lelaki biasa

lelaki biasa
Baikan dan Rencana pembangunan


__ADS_3

"saat aku masuk rumah aku melihat Putri sedang nonton drama Korea, udah lama pulang nya? dan kulihat Putri hanya diam menonton film dramanya.


aku menarik nafas dalam-dalam yasudah lanjut aja nonton nya! kata ku, aku ke dapur ambil minum dan ikut duduk disampingnya


kamu masih marah? aku minta maaf ya! besok - besok gak gitu lagi! kamu mau makan apa? biar aku beliin atau aku masakin!.


"akupun diam dan ikut menonton, ketika aku ingin menggeser tubuh ku agar lebih dekat dengan putri langsung tubuhku di dorong, "kamu jangan dekati - dekat? jauh sana! aku masih marah sama kamu.


"yasudah! kataku dengan mengalah takut jadi masalah besar nanti dan marah nya tambah lama, aku berdiri ingin ganti baju ke kamar mengingat aku belum bersih - bersih.


"aku beranjak berdiri menuju kamar, "tunggu dulu ini darah apa yang di bajumu? "ini gak darah! ini jus. "Kamu jangan bohong? "iya!! aku gak bohong!


"putri menyibakkan bajuku, kan! ini aja perbanmu masih baru? " aku ganti tadi di cafe


yasudah aku ke kamar dulu.


"malam ini aku akhirnya tidur lagi di kamar sama putri, walaupun sikapnya masih dingin dan itu gak masalah untukku.


"pagi ini aku duluan bangun dan kulihat putri masih tidur memeluk tubuhku.


"yang! panggil ku sambil mengusap rambutnya, ayo bangun nanti telat ke kantor nya! padahal masih sangat pagi.


kulihat Putri sudah bangun dan melihat ku, "emang sudah jam berapa? tanya putri, jam enam kataku!, kemudian ku peluk putri jangan marah - marah lagi ya! aku gak kuat kalau kamu gini terus! "kamu si susah di bilangin!.


"iya! besok - besok gak gitu lagi!, kemudian ku cium bibirnya Putri dan cukup lama kami berciuman. yang boleh gak? tanya ku pada Putri dan Putri tau maksudku "aku belum siap kata putri sambil melihat aku, "aku gak akan maksa kamu! aku akan menunggu kamu siap dan kulihat Putri hanya diam.


"hari ini aku di cafe sedang kerja menyiapkan semua pekerjaan agar bisa keluar, saat ini masih di cafe aku menelepon om Wijaya.


"halo siang om? "siang ada apa? tumben kamu nelpon! ini aku mau minta tolong!, aku kan mau bangun kantor ada kenalan om yang bisa bantu? kamu ke kantor aja biar enak kita bahas nya! baik om ini saya langsung berangkat!.

__ADS_1


"saat ini aku sudah bersama om Wijaya, ini om desain dan gambar yang mau aku bangun!, "ini kamu yang buat? "iya om


"kamu memang sangat berbakat Tama, "makasih atas pujian nya om!


"jadi gimana om lanjutannya? "kamu tenang aja! serahkan semuanya pada om, nanti perusahaan om yang akan mengurusnya,


"untuk biaya pertama aku sudah transfer sama om.


"aku sangat suka untuk desain gambar mu ini aku kasih kerjaan sama kamu, kamu mau gak?, "mau om! "kamu buat dulu desain panti asuhan! Lengkap dengan taman bermain nya dan aku mau kamu buat sebagus mungkin


"Terimakasih atas kepercayaan om sama saya!, secepatnya akan saya siapkan.


"om minta tolong sama kamu dulu Tama! kamu pergi kerumah om, temani dulu Naomi belanja keperluan sekolah! dia maunya kamu yang temani dan om hanya percaya sama kamu!


"baik om gak papa! lagian aku juga sudah anggap Naomi seperti adikku sendiri


"saat sampai dirumah om Wijaya aku sangat kaget! ternyata rumah lebih besar dari rumah papa mertua ku, betul - betul orang kaya ini mah kataku!.


"kemudian aku bertanya kepada satpam betul pak ini rumah pak Wijaya?, "ya ada yang bisa dibantu kata satpam itu, "ini saya disuruh pak Wijaya datang kesini! "sebentar saya telpon dulu kata satpam.


"saat aku lagi bicara dengan satpam datang mobil mewah dan kulihat ternyata Naomi yang baru pulang sekolah, Naomi yang melihat ku langsung turun dari mobil.


"kak Tama kenapa gak masuk? kata Naomi yang sudah berada di samping ku, "ini mau masuk! "udah kakak ikut sama aku! nanti motor biar di antar satpam aja!


