lelaki biasa

lelaki biasa
Pagi yang Manis


__ADS_3

Aku bangun di pagi ini entah kenapa rasanya tidurku sangat nyenyak malam ini dan guling yang aku peluk rasanya hangat dan nyaman sekali, hingga membuat aku jadi malas untuk bangun,


tapi entah kenapa rasanya guling ku Sangat besar dan ada yang Aneh dengan guling ku bisa memeluk tubuhku dan pelukannya sangat nyata dan ketika ku buka mataku ternyata suamiku yang sedang memeluk tubuhku, dengan posesif dan mencari kenyamanan di tubuhku rupanya kami berpelukan sambil tidur.


Dan entah kenapa aku merasa sangat nyaman di pelukannya apakah aku sudah mulai menerima nya di sisiku, dan ku perhatikan lagi rupanya dia tidak pakai baju dan hanya pakai celana boxer saja dan itu membuat aku kaget dan segera ingin keluar dari pelukan nya, bukannya keluar malah makin kuat dia memeluk tubuhku dengan kaki yang di taruh di atas tubuh ku seperti tidak ingin melepaskan tubuhku saja.


Tama bangun! udah pagi kataku namun tidak di tanggapi olehnya, Tama bangun kamu berat Tama bangun kataku.


bentar lagi katanya dengan suara khas orang baru bangun tidur, aku mau kerja nanti terlambat Tama, iya ini dah bangun sambil melonggarkan pelukannya pada tubuhku.


kamu ngapain peluk aku dan ini kenapa kamu gak pakai baju, atau jangan" tadi malam kamu? kataku sambil tanganku ku silangkan untuk menutupi bagian dadaku.


kamu mikir nya terlalu jauh, aku nggak ada ngapain kamu ini aku buka baju juga emang uda kebiasaan aku kalo mau tidur slalu buka baju Ama pakai celana pendek biar nyaman tidurnya


aku tau kita emang suami istri kataku dengan suara yang lembut,tapi aku gak seperti yang kamu pikirkan, aku gak mau memaksa kamu untuk melakukan itu kalau kamu belum siap, sambil ku betul kan anak rambut ke telinga nya agar dapat ku lihat wajah nya yang cantik dengan perlahan ku sentuh bibir merahnya dengan ibu jari ku dan ingin sekali rasanya ku cium bibir nya yang manis itu dan tak menunggu lama langsung ku cium bibirnya yang seksi itu, kis morning kataku setelah ku cium bibirnya.


dia kaget mendapat ciuman dariku, kamu ngapain cium aku, emang gak boleh cium istri sendiri dan langsung ku cium lagi bibirnya tapi agak lama, kamu!! katanya sambil mendorong tubuhku keluar dari kamar ku dasar mesum katanya biarin mesum sama istri sendiri daripada mesum sama istri orang kataku.


itu si emang kamu nya yang dasarnya pikiran nya kotor, iya deh aku salah aku minta maaf besok" gak gitu lagi kataku sambil ku cium lagi bibirnya dan langsung aku berlari keluar dari kamar nya, Tama Arya Wiguna! itulah yang ku dengar setelah aku keluar kamar nya .


awas kamu ya nanti itulah yang ku dengar setelah aku berada di depan pintu kamarnya, habis kamu cantik si dan aku juga sayang sama kamu itulah yang ku ucapkan sebelum aku masuk ke kamar ku.

__ADS_1


di dalam kamar, putri masih kaget dan memegang bibirnya yang habis kena cium dan merasa kaget dengan perlakuan sang suami yang tiba-tiba mencium dan mengatakan sayang padanya. dan itu membuat mukanya menjadi merah mengingat saat di cium. dan hatinya menjadi hangat dengan perlakuan sang suami.


keluar dari kamar aku sudah siap dengan pakaian kantor ku ingin berangkat kerja, tapi Tama langsung memanggil ku untuk makan dan kulihat dia sudah menyiapkan sarapan pagi di meja makan. Ayo kita sarapan dulu sebelum kamu berangkat kerja katanya, gak usah nanti makan di kantor aja ini dah terlambat nanti kataku .


kalau gak mau bawa ini saja sebagai bekal mu nanti makan di kantor, sengaja aku siap kan untuk istriku yang cantik


yaudah mana bekalnya, langsung ku ambil dan berangkat kerja takut kena macet.


