lelaki biasa

lelaki biasa
mulai tumbuh rasa


__ADS_3

sampai dirumah Tama langsung masukkan motor nya dan langsung masuk ke rumah dan duduk di ruang tamu, melihat rumah sepi pasti sang istri sudah tidur nyenyak melihat waktu sudah menunjukkan pukul 04:00.


badan terasa sakit dan capek akibat kerja yang banyak, dan badan yang habis berkelahi wajar badan terasa dua kali lebih sakit karena badan kurang fit waktu berkelahi tadi.


saking capek nya gak terasa Tama ketiduran di ruang tamu .


pagi datang seorang wanita cantik yang baru bangun dari tidurnya masih bermalas-malasan di tempat tidur nya seakan masih ngantuk dan ingin tidur lagi, tapi itu tidak di lakukan nya dan langsung ke dapur untuk minum itulah kebiasaan nya sedari dulu.


waktu keluar dari kamar tidak sengaja dia melihat sang suami tergeletak di sopa denga wajah yang babak belur, kaget pasti melihat keadaan Tama yang tergeletak begitu saja!.


dan dengan cepat putri menghampiri Tama di sopa dan membangun kannya dengan meng goyang-goyangkan tubuhnya agak lama baru bangun dari tidurnya.


syukur masih bangun kamu serunya kenapa rupanya tanya Tama?, kirain kamu kenapa -napa tidur udah kayak orang mati aja malah mukamu babak belur kayak gitu seru putri melihat wajah Tama.


melihat istri nya ada sedikit perhatian, itu menjadi salah satu jalan untuk bisa dekat dengan sang istri, pokoknya ini harus di manfaatkan seru Tama.


melihat Tama gak ke napa-napa membuat putri hendak pergi berlalu begitu saja, dan hal itu dapat terlihat oleh seorang Tama Arya Wiguna.

__ADS_1


saat Putri Hendak pergi! tiba-tiba Tama mengeluh ahhhh sakit sekali!, ahhhh sakit sekali perutku! sakit sekali seru Tama dengan akting yang seperti aktor terkenal saja.


putri kaget tiba-tiba saja sang suami mengeluh dan merasakan sakit, kamu kenapa! seru putri denga panik melihat Tama yang tergeletak di lantai dan merasakan sakit.


putri panik melihat Tama yang seperti itu dengan cepat di mengangkat tubuh Tama ke sopa, pas diangkat ke sopa Tama masih mengeluh dan mengatakan perutnya sakit.


Ahhhh perutku sangat sakit!! seru Tama mengeluhkan perutnya yang sakit, mana yang sakit kata putri!! dengan panik,tiba-tiba ditarik nya tangan putri dan diletakkan di perutnya, putri kaget tangan nya diletakkan di perut Tama, ini yang sakit seru Tama pada putri sambil di tekannya tangan putri di perut nya.tolong tekan perut ku ini sangat sakit katanya!, pas putri tekan perut sang Suami dengan cepat Tama memeluk putri dan meletakkan kepala nya di pundak putri dan mukanya menghadap leher putri,


putri terkejut dengan yang dilakukan Tama, kamu ngapain peluk aku segala serunya, perutku Sangat sakit kata Tama dan badanku jugak Sanga sakit katanya denga mata yang di tutup seperti sedang menahan sakit yang amat sangat,


di dalam pelukan nya Tama masih mengeluh mengeluh akan sakit yang di rasanya. dengan cepat putri sadar akan pikiran nya.


kita ke rumah sakit aja sekarang ya! seru putri panik gak usah dikamar aja kata Tama, mana bisa sembuh kalau gak di obati! aku juga takut kasih salah obat, bukannya sembuh malah tambah parah seru putri!


untuk melancarkan aksinya Tama hanya pasrah dan pelukannya di erat kannya ke tubuh istrinya yang dirasa sangat harum dan kulit istrinya sangat lembut, nyaman rasanya itulah yang dirasakan se orang Tama Arya.


tunggu sebentar kata putri denga melepas pelukan Tama, dan segera masuk ke kamar buat ambil kunci mobil, dompet dan ganti baju dengan cepat , pas keluar dilihat nya Tama duduk kembali di sopa dengan tangan untuk menekan perutnya lagi.

