lelaki biasa

lelaki biasa
Masalah Selesai


__ADS_3

pagi ini Tama sudah di kampus mengingat dia selalu masuk pagi, ketika sedang berada di kelas dia dapat panggilan dari dosen universitas untuk keruangan rektor dan Tama sudah tau apa yang akan terjadi.


dia berjalan dengan santai tanpa rasa takut mengingat dia tidak bersalah dan ketika sudah sampai keruangan rektor dia melihat Kevin, Andre dan Jonathan bersama orang tua masing-masing dengan tatapan bermusuhan kepada nya.


dia dengan santai duduk dan merasa bodoh dan gak peduli, "jadi kamu orang yang telah menghajar anak saya sampai babak belur begini? kata ayah Andre, kamu gak tau aku siapa? aku bisa mengeluarkan kamu dari kampus ini bahkan sampai kamu masuk penjara.


sedangkan Andre tersenyum melihat itu"mampus rasakan itu! kata Andre dalam hati nya, "emang kamu siapa dan orang tua kamu siapa sampai kamu berani menghajar anak saya! tanya ayah Jhonatan.


"sudah pak mending keluar kan saja anak ini dari kampus dan sekalian masukan ke penjara, orang kayak gini mungkin gak pernah di didik orang tuanya.


sedangkan Kan Tama hanya diam mendengar semua ocehan dari ketiga orang tua itu.


"sudah selesai bicara nya emang sudah pasti aku yang bersalah!, apa kalian gak tanya sama anak kalian kenapa aku menghajar mereka?


"asal kalian tau aku menghajar anak kalian karena mereka sudah berniat berbuat yang tidak senonoh pada Miss Novi, aku hanya menolong Miss Novi kalau kalian tidak percaya mari kita panggil mis Novi kesini sebagai saksi.


sedangkan ketiga orang itu sudah merasa gelisah


"apakah betul yang dikatakan Tama tanya ayah Kevin sebagai rektor


"tidak itu tidak betul dia hanya mengarang saja kata Kevin,


"kalau aku hanya mengarang mengapa tidak kita panggil saja Miss Novi kesini!


kemudian Miss Novi dipanggil keruangan rektor sedang Miss Novi sudah tau bakalan di panggil juga dan dia mau bersaksi dengan sebenar-benarnya mengingat dirinya sudah di tolong oleh Tama.


"apa betul yang dikatakan Tama bahwa mereka berniat berbuat tidak senonoh kepada Miss Novi? tanya rektor


"betul bahkan mereka sampai mengejar saya dan memberhentikan motor saya! kalau tidak ada Tama Mungkin ketiga orang ini sudah langsung berbuat yang tidak baik padaku!


"aku gak percaya sama omongan anda aku yakin kalau kalian pasti sudah sekongkol untuk memfitnah anak saya itulah yang di ucapkan ayah Andre.


"aku mau anak ini dikeluarkan dari kampus dan ganti biaya perobatan anak kami, kalau dia tidak mau penjara kan saja kata ayah Jhonatan.

__ADS_1


mereka masih mengelak padahal sudah ada bukti mereka tidak mau mengakui kesalahan anak mereka, sebab mereka orang kaya dan gak mau mengalah.


"cepat panggil orang tuamu agar segera hadir dan mempertanggung jawabkan perbuatan kamu aku yakin orang tua kamu juga sama seperti kamu! kata sang rektor dia juga tidak mau mengakui kesalahan anaknya


kalau itu permintaan kalian baik saya akan memanggil orang tua saya tapi jangan sekali-kali menghina orang tua saya, dan kalau saya terbukti tidak bersalah aku juga akan menuntut kalian dan mengeluarkan kalian dari kampus ini dan aku laporkan kalian ke pada polisi.


semua yang di dalam ruangan memandang rendah Tama kecuali Miss Novi, anak miskin aja sok mau laporkan kami itulah yang di ucapkan mereka pada Tama


sedangkan Tama sudah menelepon sang ayah mendengar penjelasan Tama membuat Wijaya juga emosi dan akan datang ke kampus sang anak.


