lelaki biasa

lelaki biasa
keluarga harmonis


__ADS_3

saat malam Tama pulang lebih lama dari yang biasanya karena banyak kerjaan dikantor ditambah lagi mengurus tentang orang yang meneror kantor dan yang menyerang nya.


sedangkan Putri dirumah juga menuggu Tama biasanya selalu pulang cepat tapi kali ini belum pulang.


setelah urusan dikantor selesai Tama akhirnya pulang karena sudah rindu dengan anak nya dan istri tercinta.


begitu sampai dirumah Tama melihat sangat ramai dan ketika masuk dia melihat semuanya sedang kumpul diruang tamu dan semuanya terlihat sangat bahagia, dan Tama tertuju pada satu orang yang sudah lama gak dia lihat sedang menggendong putranya.


"malam! wah ini ada apa ini kelihatan sangat asik! semuanya melihat ke arah suara itu "sayang kok pulang nya lama? biasanya juga cepat! "iya lagi banyak kerjaan hari ini makanya pulang nya lama!


sedangkan Naomi yang melihat kakaknya pulang kerja malah membuang muka karena masih kesal dengan Kakaknya.


"ma aku ke kamar dulu sama Tama titip Kenan ya! "iya! kamu pergi sana Tama sudah ke kamar!


setelah dikamar Tama memeluk Putri dari belakang "yang mandi Sama yo! "gak ah nanti Kenan nangis yang! "ayolah yang udah lama loh yang! kata Tama sambil menciumi Putri, Putri tau maksud suaminya nya "besok aja lah ya sayang sekalian kita ke dokter dulu apa udah boleh apa belum! "tapi tetap mandi sama kita kan! "gak aku udah mandi tadi gak mau mandi lagi dingin yang! "kamu ada air hangat! "pokoknya gak besok aja apa yang kamu mau aku turuti!.


"apa kamu gak rasakan yang dibawah sudah bangun! Putri memang merasakan ada sesuatu yang keras di belakang nya dan dia tau kalau senjata suaminya sudah bangun kemudian Putri membalikkan tubuhnya dan memeluk Tama "sabar yang! bukan aku gak mau tapi besok ya! nanti putramu nangis dan kamu tau kalau dia sudah nangis hanya mamanya yang bisa mendiamkan dia.


mendengar itu Tama hanya bisa pasrah dan masuk kamar mandi untuk bersih-bersih sedangkan Putri melihat tingkah Tama hanya tersenyum saja.


gak butuh waktu lama Tama dan Putri sudah dibawah kembali ikut duduk bersama anggota keluarga lainnya di ruang tengah.


Tama melihat Naomi sedang duduk dan makan kue kering, Tama berjalan dan duduk disampingnya Naomi.

__ADS_1


"kok gak bilang sama kakak kalau mau pulang kan bisa dijemput di bandara tadi! Naomi hanya diam dan gak melihat Tama. kamu kenapa sih dek kok seperti marah sama kakak? apa kamu gak kangen sama kakak? mendengar itu Naomi mengubah arah duduk nya menghadap Tama.


"kakak masih nanya kenapa aku marah? jelas aku marah! kak Putri hamil tapi kakak gak bilang sama aku sampai melahirkan pun aku gak dikasih tau, "kata kak Putri tadi kakak melarang semua keluarga untuk tidak bilang kehamilan kak Putri samaku! "bukan begitu kakak ada alasannya! apapun itu aku marah sama kakak! "jangan gitu kan sekarang kamu udah disini dan sudah jadi aunty nya kenan!.


"pokoknya Kaka jahat! "hei lihat Kaka dulu! "gak mau! "Naomi dengarkan Kaka dulu! kalau aku bilang Putri sedang hamil pasti kamu bakalan pulang dan gak mau balik ke Jerman sebelum putri melahirkan! dan aku gak mau kamu pulang! kakak maunya kamu selesaikan dulu sekolah mu yang disana!, selain itu kakak sudah ada niat untuk liburan ke Jerman nanti bersama Putri dan Kenan untuk kasih kamu suprise tapi kamu sudah pulang.


"kakak pikir aku percaya! sedangkan kakak aja sibuk kerja pulang malam! "Tama hanya tersenyum melihat adiknya yang marah "terserah kalau kamu gak percaya gak papa lagian untuk apa kakak bohong! sekalian Tama mengusap rambut panjang Naomi.


"jangan sentuh aku! aku masih marah sama kakak! mendengar itu Tama langsung memeluk Naomi dengan erat "lepas kak! jangan peluk aku! Tama semakin memeluk Naomi dan tertawa!


