lelaki biasa

lelaki biasa
mempunyai keluarga


__ADS_3

"pagi ini Tama pergi ke area pembangunan dan melihat sudah sampai mana pembangunan untuk usahanya.


cukup puas dengan cara pembangunan yang cepat.


"siang ini aku ada janji sama om Wijaya membahas tentang pekerjaan dan langsung menuju perusahaan om Wijaya, sampai disana aku langsung masuk untuk rapat tentang pembangunan apartemen yang diceritakan om Wijaya.


"aku ikut di ajak om Wijaya untuk rapat membahas tentang pekerjaan, dan aku diperkenalkan sebagai anak angkat, dan itu membuat ku sangat terkejut! yang akan ikut serta dalam pekerjaan ini, aku dikerjakan sebagai arsitek dan ditempatkan bersama karyawan kantor, aku merasa tidak enak dengan karyawan kantor.


"setelah rapat selesai banyak karyawan yang mempertanyakan aku! berbisik di belakang ku, dan banyak jugak yang tidak suka denganku.


"saat ini aku berada di ruangan om Wijaya, om sejak kapan aku jadi anak angkat om? "sejak naomi bilang kalau kamu kakak nya!


"aku kaget ternyata ucapan Naomi di anggap serius oleh om Wijaya dan itu membuat ku merasa tidak enak hati.


"Tapi om? "sudah sekarang kamu panggil aku papa jangan panggil om lagi dan istriku juga sudah setuju!


"tapi aku merasa tidak enak om! " udah jangan dipikirkan!, dan jangan dengarkan orang lain itu nanti jadi urusan saya.


sekarang kita sudah menjadi keluarga


"aku sedang berada di cafe saat ini bersama naomi makan siang!, sambil melihat pembukuan cafe untuk di laporkan ke Sally


"kak nanti Kakak tidur dirumah ya sama Naomi! "iya kalau ada waktu nanti kakak datang! jawabku


"Kak! "iya ada apa?, "itu kak Putri seru Naomi dan benar aku melihat Putri bersama Maya dan juga Reza sedang makan.


"kak Putri! panggil Naomi, dan berlalu menuju ke tempat Putri, kakak kenapa gak datang kerumah sama kak Tama? Putri kaget melihat Naomi mengingat dirinya sedang rapat dengan Reza.


"Reza melihat kedatangan Naomi dan merasa heran kenapa Putri dekat dengan selingkuhan Tama! dan memanggil Putri dengan Kaka dan itu membuat Reza merasa bodoh.


"Naomi melihat Reza kamu! ngapain kamu disini!, kak dia orang yang bilang kak Tama miskin dan menghina Kak Tama waktu di mol, saat aku lagi makan dengan kak Tama! ngapain kakak sama orang jahat ini! seru Naomi.

__ADS_1


"Kamu! ngapain disini bikin ribut, pergi sana! orang lagi kerja kata Reza dan takut Naomi bicara yang tidak-tidak tentang dirinya.


"aku melihat mulai keributan takut mengganggu pengunjung yang lain dan menghampiri Naomi yang berada di meja bersama Putri.


"ini kenapa ribut-ribut? "ini kak cowok yang kemarin di mol! dan aku melihat Putri bersama Maya dan Reza sedang melihat ke arah aku, udah ayo ke ruangan kakak jangan ganggu mereka! tapi kak! udah ayo jangan ganggu mereka, biar nanti malam kakak tidur dirumahnya ayah!


mendengar itu Naomi langsung merasa bahagia, "betul nanti malam kakak tidur dirumah ayah? "iya! jawabku ku, dan aku melihat Naomi merasa senang udah ayo Ikut kakak! meninggalkan meja putri tanpa menyapa putri.


didalam mobil Putri dan Maya sedang menuju jalan pulang "putri! panggil maya, "ya ada apa? "kamu lagi ada masalah sama Tama? "gak ada emang kenapa! "kamu jangan bohong!


"baru kali ini aku melihat Tama tidak perhatian sama kamu! biasanya dia sangat peduli dan selalu tanyain kamu, tapi tadi aku melihat Tama seperti tidak melihat kamu!


