lelaki biasa

lelaki biasa
permintaan maaf


__ADS_3

mendengar itu Tama marah kalian jangan fitnah kalau tidak ada bukti!


Resi dan Reza tertawa mana ada maling yang ngaku kalau ngaku semua penjara penuh dan kamu jujur saja!


"apa benar Tama kamu korupsi dan melalaikan tugas mu sebagai manager?


mendengar ucapan Sally Tama diam dan mengontrol emosinya sambil melihat Reza dan Resi membuat Tama makin gak suka dengan kedu orang ini.


"bisa kita bicara berdua saj Sally diruang jangan disini? "ngapain harus jauh-jauh disini aja takut kamu sama kami! dan takut dibongkar semua kebusukan kamu!


"maaf Tama dengan sikap kamu itu membuat aku ragu sama kamu dan aku takut cafe ini jadi gak ke urus kata Sally.


"terserah kamu mau percaya atau tidak sama saya itu terserah kamu Sally! dan aku gak bisa paksa orang untuk percaya dengan saya,


aku cuma mau bilang aku gak pernah korupsi, dan tidak pernah lalai dalam kerjaan ku, aku akui memang aku sering keluar tapi urusan cafe selalu aku utamakan.


dan aku gak nyangka kamu lebih percaya dengan kedua orang ini daripada saya padahal kita sudah lama kenal dan kamu tau sendiri kerjaku selalu bagus.


"alah kalau salah ya salah saja jangan cari pembelaan dasar pembual "kamu diam! kata Tama dengan nada suara yang tinggi sambil menunjuk Resi jangan potong kalau saya lagi bicara emang kamu siapa haa! ikut campur ini urusan saya dan Sally kata Tama dengan emosi membuat Resi jadi diam dan takut.


"kamu jangan berani sama cewek lawan aku kata Reza tak terima Resi yang dibentak oleh Tama


"kamu jugak diam! jangan ikut campur jangan sampai itu mulut ku masukkan gelas ini.


"kamu! dasar miskin kata Reza


"dengan sikap mu yang begini membuat aku semakin ragu Tama kata Sally


maaf aku sangat emosi melihat kedua orang ini terserah kamu saja aku juga sudah gak nyaman kerja di cafe kamu ini! dan asal kamu tau aku gak pernah berbuat seperti yang di ucapkan kedua orang ini! aku gak nyangka aja sama kamu bisa percaya dengan mereka padahal kamu sudah tau siapa aku dan bagaimana cara kerja ku.


mulai sekarang aku berhenti kerja dari cafe mu ini untuk gajiku belum kamu transfer dan bonus yang kamu janjikan.


"kamu masih minta gaji? kata Reza


"itu hak saya, saya kerja dengan dia sudah wajar saya minta gaji! dan bonus itu kamu sendiri yang bilang bukan aku yang minta jadi saya minta kamu transfer sekarang biar gak ada lagi urusan ku dengan cafe ini.


mendengar itu Sally kaget dan tau kalau Tama benar-benar marah padanya,


"terimakasih uangnya sudah masuk Sally bukan aku muruk jadi orang tapi itu hak saya!

__ADS_1


sudah kalau gitu aku pamit terimakasih tas kerjanya.


"tunggu satu lagi! nanti kamu cek sendiri pembukuan cafe apa ada saya korupsi dan makan uang cafe saya gak mau di cap sebagai orang korupsi dan aku langsung keluar dari cafe.


melihat itu Reza dan Resi tersenyum merasa mereka telah sukses membuat Tama jadi keluar dari cafe


"kalau begitu saya pergi masih banyak kerjaan ku kata Sally, dan langsung menuju ruangan Tama.


Sally melihat semua pembukuan cafe selama Tama kerja jadi manager bukan nya korupsi malah penghasilan semakin menaik tiap bulan nya.


Sally menyesal telah percaya pada Reza dan Resi, padahal Tama yang sudah menyelamatkan nya juga dan membuat Cafe jadi rami begitu juga cafe yang di Medan, menyesal itu yang Sally rasakan


Sally keluar cafe untuk mengejar Tama tapi sudah tidak melihat Tama dan mencoba menelpon nya jugak sudah gak di angkat bodoh! bodoh itulah yang Sally pikir kan.


sedangkan Tama saat ini sudah pulang kerumahnya untuk istirahat dan menenangkan diri mengingat emosi nya pada Resi dan Reza.