se berangkat kerja istriku aku langsung berangkat kerja juga sebagai manager Cafe, mengingat masih banyak yang harus di perbaiki di cafe,


membuat aku harus kerja extra dan harus siap Paling lama satu Minggu ini desain cafe yang Ter baru.


di dalam mobil putri masi melihat bekal makan yang di kasih suaminya masih kaget dengan perubahan Tama akhir-akhir ini, menjadi lebih banyak bicara dan perlakuan manisnya menurut putri.


sampai di kantor aku langsung masuk ke ruangan ku dan kulihat sudah banyak berkas di mejaku, berkas yang harus ku periksa.


waktu berlalu dengan cepat menunjukkan waktu makan siang dan seperti biasa Maya akan slalu datang ke ruangan ku untuk mengajak makan siang.


aku makan di kantor aja may, malas aku keluar cuacanya panas lagian aku ada bekal,sejak kapan kamu bawa bekal dan kamu seingat ku gak bisa masak put kata Maya


aku minta di buatkan bekal sama bibik dirumah tadi sebelum berangkat kerja, ya kamu Put gak asik dong makan sendirian kata Maya padahal aku mau ajak kamu makan di tempat mas nya yang tampan itu kata Maya.

__ADS_1


Kamu may masih ingat saja sama pelayan itu,iyalah kan masnya itu tampan siapa tau dia mau jadi pacar aku.


udah gak usah omongin pelayan restoran itu, mending kamu pesan Goo food aja kita makan disini nanti waktu makan siang habis kataku iyadeh seru Maya.


waktu berlalu dengan cepat dan waktu pulang kerja pun datang saat Putri mau pulang di dalam mobil suara hanpone nya bunyi dan dilihat yang menelpon pak Anton asisten pribadi papanya, dan langsung di angkat ada apa ya pak Anton? kataku ini non bapak sakit dan dirawat di rumah sakit kata pak Anton, papa sakit ? iya non segera datang ke rumah sakit ya non kata pak Anton, dan aku langsung saja menuju rumah sakit tempat papaku di rawat.


sampai dirumah sakit sudah ada pak Anton menuggu di lobi rumah sakit dan membawaku ke ruangan papa, emang papa sakit apa pak Anton?, biasanya papa sehat-sehat saja kataku, itu non penyakit jantung bapak kambuh ucap pak Anton, kok bisa kataku langsung masuk keruangan papa dan kulihat papa sedang tidur belum sadar dan selang infus masih di tangan nya.


aku langsung duduk si samping tempat papa tidur dan aku menangis melihat papaku yang sakit, aku sangat takut melihat papaku sakit karena hanya papa satu satunya yang ku punya dan untuk mamaku sendiri aku gak tau dan tak pernah aku tau sejak aku lahir.


sejak kapan papa sakit kataku pada pak Anton dari tadi siang non dan bapak melarang aku kasih tau sama non, yaudah makasih udah kasih tau kataku dan malam ini aku tidur di rumah sakit menjaga papa.


besok paginya papaku sudah sadar saat aku bangun dan kulihat papaku sedang duduk dan memperhatikan aku yang baru bangun tidur, papa dah bangun kataku dan kulihat papa hanya diam saja dan tak mau menjawab pertanyaan ku mungkin papa masih marah dengan ku mengingat kejadian itu.


Pa aku tau aku salah dan papa masih marah sama aku tapi aku mohon papa jangan sakit lagi karena cuma papa satu-satunya keluarga yang ku punya kataku sambil menangis.


udah kamu jangan nangis lagi, udah besar masih aja manja kata papa sudah mau bicara padaku lantaran aku menangis dan ku tau papa gak bisa lihat kalau aku menangis


papa gak kenapa-kenapa cuma kecapean aja sama kurang istirahat. dan ini juga sudah sehat kata papa. Anton urus semua masalah rumah sakit siang ini kita pulang kerumah kata papa


semua sudah saya urus dan dokter sudah membolehkan tuan untuk pulang kata pak Anton, yasudah kita pulang sekarang kata papa

__ADS_1


emang papa sudah yakin mau pulang emang udah gak sakit lagi kataku.


udah ini juga udah sehat gak tahan papa lama-lama dirumah sakit dan pagi itu jugak kami pulang ke rumah.


__ADS_2