yang dia suruh untuk menyerang Tama dan kantor Tama.
Reza langsung ditahan dikantor polisi pengacara nya juga tidak bisa berbuat apa-apa selama Tama belum mencabut laporannya Reza akan tetap di penjara.
Fiskal itulah nama ayah Reza mendengar anaknya di penjara membuat dia harus pulang ke Indonesia atau menjamin reza agar bisa di bebaskan.
kebetulan sekali Raharjo juga pulang dari luar negeri menuju ke Indonesia di dalam pesawat dia tak sengaja bertemu dengan fiskal keduanya memang sudah berteman sedari dulu keduanya langsung banyak cerita tentang pekerjaan dan kehidupan.
"kamu kenapa tiba-tiba pulang? tanya Raharjo "aku harus mengurus masalah dibuat anak ku! kalau kamu? "biasa masalah pekerjaan kebetulan perusahaan yang diluar negeri sudah maju jadi aku ingin pulang ke Indonesia!.
__ADS_1
"kalau boleh tau emang masalah apa yang dibuat Reza? dia ketahuan membuat masalah dengan seorang pemilik perusahaan Tama company dan nama pemuda ini Tama Arya! "bentar Tama Arya? "iya nama anak ini Tama! Raharjo berpikir keras apakah yang dimaksud teman nya Tama suami dari Putri atau Tama yang lain membuat Raharjo jadi kepikiran.
"apakah Tama yang kamu maksud ini? sambil memperlihatkan Poto Tama "loh kamu sudah kenal dengan orang ini? "maaf sebelumnya Fiskal dia ini menantu saya! "menantu? "iya dia orang yang menikah dengan Putri!.
"kalau gitu aku minta tolong sama kamu bantu aku untuk mengeluarkan Reza dari kantor polisi! "tenang saja nanti aku usahakan "terimakasih! terimakasih!.
kemudian keduanya lanjut bercerita fiskal merasa sudah tenang sekarang karena dia yakin Reza bakal keluar dari penjara.
besokannya Putri mendapat kabar kalau papa nya sudah di Indonesia dan dia dapat telpon untuk datang kerumah dan harus sendiri dia juga heran tapi tetap akan datang juga.
"sayang nanti siang aku mau kerumah papa soalnya papa sudah pulang dan menyuruh aku untuk datang! "yaudah kamu pergi aja atau aku perlu ikut dengan kamu! "gak usah aku aja lagian kamu juga istirahat saja dirumah sekalian ajak Kenan untuk main!.
"yaudah kalau begitu tapi kabari nanti kalau ada apa-apa! "iya sayang ku!.
ketika Putri sampai dia langsung menyalami papanya dan duduk disampingnya.
"papa apa kabar kemana aja selama ini? "gak kemana-mana cuma kerja aja! "kenapa setiap Putri telpon gak pernah di angkat! "sibuk papa banyak kerjaan! lagian papa malas sama kamu gak pernah dengar ucapan papa dan selalu kamu bantah. "udah pa jangan buat suasana jadi gak enak udah tau baru ketemu!.
"papa lihat kamu makin gemuk aja sampai papa gak tau kalau kamu yang datang! apa kamu makin senang menikah dengan si miskin itu "papa! udah deh jangan hina Tama terus, "belain aja terus itu orang!
"papa ada apa panggil aku kesini! "kamu suruh suami kamu cabut laporannya di kantor polisi agar Reza bebas! "laporan aku gak tau maksudnya papa! "suami kamu dia laporin Reza ke polisi dan sekarang Reza ditahan kalau ga dicabut laporan nya dia gak bakalan bebas!.
"aku gak tau permasalahan ini, aku tau aja pas papa kasih tau sekarang! "udah pokoknya kamu suruh suami kamu cabut laporannya "tunggu dulu pa! pasti ada masalah di antara mereka makanya di laporin.
"bentar aku telepon dulu Tama biar datang ke sini! putri langsung menelepon Tama dan menyuruh nya untuk datang.
__ADS_1
sedangkan Tama sudah gak tenang semenjak kepergian Putri dia tau sendiri bagaimana sikap mertuanya ini
gak lama kemudian Tama datang dengan pakaian santai nya dengan mobil BMW E30 yang selalu dia pakai dari dulu.
"Raharjo juga kaget dengan Tama yang semakin gagah dan kelihatan semakin berwibawa sangat berbeda dengan saat mereka bertemu di dulu.
"hai pa! sudah lam gak ketemu papa apa kabar? Raharjo hanya diam dan gak menjawab sapaan tama ketika Tama mau menyalami nya juga Raharjo diam saja Tama hanya bisa pasrah dan duduk disampingnya Putri.
"papa! bisa gak jangan begitu sama Tama! "udah cepat kamu bilang sama dia apa yang papa katakan tadi!
"ini ada apa sayang? "gini sayang papa minta sama kamu untuk mencabut laporan kamu tentang Reza! dan aku juga baru tau kalau kamu laporin Reza pas kesini!
Tama hanya diam saja mendengar Putri bercerita "maaf kalau untuk yang satu ini aku gak bisa cabut laporan ku! "kenapa gak bisa apa susahnya kamu cabut laporan kamu! "maaf pa aku laporkan Reza juga ada sebabnya bukan asal jebloskan orang saja!.
"ya masalahnya apa? "iya sayang coba ceritakan!
"kamu masih ingat orang yang menyerang aku dan ingin menghabisi ku dan orang itu suruhan Reza dan satu lagi dia menyuruh beberapa preman untuk meneror kantor ku dan merusak kantor tempat kerjaku apa aku salah melaporkan nya!.
"apa kamu sudah yakin betul orang yang menyerang kamu itu Reza siapa tau itu hanya akal-akalan kamu saja. Tama tersenyum mendengar jawaban mertua nya.
"orang yang menyerang ku sudah mengaku saat aku interogasi dan mereka mengatakan kalau mereka disuruh Reza dan aku rekam dan sudah aku serahkan ke polisi.
"kata fiskal ayah Reza kamu juga menyerang Reza di kantor nya "ya betul aku menyerang dia itu juga akibat dia duluan yang buat masalah samaku.
"pokoknya kamu harus cabut laporan itu asal kamu tau fiskal adalah teman ku! "loh gak bisa begitu pa tindakan nya sudah membahayakan orang! "iya betul itu pa aku juga setuju dengan Tama kalau om fiskal teman papa tapi Tama sendiri menantu nya papa loh! kalau Tama sampai kenapa-napa pasti gak ada yang belain.
__ADS_1