__ADS_1


dengan cepat putri membantu Tama berdiri menuju mobil, sampai di mobil Tama masih mengeluh kan sakitnya.


putri pun dengan cepat menginjakkan kakinya pada pedal gas mengebut di jalan raya, agar cepat sampai rumah sakit.


pas sampai di lobby rumah sakit langsung putri turun dari mobil dan panggil perawat untuk membawa Tama masuk kedalam UGD, Mbak nya tunggu di luar biar kami periksa dulu korban kata perawat tersebut,


Putri menunggu hampir setengah jam diluar ruangan UGD.


sambil duduk dan melihat orang yang dirumah sakit, kok lama amat ya blom keluar! apa separah itu sakit nya ucapnya dengan panik, kemudian dia sadar ngapain jugak aku panik dan perhatian sama dia ! pikir putri, tapi kan dia suamiku ya walaupun suami dadakan masa aku sejahat itu, mengingat sang suami tak pernah aneh"pada nya bahkan aneh"pun sah saja udah suami istri juga!.


masih dengan pikiran nya apakah aku terlalu jahat ya selama ini sama dia, sampai gak mau peduli sama dia padahal dia baik,masakin aku makan walaupun terhitung aku makan masakan itupun sembunyi kalau dia lagi keluar kerja malam masih dengan pikiran nya tiba-tiba pintu UGD dibuka keluar seorang dokter keluarga pasien yang di dalam iya saya dok seru putri dari lamunannya.


kalau boleh tau mbak ini siapanya pasien didalam? saya istrinya dok seru putri, bagaimana keadaan suami saya dok? Tanya putri mengingat dia telah mengaku sebagai istri dari Tama Arya, suaminya harus di rawat dulu untuk sementara kata dokter emang separah itu dok sampe di rawat apa ada penyakit yang serius? tanya putri melihat banyak nya pertanyaan putri membuat dokter tersenyum mbak pasti Sangat sayang ya pada suaminya mendapat jawaban seperti itu Putri hanya diam dengan muka yang mulai merah apa aku udah sayang ya sama dia seru putri dalam hatinya.


suaminya gak papa mba! cuma kecapean dan kurang istirahat, dan pola makan yang buruk, apa suami mbak habis kecelakaan? tanya dokter tersebut kenapa rupanya dok kataku itu badan suaminya ada memar dan lebam kebiruan di muka dan pinggang nya kata dokter kalau itu kurang tau dok tadi pagi udah lebam muka sama badannya dan tiba aja perutnya sakit, ya udah mbak tolong urus administrasi nya dulu baik dok jawabku.


di dalam ruangan UGD pas masuk Tama langsung di periksa dokter apa perutnya masih sakit tanya dokter udah lumayan dok, sebenarnya perutku gak sakit amat dok sakit lebam sama lapar aja kataku pada dokter! dan dokter hanya tersenyum dan masih memeriksa tubuh ku dan mengatakan kalau pola makan dan kurang istirahat dan bekas lebam kebiruan di badanku harus di obati dan gak perlu di rawat kata dokter, setelah itu langsung ku katakan pada dokter rawat aja dok, tapi kan saudara gak seperah itu sakitnya jawab sang dokter, gini dok sebenarnya aku akhir ini lagi ribut sama istriku masalah rumah tangga jadi biarkan saja aku dirawat di rumah sakit ini, biar istriku perhatian lagi samaku dok dan disini terus kataku sambil memohon pada dokter dan di setujui sang dokter paling lama 3 hari saja kata dokter makasih dok atas perhatiannya nya kataku.

__ADS_1


__ADS_2