
"setelah itu Anton keluar dari Indimaret dan kulihat mobil papa mertua ku langsung pergi, dan akupun menghabiskan kopiku mengingat hujan sudah berhenti dan aku langsung pulang kerumah.
"Sampai rumah aku belum melihat mobil putri, aku masuk dan bersih-bersih dan mengganti perban bekas operasi ku! dan disinilah aku di ruang tamu melihat surat tanah dan surat bangunan yang baru aku beli dan aku gak nyangka dan merasa bersyukur memiliki nya.
"mending aku masak siapa tau putri belum makan! biar makan bersama pikirku.
pas mau ke dapur mobil putri datang gak jadi masak aku menunggunya di ruang tamu
"aku melihat putri masuk dan dia hanya diam saja melihat aku dan masuk ke kamar, lama ku tunggu tapi tidak keluar jadinya aku masuk ke kamar dan melihat dia sedang main handphone, kenapa gak keluar? kataku dan putri hanya diam saja, kamu udah makan? dan putri hanya diam saja aku heran dengan perubahan sikap nya yang dingin dan gak mau di ajak bicara!
kamu kenapa diam saja saat aku ajak bicara? dan putri melihat ku, "malas aku ngomong sama kamu! orang yang gak bisa dikasih tau!!, udah aku bilang tadi siang jangan kemana-mana!! cukup ke Bank aja!! ini malah pergi kemana-mana emang kamu gak bisa dikasih tau ya! kan kamu tau itu lukamu belum sembuh!! masih basah bekas operasi nya, gak bisa apa diam dirumah aja.
"Maaf hanya itu yang bisa aku katakan sama Putri, "udahlah capek aku!, gak tau apa orang capek bolak balik rumah!, kantor, kerumah sakit lagi capek tau!! kata Putri.
"aku hanya diam saja mendengar keluhan Putri, maaf kalau selama ini aku buat kamu susah! tapi aku begini karena ingin bahagia in kamu kataku "tapi apa malah nyusahin! kata putri dengan suara yang agak keras, "mendengar nada suara Putri membuat ku menatap nya maaf kalau gitu aku gak akan nyusahin kamu lagi! dan ini uang nafkah aku sama kamu dan jumlah yang ku kasi 20 juta mengingat dari awal menikah aku gak pernah kasih kamu uang kataku.
"aku gak butuh uang mu! kata Putri "aku tau uang kamu lebih banyak tapi ini kewajiban aku sama kamu! terserah kamu mau di apakan itu uang,
maaf!! kalau aku bikin kamu khawatir dan nyusahin kamu! kataku dan aku keluar dari kamar dan putri masih asik dengan handphone nya.
__ADS_1
"sampai di dapur aku masak untuk makan malam mengingat aku harus minum obat, biar cepat sembuh dan tidak lupa ku buatkan untuk putri dan kasih tau untuk makan malam.
"lama ku tunggu sampai aku siap makan orang nya gak datang masih marah mungkin pikirku.
"baru selesai makan hanpone ku bunyi, dan kulihat panggilan dari Malik, ya ada pak Malik? "istriku suka dengan desain kamu! dan sudah di pilih yang mana untuk di buatkan di cafe nya!, aku ikut senang melihat istriku puas dengan desain yang aku kasih. "Aku ikut senang mendengar cerita anda pak! terimakasih kasih karena telah percaya dengan desain saya!
"sekalian saya promosi kalau ada keluarga atau teman yang ingin dibuat desain bentuk bangunan apa saja saya siap buat gambar pak malik," baik - baik nanti kalau ada akan saya kabari dan satu lagi pak mungkin beberapa bulan yang datang saya sudah buka kantor pak kataku," wah!! aku ikut senang dan bangga Tama!! seru Malik, yasudah kalau gitu aku tutup telponnya! kata Malik baik pak senang berbisnis dengan anda! ucapku sama - sama kata Malik.
"untuk beberapa saat aku menerima transfer uang dari Malik
saat mau masuk kamar untuk tidur rupanya pintu sudah di kunci dari dalam sama putri, mungkin masih marah pikirku dan kembali tidur di kamar satunya.
sampai di cafe seperti biasa! melakukan pekerjaan setelah semua aman, ku telpon - telpon Putri tapi gak di angkat.
"kemudian aku akhirnya menyewa jasa alat berat, untuk meratakan bangunan yang sudah aku beli untuk di bagun ulang, dan saat ini aku sedang memantau pekerja dan ini berapa lama Siap nya sampai rata? gak sampai tiga hari bos! ini semu sudah bagus kata operator baik lanjutkan kataku.
satu hari sudah berlalu dan sikap putri masih saja diam! dan gak mau di ajak bicara, dan saat ini saya sedang berada di lahan pembongkaran dan sudah hampir selesai!.
datang lima orang preman yang mengaku bahwa tempat ini adalah milik mereka," dan saat ku tanya surat kepemilikan mereka tidak ada dan mengaku kalau lahan ini milik mereka, terjadi keributan dan mengakibatkan perkelahian antara pekerja dan preman itu, dan aku juga ikut berkelahi disitu mengingat para preman itu menyerang saya! dengan papan balok akibat dari keributan itu polisi datang dan kami semu di bawa ke kantor polisi untuk di interogasi dan di tanya tentang kepemilikan lahan itu!.
__ADS_1
"itu lahan saya pak! dan ini surat-surat nya! baru kemarin saya bayar! pada pemilik yang sahnya. Silahkan bapak baca? dan aku menyerahkan surat pada polisi
melihat polisi sedang membaca surat - surat yang saya kasih, gimana pak? apa bapak percaya? "ini sudah cukup sebagai bukti anda tidak bersalah! dan untuk kelima preman itu masukkan ke dalam sel!, "siap dan kata anggota yang lainnya.
"apa saya sudah bisa kembali pak? "silahkan pak karena memang semua sudah terbukti dan anda tidak bersalah. "saat saya mau berdiri tiba-tiba perutku terasa sakit, ternyata jahitan di perut ku kebuka! dan kulihat bajuku sudah berdarah. "polisi melihat itu dan membawa saya kerumah sakit untuk diperiksa. apa perlu saya telpon keluarga anda pak? gak usah pak! dan aku gak mau nyusahin Putri lagi.
Dikantor "Putri memikirkan ucapan Maya.
"kenapa gak di angkat Put? biarin aku masih kesal sama dia! "jangan gitu! siapa tau dia lagi butuh kamu! kan kamu tau Tama baru sembuh!, "habisnya aku kesal may sama tama! susah di bilangin! "namanya jugak laki-laki Put!.
"ingat! Jangan lama-lama ngambek nya! dan kamu ingat selama ini Tama udah baik sama kamu! dan hati orang jugak ada capek kata maya.
"aku masih memikirkan perkataan Maya tadi, mau telepon Tama tapi aku gengsi! dan pikiran aku jadi gak tenang! takut Tama kenapa - napa.
"lebih baik aku pulang cepat kali ini untuk melihat keadaan Tama
"saat ini aku masih dirumah sakit untuk istirahat dan aku ketiduran saat kulihat jam sudah jam 8 malam.
aku segera bangun walaupun lukaku masih terasa perih! tapi itu sudah mendingan untuk ku pulang, ketika sampai rumah aku melihat mobil putri dan berharap putri sudah gak marah lagi,
__ADS_1