"kamu kenapa sih! adek kakak yang paling cantik, baik dan paling kakak sayang ini marah-marah terus! "lepas kak! atau aku bilang sama ibu dan kakak Putri ni! "bilang saja kakak gak takut! sebelum kamu maafin kakak gak bakal aku lepasin ni!.


"iya! iya! aku maafin kemudian Tama melonggarkan pelukannya.


sedangkan anggota keluarga lainnya hanya tersenyum melihat Tama yang sedang membujuk Naomi yang sedang ngambek pada kakak nya.


"kakak sih jahat amat sama aku dan gak sayang lagi sama aku masa kehamilan kak Putri aku nggak dikasih tau padahal aku sangat menuggu momen itu!


iya-iya kakak minta maaf sebagai permintaan maaf Kakak besok kita jalan-jalan bersama Putri dan Kenan kamu mau?


"tapi kakak yang belanja ya! "iya kamu bebas belanja sama Putri "mendengar itu Naomi langsung senang dan memeluk kakaknya dan pergi ke samping Putri, "besok kita habiskan uang nya kak Tama ya kak! "iya biar dia tau rasa sudah buat kamu sedih! kemudian Naomi melihat Kenan yang sedang menatap nya dengan tersenyum. "sini sama aunty dulu ya Naomi menggendong Kenan dan selalu di ciumnya pipi Kenan yang tembem itu sedangkan yang di gendong selalu tertawa.


"nanti kalau besar jangan seperti ayahmu nyebelin bikin aunty marah! "ini sekalian kamu kasih susu dulu untuk Kenan kata Putri.

__ADS_1


saat Kenan minum susu Naomi memperhatikan nya "wah cepat ya ponakan aunty habis in nya! kalau gitu besok gak jadi deh aunty habisin duit ayah mu nanti kamu malah gak bisa minum susu!


mendengar itu semuanya tertawa dia gak tau kalau Kenan masih di susui Putri.


malam semakin larut dan semuanya kembali ke kamar masing-masing untuk istirahat.


berbeda dikamar Tama dia belum bisa tidur masih memandang wajah istri dan anaknya yang sedang tidur, "aku sangat bersyukur dengan kehidupan sekarang walaupun aku gak tau siapa orang tuaku tapi sekarang aku punya orang tua dan memiliki keluarga apalagi sekarang sudah punya istri dan anak, aku tidak berharap banyak aku hanya ingin keluarga ini sehat dan bahagia terus.


ternyata Putri belum tidur dia melihat Tama yang masih belum tidur seperti sedang melamun dan banyak pikiran.


perlahan Putri bangun dari tempat tidur dan berjalan pelan menuju tempat Tama yang sedang berdiri menghadap jendela keluar.


"kamu kenapa sayang kok belum tidur? Tama kaget melihat Putri yang memeluk nya, loh kok bangun? "kamu seperti gak tau aku saja! aku gak bisa tidur kalau kamu gak ada di sampingku!.


"kalau ada masalah jangan di pendam cerita sama aku, aku ini bukan orang jauh ingat aku ibu dari anak mu dan istri mu! jadi coba cerita sayang kata Putri yang masih memeluk Tama dari belakang.


"kamu tenang saja aku gak papa aku cuma merasa bersyukur saja dengan kehidupan ku saat ini itu saja!


"jangan pernah bohong dengan ku, aku ini istrimu aku tau kalau kamu sedang berbohong sayang! ayolah cerita siapa tau aku bisa bantu kamu!


kamu ini memang istri ku yang paling pengertian, cantik, baik dan aku sangat sayang padamu I love you! "I love you to sayang balas Putri.


Tama berbalik badan dan mengangkat tubuh Putri dan berjalan ke tempat tidur, saat ini Putri sedang menyandarkan kepalanya di dada bidang Tama, jadi kenapa kamu tadi melamun? "akhir-akhir ini ada yang berbuat iseng sama aku! "maksudnya? ada yang meneror kantor dengan merusak lingkungan kantor dan mengancam tapi itu sudah beres dan saat pulang kemarin ada yang menyerang aku dan berniat ingin membunuh aku tapi mereka gagal dan sekarang orang nya sudah aku tangkap tapi keduanya belum mengakui siapa yang menyuruh mereka.

__ADS_1


"dan kamu bilang itu orang iseng! kata Putri langsung duduk, kenapa gak bilang sama ayah atau sama aku biar kita lapor polisi! siapa tau ayah punya kenalan dan bisa membantu kamu! aku gak mau kamu sampai kenapa-napa! "udah kamu tenang aja semuanya bisa aku atasi lagian segan aku minta tolong terus sama ayah jadi jangan khawatir ya! "gimana gak khawatir ada orang yang berniat membunuh kamu masa aku tenang aja!.


__ADS_2