"Lain kali kalau yang datang Kak Tama jangan di tahan disini! "baik non kata ketiga satpam itu, "kak Tama anak ayah juga! mau kalian di pecat sama ayah! kata Naomi "jangan non! nanti saya kerja dimana kata satpam itu.


"udah gak papa! ayo masuk kataku pada Naomi, sebenarnya aku kaget pas Naomi bilang aku anak om Wijaya.


"aku udah lama kerja jadi satpam disini baru tau pak Wijaya punya anak laki-laki! "sama aku juga baru tau! yang aku tau cuma non Naomi aja! udah gak usah dibahas nanti non Naomi tau jadi marah lagi! kata satpam satunya.

__ADS_1


"kak kok gak bilang mau datang kerumah? "tadi om Wijaya papa kamu minta tolong sama kakak! untuk antar kamu belanja, "serius kakak mau kawani aku belanja? iya! udah kamu siap - siap! biar berangkat kita.


"saat ini aku sudah di mol terbesar di Jakarta menemani Naomi belanja keperluan sekolah, masih banyak yang mau di beli! "gak kak tinggal satu buku lagi!, "yaudah ayo kita cari! habis ini kita makan ya! kataku pada Naomi.


"Saat sedang makan bersama Naomi! Reza datang "wah coba lihat siapa yang makan ini! kamu uda punya istri masih jugak jalan sama sama cewek lain!, dasar tukang selingkuh!, kamu ini udah miskin masih aja selingkuh! "kemudian aku melihat Reza mengambil handphone dan mem Poto aku dan Naomi.


"ini akan aku kasih sama putri, sebagai bukti kalau kamu jalan sama cewek lain di belakang nya! "bilang aja siapa takut kata Naomi.


"kamu ya emang cowok bangsat kamu kata Reza! "emang urusan kamu apa? kataku jangan ikut campur sama rumah tangga orang! lagian kamu bukan siapa-siapa Putri kataku, dan aku peringatkan kamu! gak usah ikut campur sama urusan orang kataku dan aku mendekat sama Reza emang kamu pikir aku takut sama kamu! seruku pas di telinga Reza, membuat Reza melotot melihat ku.


"ini siapa si kak? kata putri datang marah - marah, orang lagi makan jugak! kata Naomi


kita pulang aja kak malas aku nengok orang ini, "yaudah ayo kataku


"lihat saja nanti akan aku kasih tau sama putri! biar dia tau kelakuan suami miskin nya.


setelah kepergian Tama dan Naomi, Reza langsung menghubungi Putri mengatakan kalau tama selingkuh di belakang nya dan mengirim Poto Tama dan Naomi.


"aku harap kamu bisa menilai sendiri kelakuan suami kamu! kata Reza.


Putri yang sedang dikantor melihat pesan Reza yang masuk "masa si Tama selingkuh! dan aku melihat Poto Tama dan Naomi yang sedang makan, dan ternyata Naomi yang di bilang selingkuhan Tama dan aku gak merasa cemburu, saat bersama aku saja Naomi sangat manja.


"sore itu aku sudah di rumah om Wijaya, "kalian sudah pulang? kata ibu Naomi, eh Tante! udah dari tadi Tan! kamu nanti aja pulang nya sekalian makan malam disini aja, gak usah Tan nanti repot in! udah gak papa.


"Naomi!! "iya Bu ada apa? "kamu ajak dulu kakak mu ini keliling rumah!, ayo kak kita keliling rumah! dan aku hanya ikut saja ternyata rumah om Wijaya sangat besar dan mewah, dan mataku tertuju pada garasi rumah ini! begitu banyak mobil di garasi! sebagai seorang laki-laki aku jugak sangat menyukai otomotif, dan melihat isi garasi ini yang lengkap dengan mobil klasik dan terbaru


"ini mobil dipakai semu? "gak lah kak! paling dipakai cuma lima mobil lainnya jadi koleksi ayah!. kalau kakak mau ambil aja! nanti aku bilang sama ayah, "ini anak! enak aja ngomong nya tinggal ambil pikirku!


"kalau yang rusak ada gak disini? tanyaku pada Naomi, "yang rusak kan kak? itu kak yang warna biru tua! dan "saat ku lihat itu mobil BMW E30 bagus ya kataku, "bagus apaan! udah lama itu gak hidup kata Naomi "tapi kakak suka! "mending yang lain aja kak!, "nggak maksud Kaka suka dengan tampilan nya, kalian lagi apa disini? dan saat kulihat itu om Wijaya, "lagi keliling yah ajak kak Tama.

__ADS_1


__ADS_2