
pagi hari yang cerah seorang wanita cantik dengan badan **** bak model papan atas sedang menggeliat di atas tempat tidur seperti merasakan badan yang remuk disamping itu seperti merasakan sesuatu untuk pertama kalinya dalam hidupnya tiba tiba perut dan badannya seperti tertimpa kaget bukan main yang disamping adalah seorang pria dengan badan tegap dan penuh tato tiada angin tiada hujan putri langsung berteriak dengan kuat membuat pemuda tersebut kaget dan bangun kamu siapa dan ngapain kamu dikamar saya?, putri masih blom sadar dengan keadaan yang terjadi sehingga membuat dia mengingat kejadian yang pergulatan panas yang terjadi semalam antara percaya dan tidak percaya langsung masuk kedalam selimut melihat keadaan dan benar dia langsung menutup tubuh polosnya dengan selimut dan terdapat bercak noda darah di lantai kasur itu merupakan bekas darah kesucian nya, mengingat ini merupakan pertama baginya tidur dengan seorang pria apalagi pria yang dia sama sekali tidak mengenal nya.
Sama sama dalam keadaan kaget dan tidak percaya sambil mengingat keadaan yang terjadi semalam membuat kedua anak muda saling pandang dan melotot kamu, tiba tiba putri langsung menuduh Tama, dasar pria kurang ajar sumpah serapah dan kebun binatang di ucapkan nya untuk pria yang ada di sampingnya melihat pria yang disamping tidak melakukan apa-apa membuat putri tambah emosi kamu...!
__ADS_1
baru beberapa saat pria tersebut bicara kamu ngomong apa..? tadi malam kamu yang duluan memeluk aku dan mencium paksa aku.! dengan rakus, putri tidak terima dan masih marah baru beberapa saat dia baru ngeh dengan keadaan yang terjadi dan mengingat betapa ganas dan bernafsunya dia tadi malam terhadap pemuda yang disamping nya, setelah beberapa saat keduanya terdiam dan bertaut dengan pikiran masing masing dan sang perempuan masih menangisi kejadian semalam yang sudah berlalu.
tiba tiba seorang Tama Arya bicara saya akan tanggung jawab saya juga mengakui kesalahan saya tadi malam saya jugak sedang mabuk antara sadar dan tidak sadar, putri masih tidak terima dan masih menangis dengan pilu mengingat beta bodoh dan tidak sadarnya dia, pusing dengan keadaan yang terjadi takut hamil dan takut ketahuan orang tuanya bisa habis dia dimarahi dan bisa bisa dia dipukul orang tuanya atau bahkan di usir dari rumahnya mengingat sang ayah yang pemarah dan apalagi dia sudah dijodohkan dengan anak kawan ayahnya. singkat waktu kedua orang tersebut sudah memakai pakaian dan berdiskusi mencari jalan kluar tiba tiba dikejutkan dengan pintu kamar yang sudah di dobrak oleh seorang pemuda dan wanita siapa lagi klo bukan Reza dan Resi, kamu ngapain tadi malam tanya Reza ! dan siapa pria yang disamping mu? dan ngapain aja haaaa putri.. tanya Reza Dengan suara yang keras tidak ngapa ngapain kata putri dengan dalih berbohong tapi sayang Resi langsung bicara,dasar perempuan ****** sok cantik sok alim aku gak nyangka kamu kayak gitu putri padahal kamu sudah punya pacar ganteng dan kaya seperti Reza, jangan berbohong lagi kamu! padahal tadi malam saya sendiri yang melihat kamu masuk dengan pria ini ke kamar ini sedang berciuman kata resi menambah cerita yang ditambah tambahkan saya punya bukti ini ada video sama poto kalian sedang tidur bersama. Emosi Seorang Reza naik langsung memukuli Tama Arya dan mencaci makin kamu pria kurang ajar beraninya kamu meniduri pacar saya emang kamu siapa Apa yang kamu punya palingan kamu hanya orang miskin..! , dan kamu putri aku tidak menyangka kamu seperti ini pantas kamu tidak mau aku cium rupanya kamu sudah punya selingkuhan, tuduhan Reza udak kemana mana dan tidak lupa Resi selalu menambah nambah cerita yang akan menyulut emosi Reza semakin tinggi, sekali lagi Tama Arya pemuda dengan pemikiran sederhana kena bogeman lagi di mulut nya sehingga darah kluar dasi sudut bibirnya mau emosi memang! tapi mengingat dirinya juga salah dalam hal ini. tanpa diketahui mereka berempat sudah ramai orang di kamar itu ikut menonton kejadian yang terjadi, begitupun Reza langsung menelepon orang tua putri tanpa menunggu lama orang tua putri datang dan melihat Poto dan video yang di rekam Resi menyulut emosi pria tua itu langsung menampar dan memukuli Tama bum tendangan pertama mendarat di perut dan sakitnya bukan main Tama langsung jatuh dan berakhir dengan lebam di perut dan di wajah sedang kan untuk Putri anaknya sendiri langsung ditampar mukanya dasar anak kurang ajar?, bikin malu orang tua otak kamu dimana putri! papa tidak pernah mengajari kamu seperti ini dasar anak kurang ajar ketika akan mendapat tamparan yang kedua tiba tiba tangan dari pria tersebut tertahan oleh laki laki yang baru saja bangun dari duduknya stop jangan menyakiti nya lagi saya yang salah biarkan saya yang anda hukum jangan sakiti lagi dia saya akan tanggung jawab saya akan menikah dengan putri bapak, kamu siapa tiba tiba bicara siapa yang memberimu hak untuk bicara haaa! sentak ayahnya putri dan Tama pun langsung diam. putri kaget dengan omongan pria yang disampingnya dengan perkataan yang akan mau menikah dengannya dan mau tanggung jawab, bukannya putri tidak mau tpi dia tidak mengenal siapa pria yang telah tidur dengannya dan asal usulnya juga tidak tau, tidak lupa Reza emosi berkat kasar kamuu! tuduhnya terhadap Tama dan putri. Perjodohan kita batal dan kerja sama antar Perusahaan dibatalkan sakit hati dan emosi dengan yang terjadi membuat Reza meninggal tempat tersebut tidak lupa Resi mengikutinya secara kempatan sudah terbuka untuk resi mendekati Reza.
__ADS_1
Dalam rumah besar dan mewah di ruangan kerja ayah putri duduk, di bangku kebanggaan nya mengatakan kamu sudah menikah dengan putri ku bukan berarti aku suka Kepadamu,kamu jangan harap bisa tinggal disini, saya tidak akan mengijinkan kamu tinggal disini dan kamu putri tanggung sendiri apa yang kamu perbuat kluar dari rumah ini dan bawa semua barang mu dan jangan tinggal di rumah ini lagi mulai sekarang apa yang kamu cari bawa dan tinggalkan yang bukan punya kamu, tapi kamu jangan lupa kami masih harus bekerja di perusahaan ingat untuk besok kerja. biarpun ayah putri emosi tpi dia sebenarnya sayang dengan putrinya makanya hukuman yang diberikan tidak berat, baik saya akan tanggung jawab dan memberikan kehidupan untuk Putri bapak.
Pergi kalian dari sini jangan perna datang lagi kesini dasar anak durhaka tidak tau di untung putri sangat sakit dengan perkataan sang ayah dan menangis sambil minta maaf tpi emosi sang ayah sangat tinggi dan sudah tidak mau lagi bicara Dengan putri nya sendiri, maaf kan putri yah putri salah kamu jangan bicara lagi dengan saya dan jangan panggi aku lagi dengan sebutan papamu.
__ADS_1