"yasudah kamu tunggu ayah bentar lagi ayah bakalan datang.


sedangkan Naomi merasa khawatir terhadap kakak nya langsung menuju ruangan rektor khawatir dengan kakak nya.


"kak! panggil Naomi langsung masuk tanpa mengetuk pintu dulu, melihat itu semua orang kaget dan memperhatikan Naomi


"kakak gak papa? itulah pertanyaan Naomi "kamu ini! udah kakak gak papa bentar lagi ayah datang kamu tenang saja ya!


mendengar itu mereka semua tertawa emang siapa ayahmu? kami gak peduli dasar miskin kata ayah Jonathan


beberapa saat kemudian Wijaya datang bersama asisten pribadi nya memasuki ruangan rektor


sedangkan rektor heran kenapa seorang Wijaya datang dan urusan apa ke kampus nya


ada yang bisa dibantu pak Wijaya kata rektor dan orang tua Andre dan Jonathan juga menyalami Wijaya.


kemudian Naomi berjalan menuju Wijaya "ayah! panggil nya sambil meluk lengan sang ayah "mereka tadi menghina kakak dan mengatakan miskin dan menjelekkan ayah.


mendengar kata ayah membuat seisi ruangan menjadi sunyi


saya disini sebagai wali anak saya dan jangan coba mencari masalah dengan saya.


kemudian Wijaya duduk di samping Tama melihat itu membuat mereka jadi takut sebab Wijaya merupakan orang terpandang di negara ini mengingat dia sebagai bos besar dari tambang batubara hanya sekali bicara bisa membuat perusahaan dari orang tua Andre dan Jonathan menjadi bangkrut.

__ADS_1


"saya sudah mendengar cerita dari anak saya tadi malam tentang kejadian yang terjadi!, jadi ini kita bawa saja ke kantor polisi.


setelah selesai berbicara ayah Jonathan langsung diam dan takut mengingat sudah pasti mereka akan kalah


"kamu juga sebagai rektor malah jadi berpihak sebelah, apakah kamu sudah bosan kerja disini?


membuat ayah Kevin jadi takut "jangan marah pak Wijaya mari kita omongin baik-baik secara keluarga jangan sampai ke polisi!


"apa maksud kalian tadi kalian menghina saya dan kakak saya sekarang setelah ayah saya datang kalian malah diam! pokoknya aku gak suka sama mereka ayah!


kemudian Tama memegang tangan adiknya "sudah kamu diam biar ayah yang mengurus nya!


"disini saya sebagai wali anak saya masalah kalian itu bukan urusan saya jadi sekarang bagaimana apakah masih ada yang menuntut anak saya?.


"tidak-tidak pak masalah Tama sudah selesai kami tidak menuntut anak bapak jadi masalah ini jangan sampai ke kantor polisi!


"jadi masalah sama Miss Novi bagaimana apakah perbuatan yang anak kalian lakukan pantas disebut sebagai mahasiswa! kalau putra saya tidak datang kalian tau apa yang akan terjadi dengan nya.


"tenang pak saya sebagai rektor akan berlaku adil dan mengeluarkan mereka dari kampus ini.


mendengar itu Kevin hanya diam dan tidak bisa membantah begitu juga dengan Andre dan Jonathan sebab orang tua mereka juga tidak bisa berbuat apa sebab kekuasaan Wijaya sangat berpengaruh.


"bagaimana dengan Miss Novi apakah kamu ingin perpanjang kasus ini? tanya Wijaya


"aku akan memaafkan mereka tapi aku ingin buat perjanjian jika mereka mengganggu aku lagi maka kasus ini akan saya laporkan ke polisi


mendengar itu ayah dari ketiga orang itu merasa lega


"baik-baik saya akan janji mereka tidak akan menggangu anda, jika mereka mengganggu anda saya sendiri yang akan melaporkan mereka kata rektor


akhirnya mereka membuat surat perjanjian yang di tanda tangani Andre, Jonathan dan Kevin.


setelah itu Wijaya pergi dan ketiganya langsung di keluarkan dari kampus sedang Miss Novi kembali mengajar sebagai dosen dan masalah akhirnya selesai.

__ADS_1


__ADS_2