"lebih baik aku olah raga untuk menghilangkan rasa emosiku, itulah yang Tama lakukan dengan berolahraga dan latihan boxing biar emosi nya tersalurkan.


malam ini Tama masih dirumah, baru bangun tidur selepas olahraga dan bersih-bersih Tama ketiduran dan bangun sudah malam


dan melihat hanpone nya banyak panggilan dari Sally malas itulah yang dipikirkan Tama dan kecewa dengan sikap nya Sally.


sedangkan Sally melihat Tama langsung memanggil nya tapi melihat Tama tidak menoleh membuat Sally jadi semakin bersalah.


membuat Sally mengejar Tama mengikuti mobil nya dari belakang Tama yang melihat Sally mengikuti nya merasa bodo amat tetap melajukan mobilnya Sampai dirumah Putri dan masuk ke dalam ternyata Sally masih mengikuti nya.


"Tama tunggu aku mohon jangan marah! aku tau aku salah aku terpengaruh omongan mereka! aku minta maaf aku akui aku salah.


"kumohon ayo kita bicara! Tama yang melihat itu langsung berhenti "apalagi yang mau dibicarakan kan tadi sudah jelas semuanya! kamu bahkan lebih percaya sama mereka daripada aku sendiri! aku bukan nya marah tapi kecewa dengan sikap kamu itu padahal kamu tau sendiri aku orangnya gimana.


Putri melihat dari lantai dua percakapan Sally dan Tama tapi tak tau apa yang dibicarakan dan memperhatikan keduanya.


"mereka lagi bahas apa sih sampai Sally segitu nya dan Tama jugak ngapain sok gak peduli macam ganteng aja dirinya kata Putri ada rasa tidak suka melihat Tama di kejar wanita lain sampai segitunya.


dan penjaga keamanan rumah Putri juga heran melihat Tama dan Sally


"gawat sampai non Putri lihat bisa-bisa marah itulah yang di ucapkan satpam itu


"udah aku masuk dulu gak adalagi yang dibicarakan!

__ADS_1


melihat Tama yang mau masuk langsung Sally mengejar nya sampai ke dalam rumah


"Tama ayolah aku mohon!


Sally sampai lupa kalau ini bukan rumah nya asal masuk aja dan dia tidak peduli dengan semua itu yang penting bisa bicara dan Tama mau memaafkan nya


"maaf mbak tidak boleh masuk ini bukan rumahnya mbak jadi tolong keluar dah hargai yang punya rumah.


"iya saya tau yang punya rumah juga teman saya Putri.


"ini ada apa ribut-ribut gak tau apa sudah malam orang mau istirahat gak bisa!


satpam yang melihat Putri turun "waduh mati aku kena marah ini! membiarkan wanita ini masuk bisa di pecat aku!


Sally yang melihat itu Putri turun langsung memanggil nya


"Putri! aku minta tolong mau bicara sama Tama!


Putri yang melihat itu sepertinya penting dan mengapa Tama mengabaikan nya pikir Putri


"Tama ini ada apa kenapa kamu gak bicara aja apa susah nya si! jadi cowok kok gitu amat.


Tama yang melihat itu diam dan memandang Putri dengan tatapan malas


"kamu kalau gak tau permasalahan nya mending diam gak usah ikut campur itulah yang di ucapkan Tama


Putri heran dengan jawaban Tama dan sikap nya dan melihat Tama langsung naik ke atas tanpa peduli dengan Sally


"ini ada apa kenapa Tama seperti kecewa sekali coba ceritakan dulu samaku siapa tau bisa saya bantu bicarakan nanti!


disinilah Putri dan Sally di ruang tamu Sally menceritakan semuanya yang terjadi di cafe tadi siang


"masa Reza begitu? "iya kalau kamu gak percaya sudah!, aku jugak gak mengharapkan Tama kerja di cafe lagi! tapi aku merasa bersalah padanya dan tidak percaya dengan nya padahal dia sangat baik dan memajukan cafe ku.


aku mohon bilang nanti permintaan maaf ku padanya soalnya aku telpon pun gak di angkat!


"kamu tenang aja Tama mungkin masih kecewa sama kamu nanti pasti mau di ajak bicara biar saya nanti yang sampaikan.


sebenarnya Putri tidak suka melihat Sally yang sampai segitunya pada Tama

__ADS_1


melihat jam sudah mau tengah malam akhirnya Sally pulang.


__ADS_2