"perasaan kamu saja! "jangan bohong sama aku mana ada suami istri tidak saling sapa saat bertemu!


putri akhirnya menceritakan semuanya pada Maya


"kamu seharusnya jangan pulang malam itu! kamu jelasin sama dia kamu bujuk dan minta maaf!


iya nanti kata putri


setelah mengantar Maya! putri pulang dan sialnya mobil nya mogok dan mati, lama menunggu taxi gak ada yang lewat membuat putri menjadi takut mengingat ponsel mati gak ada baterai untuk menghubungi orang.


melihat jalanan yang sepi membuat putri tambah takut, sehingga dia gak berani keluar dari mobil, saat sedang takut-takutnya ada yang mengetuk pintu mobil kacanya ada dua orang yang berpenampilan seperti preman.


membuat putri tambah takut dan makin panik


"cepat keluar atau aku hancur kan kaca mobilnya! cepat! kata preman itu dengan suara yang keras, putri tetap berdiam diri di mobil dan betul kaca mobilnya di hancurkan membuat putri menangis dan dipaksa keluar dari mobil


melihat putri keluar dari mobil membuat preman itu takjub dengan bentuk tubuh Putri bak model kelas atas, cepat serahkan semuanya! sebelum itu mari bersenang-senang dulu cantik kata preman tersebut.


"Abang akan buat kamu merasakan kenikmatan yang belum pernah kamu rasakan.

__ADS_1


mendengar ucapan preman itu membuat tubuh putri bergetar ketakutan dan dia dengan cepat melarikan diri


"cepat kejar jangan sampai dia melarikan diri!


"saat ini aku sedang dalam perjalanan kerumah om Wijaya yang sekarang sudah menjadi ayah angkat ku, dari kejauhan aku melihat sosok wanita yang berlari dijalan dengan dikejar dua orang semakin ku perhatikan ternyata Putri istriku sendiri.


"bangsat ucap ku dengan emosi! melihat itu dan langsung ku hentikan mobil ku menghampiri Putri, kamu kenapa? dan kulihat Putri menangis dan langsung peluk.


"hei lepaskan perempuan itu dia milik kami!


"mendengar itu membuat ku tambah emosi dan langsung memukul preman tersebut.


perkelahian pun terjadi satu lawan dua, "aku yang di sudah emosi membabi buta menyerang dua preman itu tanpa mengenal rasa ampun, tangan mana tadi yang menyentuh istri ku hah!! dan langsung ku patahkan kedua tangan preman itu.


"kalian salah mengganggu orang! ucapku dengan membuka baju saking emosinya dan menyerang kedua preman yang sudah kalah itu, aku masih belum merasa puas menghajar nya dan terus menyerang dengan membabi buta


pikiran ku sudah kalang kabut saking emosinya dan ingin membunuh kedua preman itu! dengan mengambil batu yang besar agar aku pukul kan ke kepala preman itu.


melihat itu Putri langsung berlari dan memeluk tubuhku dari belakang, "sudah cukup aku takut melihat kamu seperti ini!,


"membuat ku langsung tersadar dan memeluk Putri kamu gak papa? mana yang saki? dengan pertanyaan yang banyak.


putri hanya melihat ku saja dengan mata yang masih menangis, aku gak papa katanya membuat ku merasa tenang dan memeluk Putri sudah ayo kita pergi! langsung menarik putri masuk ke mobil ku dan pergi meninggalkan preman itu.


"langsung menjalankan mobil ku, aku melihat putri masih diam dan gak mau bicara dan aku biarkan saja, biar tenang dulu pikir ku, aku berhenti di indi Maret


keluar membeli minuman untuk putri dan aku heran banyak orang yang melihat ku, dan sampai di kasir Mau bayar "gak usah bang ini gratis untuk Abang kata kasir itu tapi masa gratis? "khusus untuk ABG gratis "yasudah makasih kataku dan keluar dari Indimaret tersebut.


"ini minum dulu kataku memberikan minum untuk putri biar lebih tenang putri masih diam sambil memperhatikan aku


"sudah gak papa kataku sambil membetulkan rambut Putri membuat putri menangis dan memeluk tubuhku lagi.

__ADS_1


__ADS_2